Surat Einstein untuk Tuhan Dilelang 3 Juta Dolar

Kejeniusan otak Albert Einstein hingga kini membuat orang takjub. Spesimen otak fisikawan terbesar abad ke-20 itu pun tak pernah henti diteliti para ilmuwan untuk menyingkap rahasia kecerdasannya yang luar biasa itu.

Bagaimana pandangan otak jenius Einstein tentang eksistensi Tuhan? Kalangan masyarakat pun penasaran ingin tahu pemikiran Einstein tentang Tuhan itu.

Surat pribadi yang ditulis Einstein berkaitan dengan Tuhan dan agama akan dilelang, Senin (8/10/2014) di eBay. Isi surat Einstein itu di antaranya menyebutkan soal keputusan seseorang yang memeluk agama dan meyakini Tuhan sebagai "kekanak-kanakan". Sementara anggapan bahwa bangsa Yahudi adalah orang-orang terpilih adalah "konyol".

Menurut direktur agensi pelelangan Auction Cause, Eric Gazin seperti ditulis LiveScience bahwa surat pribadi Einstein tentang Tuhan tersebut merupakan objek paling bersejarah dan penting yang pernah dilelang di eBay.

"Kami sangat bangga bisa menawarkan pada individu atau organisasi sebuah dokumen yang paling menarik dari abad ke-20. Surat pribadi Einstein yang mengaitkan ilmu pengetahuan, teologi, logika dan budaya," ujarnya.

Surat tulisan tangan Einstein tertanggal 3 Januari 1954 ini ditujukan kepada seorang filsuf Yahudi, Eric B Gutkind. Surat yang ditulis setahun sebelum wafatnya sang jenius itu sejatinya merupakan bentuk respon atas buku Eric B Gutkind, "Choose Life: The Biblical Cal to Revolt".

"Bagiku, agama Yahudi sama dengan agama lain, sebagai inkarnasi dari mitos yang kekanakan," ungkap Einstein dalam suratnya.

Bagi Einstein, bangsa Yahudi tak ubahnya seperti bangsa lain. Jadi adanya klaim bahwa bangsa Yahudi adalah bangsa pilihan itu tak benar.

"Orang-orang Yahudi tidak punya perbedaan kualitas dengan kelompok lainnya. Sejauh pengalamanku, mereka juga tidak lebih baik dari lainnya," ungkap Einstein.
 
Melalui surat ini Albert Einstein pertanyakan Tuhan. (click for large)

Bagaimana hubungan pribadi Einstein dengan Tuhan?

Dalam suratnya yang berbeda 24 Maret 1954, Einstein mengungkapkan tentang keyakinan agamanya sebagai kebohongan yang diulang-ulang. Terkait dengan surat Einstein pada Gutkind, yang dikenal sebagai "Surat Tuhan", Einstein menulis bahwa, "Tuhan tak lebih dari ekspresi dan produk kelemahan manusia".

"Aku tak meyakini Tuhan secara personal, juga tidak pernah menyangkalnya. Aku tak pernah menyatakannya secara jelas. Jika ada sesuatu dalam diriku yang bisa disebut sebagai agama, itu adalah kekaguman tak terbatas pada struktur alam semesta, yang bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan," katanya.
"Aku tak meyakini Tuhan secara personal, juga tidak pernah menyangkalnya. Aku tak pernah menyatakannya secara jelas. Jika ada sesuatu dalam diriku yang bisa disebut sebagai agama, itu adalah kekaguman tak terbatas pada struktur alam semesta, yang bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan."

Tahun 2008 silam, "Surat Tuhan" tulisan Einstein yang dilelang Bloomsbury Auctions di London dibeli seseorang yang tak diketahui namanya dengan harga 404 ribu USD. Nilai ini menurut artikel New York Times, 25 kali lipat dari harga yang ditawarkan. Kini, harganya kian melonjak lagi. Dalam pembukaan lelang 8 Oktober, harganya 3 juta USD!

"Surat Tuhan" tulisan tangan Einstein yang berada di dalam amplop asli dengan perangko dan cap pos Princeton itu kini disimpan di tempat khusus dengan suhu dan cahaya serta kelembabannya yang sangat terukur.


0 komentar:

Poskan Komentar

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
23