Cinta-nya Kahlil Gibran

"Aku adalah ombak. Aku dan pantai adalah sepasang kekasih. Angin menyatukan dan memisahkan kami. Aku datang dari atas temaram, untuk menggabungkan perak buihku dengan emas pasirnya; dan kesejukan jiwanya yang membara dengan kelembabanku. Menjelang fajar kubacakan dalil gairah buat kasihku, dan ia menarikku ke dadanya. Di senja hari kunyanyikan doa kerinduan, dan ia memelukku."

"Tak ada yang lebih indah daripada hari-hari yang dihiasi cinta. Tak ada yang lebih menyakitkan, daripada malam-malam yang penuh ketakutan, karena ditinggal cinta."

"Kekasihku, aku bisa memikirkan hal yang sama denganmu. Aku bisa tenang bersamamu sepanjang aku menginginkannya. Ketika bersamamu aku bisa bekerja. Dan sekali lagi, kupikir, “Aku bisa gila tanpa dirimu sekarang.”"

"Aku mencintai kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau. Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak adakan ada yang memisahkan kita."

"Tak ada kekuatan di dunia ini dapat mengingkari kebahagiaanku, karena kebahagiaan lahir dari pelukan roh yang disatukan dengan sikap saling memahami dan dipadukan oleh cinta."

"Keindahan sejati terletak pada keserasian spiritual yang diberi nama cinta. Yang dapat bersarang di antara seorang lelaki dan seorang wanita."

"Ketika tangan laki-laki menyentuh tangan wanita, mereka berdua menyentuh hati keabadian."

"Cinta yang hadir di antara kenaifan dan kebangkitan anak-anak muda memuaskan cintanya dengan rasa saling memiliki, dan cintanya mekar dalam pelukan-pelukan mesra."


"Cinta tak memberikan apa pun, kecuali keseluruhan dirinya, utuh penuh, dia pun tidak mengambil apa-apa, kecuali dari dirinya sendiri. Cinta tidak memiliki ataupun dimiliki, karena cinta telah cukup untuk cinta."

"...pabila cinta memanggilmu... ikutilah dia walau jalannya berliku-liku... Dan, pabila sayapnya merangkummu... pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu..."

"...kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang."

"Jangan menangis, Kekasihku... Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah... kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan."

"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu... Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..."

"Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini... pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang."

"Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai... Dan, apa yang kucintai kini... akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai... dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya."

"Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku... sebengis kematian... Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara..., di dalam pikiran malam. Hari ini... aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan... sekecup ciuman."


"Kegelapan bisa menyembunyikan pepohonan dan bunga-bunga dari pandangan mata. Tetapi kegelapan tidak dapat menyembunyikan cinta dari jiwa."

"Cinta pertama adalah pengalaman paling indah bagi semua manusia. Cinta pertama penuh keindahan, dunia baru yang memenuhi seluruh sisi-sisi kalbu, memenuhi dunia dengan pelangi warna-warni, sehingga ia akan melupakan segala derita rahasia kehidupan ini."

"Keabadian tak menyimpan apa-apa kecuali Cinta, karena Cinta adalah keabadian itu sendiri."


"Keindahan sejati adalah cahaya yang memancar dari kesucian jiwa dan menyinari tubuh, seperti kehidupan yang akan datang dari kasih bumi yang memberikan warna serta harum aroma pada sekuntum bunga keindahan dan mencipta dalam kalbu apa yang disebut cinta, yang tercipta antara laki-laki dan permpuan."

"Cinta berbicara ketika lidah kehidupan terdiam kaku. Cinta tampak sebagai pilar-pilar menara cahaya ketika kegelapan melingkupi segala sesuatu."

"Cinta yang terhina dalam ketelanjangannya lebih bermakna daripada cinta yang mencari kemenangan dalam penyamaran."

"Cintaku padamu, wahai kekasih, akan tetap ada hingga akhir hidupku, dan setelah mati Tangan Tuhan akan mempersatuan kita kembali."

"Seorang gadis berpipi kemerahan berkata sambil tersenyum, ”Cinta itu seperti air mancur yang airnya digunakan pengantin roh untuk dicurahkan ke dalam roh-roh mereka yang kuat, yang membuat mereka bangkit dalam doa di antara bintang-bintang malam hari dan menyenandungkan nyanyian-nyanyian pujian di hadapan matahari siang hari.”

"Hal yang paling indah, adalah kau dan aku selalu berjalan bersama bergandengan tangan dalam keindahan dunia ini tanpa diketahui orang lain. Kita berdua menengadahkan tangan untuk menerima Sang Kehidupan sebab Sang Kehidupan itu dermawan."

