Mengungkap Kedok Para Dukun Penipu

Di postingan kali ini saya akan mengutip salah satu bab dalam buku 'Dukun Hitam Dukun Putih' yang didalamnya memuat artikel berjudul 'Surat dari Mantan Paranormal untuk Paranormal dan Pengguna Jasanya', yang bersumber dari http://paranormalsakti.freehomepage.com, untuk itulah perlu kiranya thibbun.com mempostingnya disini, dengan tujuan agar praktek-praktek kesyirikan yang terjadi di Indonesia ini dapat diberantas.

Dalam artikel ini berisi mengenai Kesaksian mantan paranormal yang kemudian bertaubat. Banyak faedah yang bisa kita ambil darinya. Dan semoga dengan adanya kesaksian ini semakin menjauhkan kaum muslimin dari para dukun.

Berikut pengakuannya:

Kenalkanlah kami adalah bekas paranormal atau dukun atau guru ilmu ghaib dari salah satu kota besar di Jawa Barat yang dulu gemar akan hal-hal supranatural, hingga kami sempat beberapa tahun mendirikan perguruan ilmu gaib dengan dalih membantu sesama manusia. Maksud kami membuat tulisan ini yaitu sebagai persembahan kepada bangsa Indonesia sekaligus memberi masukan kepada generasi muda bangsa untuk mendapatkan informasi-informasi penting terhadap kegiatan-kegiatan supranatural yang dulu pernah kami tekuni untuk mencukupi kebutuhan-kebutuhan hidup baik itu berbentuk finansial atau berupa sikap atau rasa hormat dan orang lain.

Maksud kami yang lain dalam membuat tulisan ini yaitu untuk meminta maaf kepada para pasien atau pengikut-pengikut kami yang telah lama kami sesatkan imannya melalui praktik-praktik sesat yang kami ajarkan sekaligus kami juga berusaha untuk menyelamatkan seluruh umat beragama dengan cara mengingatkan akan bahaya-bahaya kesesatan yang sengaja dilakukan oleh ahli-ahli spritual yang berkedok Agama.

Maaf juga kepada mereka-mereka yang masih menjalankan praktek-praktek paranormal karena mungkin perkataan saya terlalu tajam untuk mengungkapkan seluruh trik-trik saya sewaktu mengurusi menejemen padepokan.

Penjelasan-penjelasan kami bukan berdasarkan fitnah dan kebohongan yang kami sengaja perbuat, melainkan berdasarkan pengalaman dan riset terhadap aktivitas-aktivitas paranormal di Indonesia. Dalam tulisan kami ini, kami berikan penjelasan secara transparan dan terbuka karena kami merasa cukup memiliki banyak sumber yang telah memberikan kami input untuk memberikan informasi kepada umat beragama terhadap tipu daya para tukang sihir, dukun, paranormal yang sembunyi didalam aktivitas-aktivitas agama.

Kami juga berusaha untuk membuka akal para umat beragama untuk lebih pintar dalam menyeleksi segala macam tipu daya yang dilakukan melalui aktivitas-aktivitas agama. Kalau nanti ada yang merasa kunci rahasia bisnisnya terbuka, silahkan saja ambil positifnya karena maksud baik saya sebenarnya yaitu untuk mengingatkan anda bahwa generasi bangsa Indonesia semakin lama semakin cerdas dan kritis, oleh karena itu jangan pernah kita mencoba untuk membunuh motivasi dan semangat belajar dan kerja mereka untuk bersaing dalam dunia global.

Kemampuan generasi muda dalam bersaing di dalam dunia internasional sudah waktunya kita dukung karena mereka adalah sumber daya manusia yang potensial dalam memajukan negara kita tercinta ini. Walaupun anda mengatakan saya sebagai manusia munafik karena pernah menjalankan praktek-praktek penipuan, semua itu akan saya terima dengan tulus.

Sekarang: Apakah kalian ingin kembali kejalan yang benar seperti saya dan paranormal-paranormal yang lain yang telah insyaf, atau anda tetap menginginkan jalan dosa yang sama, atau anda sedang menunggu sampai anda mengumpulkan jutaan rupiah yang sudah anda tentukan sebelum anda insaf? Dan yang terpenting jangan sampai ada salah satu dari generasi kita terhempas ke dalam jurang kemusyrikan sehingga mengandalkan ilmu-ilmu sihir yang sangat bertentangan dengan ajaran agama. Saya juga tahu bahwa mungkin praktek penipuan ini  dilakukan demi mencukupi kebutuhan hidup. Tetapi tegakah anda menipu ribuan umat beragama ke dalam syirik hanya dengan dalih mencari makan? Kita hidup di dunia hanya sementara dan ingatlah... jangan sampai hidup kita yang sekilas ini diisi dengan dosa-dosa besar yang bisa kita hindarkan.