"Keindahan adalah apa yang menarik jiwa, kepadanya cinta diberikan dan bukan diminta."


“Jiwaku berkata padaku dan menasehatiku agar mencintai semua orang yang membenciku, dan berteman dengan mereka yang memfitnahku. Jiwaku menasehatiku dan mengungkapkan kepadaku bahwa cinta tidak hanya menghargai orang yang mencintai, tetapi juga orang yang dicintai. Sejak saat itu bagiku cinta ibarat jaring laba–laba di antara dua bunga yang dekat satu sama lain. Cinta menjadi tanpa lingkaran cahaya yang tanpa awal dan tanpa akhir.”

"Cinta turun ke dalam roh kita melalui kehendak Tuhan, dan bukan melalui kemauan manusia sendiri."

"Kekasih, kuharap aku dapat mengatakan padamu apa arti kehadiranmu untukku. Semua itu ciptaan jiwa dalam jiwaku. Engkau selalu datang di saat aku memerlukan, dan semua itu selalu membuat kita sangat mengharapkan lebih banyak hari, lebih banyak malam, dan lebih banyak kehidupan. Kapan saja hatiku hampa dan gemetar, aku merasa sangat membutuhkan seseorang untuk mengatakan bahwa masih ada hari esok untuk semua hati yang hampa dan gemetar, dan engkau selalu melakukannya, untukku."

"Kekasihku, aku ingin kau mencintaiku sebagai penyair yang mencintai pikiran-pikiran sedih. Aku ingin kau mengingatku seperti musafir yang mengingat sebuah danau tenang di mana ia melihat bayang-bayang wajahnya terpantul, sebelum meneguk air. Aku ingin engkau mengingatku seolah-olah engkau seorang ibu yang tidak bisa melupakan putrinya yang mati saat ia masih kecil, sebelum ia mampu melihat cahaya."


"Jika pandangan pertama dari mata sang kekasih bagaikan sebuah benih yang ditaburkan dalam hati manusia, dan ciuman pertama dari bibirnya bagaikan sekuntum bunga di atas Kehidupan, maka penyatuan dua kekasih dalam perkawinan adalah bagaikan buah pertama dalam bunga pertama benih itu."

“Musuh berkata padaku, “Cintailah musuhmu” Dan aku mematuhinya serta mencintai diriku”

“Seseorang yang menerima memang tidak menginsafi apa yang diterimanya, tapi seseorang yang memberi dengan tulus dan menanggung beban dari kesadaran dirinya sendiri, akan menginsafi bahwa apa yang diberikannya dimaksudkan demi cinta persaudaraan, dan kearah pertolongan yang bersahabat, bukan untuk pemuliaan diri.”


“Keraslah kehidupan orang yang menginginkan kematian tetapi terus hidup demi mereka yang dicintainya.”
(Ilustrasi: Mbah Bungkuk Penjual Kerupuk di Malioboro, Di Yogyakarta 
http://blog.sepatumerah.net/2013/09/mbah-bungkuk/)

“”Aku telah mencintai semua orang, banyak sudah aku mencintai mereka. Dalam pandanganku ada tiga jenis manusia yang aku cintai; Pertama, karena keputusasaan; Kedua, karena kedermawanan; Ketiga, karena pengertian.”

“Mereka katakan jika orang memahami dirinya, dia memahami semua orang. Tetapi aku katakan padamu, apabila orang mencintai seseorang, dia belajar sesuatu mengenai dirinya sendiri.”

“Kuingatkan padamu, janganlah bertarung untuk merebut singgasana cinta, karena cinta dan keindahan selalu akan tunduk dalam damai.”

"Ingatlah ketika cinta memandang, ia adalah sebuah penyakit antara daging dan tulang, dan hanya ketika masa muda telah lewat, rasa sakit akan memberi kekayaan dan penderitaan membawa pengetahuan.”


“Kucintai desa kelahiranku dengan sebagian cintaku untuk negeri, kucintai negeriku dengan sebagian cintaku untuk bumi.”

“Kucintai dirimu karena kebenaran, yang kau timba dari khasanah ilmu, sedangkan kebenarannya masih tertutup bagiku, karena aku dungu. Namun kuhormati kebenaran itu sebagai unsur Illahi, langkah yang bersifat rohani. Kebenaranmu akan bertemu kebenaranku, dalam alam tanpa tepi yang menjelang, lalu berpadu meramu diri bagaikan semerbak harum bunga, lalu menjadi kebenaran tunggal dan abadi, dalam kehidupan abadi cinta kasih dan keindahan.”


“Ketika dua orang saling mencinta, mereka harus seperti bunga teratai masing–masing membuka kelopaknya satu demi satu, menunjukkan hati emasnya tidak erat tertutup, agar membias di kolam, pohon–pohon dan langit. Padahal terlalu banyak manusia yang hatinya tertutup.”

“Mencintai adalah masalah penting bagi manusia. Bila kita mampu mengurai cinta, maka hakekat cinta akan berubah menjadi sesuatu, itulah kenyataan cinta. Cinta memang tidak mudah untuk dimengerti.”

“Cinta ada di dalam jiwa sendiri, bukan di dalam raga, dan laksana anggur, cinta membangkitkan diri kita untuk menerima Cinta Illahi.”

“Sekarang masjid dan gereja–gereja juga batu Ka’bah, Qur’an dan Injil bahkan tentang seorang martir, semua ini bisa diterima hatiku karena agamaku adalah cinta dan hanya cinta.”

“Apabila engkau mencintai, janganlah berkata; “Tuhan ada di dalam hatiku”. Tetapi sebaiknya engkau merasa: “Aku berada di dalam Tuhan”. Dan juga jangan mengira, bahwa engkau dapat menentukan arah jalannya cinta, karena cinta apabila telah memilihmu, dia akan menentukan perjalanan hidupmu.”

“Memang benar bahwa di dunia akan cukup tangkas mengecam Anda sebagai orang gila karena berjalan berlawanan dengan dunia. Dan anda tidak akan heran jika anak–anak dunia menertawakan anda. Karena jalan pada cinta Tuhan adalah ketololan bagi dunia, tetapi bagi anak–anak Tuhan inilah kebijaksanaan. Karena itu, manakala merasakan api suci dari anak–anak Tuhan ini, dunia langsung berubah jadi tolol dan melupakan diri mereka sendiri. Tetapi bagi anak-anak Tuhan, hal yang dianggap rendah oleh dunia adalah harta terbesar.”


“Waspadalah, saudaraku tercinta, terhadap pemimpin yang berkata; “Kecintaan kepada kehidupan mewajibkan kami mengambil hak rakyat kami”. Karena itu kepadamu aku berkata bahwa membela hak orang lain merupakan insan yang terluhur, dan apabila dihadirkan di bumi membuatku harus membunuh sesama umat, maka kematian kupilih sebagai kehormatan.”
(Foto: http://youtu.be/Iu_juBfJ1gE)

“Tuhan telah membangkitkan jiwa kalian di dalam kehidupan ini bagaikan cahaya yang bersinar. Ia tumbuh dengan makrifat dan akan semakin mempesona karena mengetahui rahasia–rahasia siang dan malam, lalu mengapa kalian menaburinya dengan abu agar padam? Tuhan telah memberi jiwamu sayap, agar dapat terbang melayang–layang di angkasa cinta dan kebebasan. Lalu mengapa kalian mencampakkan sayap–sayap itu dengan tanganmu sendiri, lalu kalian merayap seperti binatang di permukaan bumi?”

“Dia mencari penyatuan bersamaku di istanan kejayaan, yang dia bangun diatas tengkorak kelemahan, atau dalam emas dan perak. Tetapi aku akan muncul padanya di rumah sederhana yang dibangun Tuhan, di atas gundukan arus–arus perasaan. Kekasihku mencintaiku dan mencariku dalam ciptaan–ciptaannya, tetapi dia hanya akan menemukanmu dalam ciptaan–ciptaan Tuhan.”

Cinta adalah milik mereka yang masih punya harapan meski telah dikecewakan, mereka yang masih percaya meski telah di khianati, dan mereka yang masih ingin mencintai meski telah di sakiti…

Cinta adalah misteri yang sering membuat kita tak mengerti…

Ingatan pada cinta pertama membuat seseorang menjadi sangat gembira menjalani semua misteri kepahitan cinta…

Jika ombak dan pantai adalah kekasih, maka ijinkanlah aku menjadi ombak dipantai hatimu…

Mencintaimu membuat hidupku seperti mimpi yang menyenangkan…

Aku akan mencintaimu seperti padang rumput mencintai musim semi…

Jika hidup adalah seni, maka mencintaimu adalah seni terbaik dalam hidupku..

Aku buatkan untukmu kain dari benang-benang hatiku, untuk kamu kenakan nanti…

Cinta berbicara ketika lidah kehidupan terdiam kaku..

Seperti kematian, cinta mampu mengubah segala-galanya..

Pandangan wanita lebih jujur dari pada ucapannya..

Cinta yang menyenangkan bebas dari cemburu, harta dan penyiksaan jiwa..


"Jika kamu tidak memaafkan wanita untuk kesalahan kecilnya, maka kamu tidak akan pernah menikmati kebaikan besarnya.."

Pandangan seorang wanita yang dicintainya akan membuat lelaki merasa paling berbahagia di dunia..

Mencintai adalah menerima wanita sebagaimana Tuhan menciptakannya..

Ketika tangan lelaki menyentuh tangan wanita, sesungguhnya mereka sedang menyentuh hati keabadian..

Sunyinya malam membuat kita sering lupa pada kenyataan hidup, hingga datanglah cinta yang menyadarkannya…

Cinta adalah wujud kearifan, wujud keadilan dan seringkali muncul dalam wujud harapan..

Sesakit-sakitnya orang patah hati, lebih sakit lagi orang yang memiliki cinta tapi tidak berani mengungkapkannya..

Jangan pernah berani bermimpi tentang cinta jika tidak berani memperjuangkannya..


"Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata 'Ibu', dan panggilan paling indah adalah 'Ibuku'. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati."

Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.

Tuhan telah memasang bara dalam hati kita yang menyinarkan pengetahuan dan keindahan, berdosalah mereka yang mematikan bara itu dan menguburkannya ke dalam abu.

Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian adalah kehidupannya itu, kalianlah tirai itu. Keindahan adalah keabadian yag termangu di depan cermin. Dan kalian adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.

Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.

Kalian memiliki takdir kepastian untuk merasakan penderitaan dan kepedihan. Jika hati kalian masih tergetar oleh rasa takjub menyaksikan keajaiban yang terjadi dalam kehidupan, maka pedihnya penderitaan tidak kalah menakjubkan daripada kesenangan.

Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau suburkan dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pelindungmu. Karena kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.

Periksalah buku kenanganmu semalam, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih berhutang kepada manusia dan kehidupan.


"Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat serta keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan. Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta."

Alangkah mulianya hati yang sedih tetapi dapat menyanyikan lagu kegembiraan bersama hati-hati yang gembira.

Sungguh terpuji orang yang malu bila menerima pujian, dan tetap diam bila tertimpa fitnah.

Aku tidak mengetahui kebenaran mutlak. Tetapi aku menyadari kebodohanku itu, dan disitulah terletak kehormatan dan pahalaku.

Alangkah buruknya nilai kasih sayang yang meletakkan batu di satu sisi bangunan dan menghancurkan dinding di sisi lainnya.

"Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan."
Selamatkan aku dari mereka yang tidak mengatakan kebenaran kecuali kalau kebenaran itu untuk menyakiti, dan dari orang yang berperilaku baik tetapi berniat buruk, dan dari mereka yang memperoleh nilai dirinya dengan mencela orang lain.

Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah keterpautan jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.

Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dakaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.


"Cinta tidak menyadari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian."

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat. Hukum kemanusiaan dan gejala alam pun tak mampu mengubah kebebasan cinta.

Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang.

Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau. Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.

Jangan menangis, Kekasihku. Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan.

Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah sentiasa.


"Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan kerana alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta, terus hidup, sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan."

Kamu mungkin akan melupakan orang yang pernah tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.

Kesepianku lahir ketika orang-orang memuji kelemahan-kelemahanku yang ramah dan menyalahkan kebajikan-kebajikanku yang pendiam.

Jika di dunia ini ada dua orang yang sama, maka dunia tidak akan cukup besar untuk menampung mereka.

Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah mampu direnggut dari manusia yang mencinta.

Kebijaksanaan tidak lagi merupakan kebijaksanaan apabila ia menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.

Diperlukan dua orang untuk menemukan kebenaran, satu untuk mengucapkannya dan satu lagi untuk memahaminya.

Penderitaan yang menyakitkan adalah koyaknya kulit pembungkus kesadaran- seperti pecahnya kulit buah supaya intinya terbuka merekah bagi sinar matahari yang tercurah.

Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati yang menangis dan yang satu lagi hati yang bersabar.




Sedikit tentang Kahlil Gibran:
Kahlil Gibran bahasa Arab: جبران خليل جبران, lahir di Lebanon, 6 Januari 1883m. Meninggal di New York City, Amerika Serikat, 10 April 1931 pada umur 48 tahun. Dia adalah seorang seniman, penyair, dan penulis Lebanon Amerika. Ia lahir di Lebanon (saat itu masuk Provinsi Suriah di Khilafah Turki Utsmani), dan menghabiskan sebagian besar masa produktifnya di Amerika Serikat.




0 komentar:

Poskan Komentar

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
23