Berikut ini adalah fakta tentang guru di perguruan kami:

Terus terang saja, dari lamanya kami menggeluti dunia supranatural, sebenarnya kami saling bertanya satu sama lain mengenai ilmu yang kami masing-masing miliki. Setelah beberapa bulan menjalani pembohongan publik tentang ilmu ghaib di perguruan kami. Akhirnya kami saling bertanya satu sama lain tentang eksistensi ilmu-ilmu kami, dan ternyata ilmu-ilmu  kami tidak sebanding dengan kebohongan yang kami lakukan kepada publik dan pengikut kami. Tapi karena terdesak oleh masalah finansial, kami secara berat hati menjalankan kegiatan-kegiatan paranormal di perguruan kami ini (saking terdesaknya sehingga kami beranggapan bahwa dosa kami bisa dinegosiasi dengan Allah kelak) walaupun kami tahu bahwa kemampuan kami untuk menolong orang sangat terbatas. Kami waktu itu sepakat bahwa, memberi motivasi dan percaya diri kepada para pasien  akan kekuatan ilmu adalah kunci untuk mendapatkan  kredibilitas-kredibilitas dari publik supaya mereka tetap percaya kepada perguruan kami. Adapun kata "kunci" yang kami sering gunakan untuk menghempas sikap penasaran para pengikut kami, yaitu: atas ijin Allah.

Di halaman ini anda akan menemukan trik-trik kesuksesan kami dan paranormal lain dalam memperdayai para pengikut dan pasiennya:

Sebagai layaknya seorang dukun, romo, paranormal, orang pintar, atau apapun namanya, kami melakukan banyak kebohongan-kebohongan kepada publik supaya mereka tetap memberikan sikap positif terhadap kami bahkan tidak sedikit dari mereka menganggap kami sebagai seorang wali yang keramat.

A. BERIKUT INI ADALAH PENJELASAN DARI TRIK-TRIK KAMI:

1. Forum Internet.
Kami membuka forum di internet pada awal tahun 1999 sampai awal tahun 2000, dimana pengunjung bebas mengajukan pertanyaan kepada kami seputar topik supranatural. Dalam setengah tahun, kami melayani 20 sampai 35 pengunjung perhari dan sekitar 250 members yang terdaftar dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Brunei, Malaysia, Belanda, Australia, dsb. Akhirnya pada awal 2000, kami menutup forum tersebut karena salah satu dari anggota guru yang berkecimpung di bidang komputer atau internet, mendapatkan tugas ke kota Padang untuk membantu salah satu pejabat pemerintah disana dalam masalah supranatural.

2. Pasien Palsu.
Salah satu surat kabar lokal, yang kebetulan wartawannya adalah pasien kami, pernah mewawancara kami. Sebelum kunjungan wawancara tersebut, kami sengaja membuat suatu drama instan dengan kegiatan-kegiatan rihersal dimana salah satu anggota padepokan kami rekayasa untuk menjadi seorang pasien yang bisa kami sembuhkan secara cepat serta menebak-nebak masalah yang sang pasien hadapi.

Drama ini cukup berhasil karena anggota kami yang menyamar menjadi pasien dan berpura-pura kemasukan setan, membuat sang wartawan terkagum-kagum karena kami bisa sembuhkan secara cepat. Setelah seminggu, kami bangga melihat foto adegan tersebut di koran dengan beberapa kolom yang merangkum tentang kehebatan padepokan kami. Kamipun merasa senang karena hal tersebut merupakan fasilitas yang diberikan kepada kami untuk kampanye pemasaran secara gratis.

3. Pasien Fiktif (Artis, Politisi, Usahawan, dll).
Salah satu trik kami dan paranormal lainnya yaitu kami sering mengumbar tentang pasien kami dengan cara mengklaim bahwa beberapa politisi dan artis sebagai pasien tetap kami. Ini penting bagi status dan imej perguruan kami di mata para pasien lain karena imej tersebut terbukti mampu membuat kualitas service dan produk kami seakan-akan menjadi terangkat dimata para tamu dan pasien.

4. Nasihat Munafik untuk Menutupi Sifat-Sifat Syirik dalam Melakukan Praktek-Praktek Perdukunan atau Ilmu Ghaib di Perguruan Kami.
Dalam melakukan kemunafikan, terkadang saya sangat merasa bersalah. Saya menganggap diri saya adalah paling rendah di dunia dalam melakukan kemunafikan saya. Kenapa? Karena terkadang saya harus memberikan nasihat-nasihat kosong tentang bahayanya ilmu hitam dan syirik kepada para pasien/tamu seakan-akan ilmu saya memang benar-benar ilmu yang datang dari Allah dan bisa dipelajari siapa saja. Sedangkan saya sendiri tahu bahwa saya adalah salah satu manusia yang menjalankan praktek-praktek keji tersebut. Terkadang saya sering tidur gelisah dalam kebodohan dan beranggapan bahwa saya adalah binatang yang lebih rendah dan segala makhluk Tuhan karena secara sadar saya tahu bahwa perbuatan syirik adalah paling dibenci Allah, sedangkan saya sendiri melakukan hal itu secara sadar dan sengaja.

Waktu itu hati saya telah mati dan hanya memikirkan kenikmatan dunia padahal saya selalu berusaha sembunyi dalam pengetahuan saya. Saya lupa bahwa hidup di dunia ini hanyalah sekilas dan saya isi hidup saya dengan kedustaan dan kehinaan seperti para dukun dan paranormal lain yang berpura-pura berwibawa di depan publik.

5. Senjata Berupa Ayat-Ayat dan Al-Qur’an dan Hadits-Hadits Palsu:
Setiap Jum’at kami mengadakan pengajian di ruangan belakang perguruan kami dan banyak peserta pengajian bertanya sekitar ilmu supranatural. Di sini kami sudah rnenetapkan dua orang guru untuk menghafal beberapa ayat-ayat Quran untuk menepis segala pertanyaan yang bersifat ofensif. Perlu diingat: terkadang kami kewalahan mendapatkan pertanyaan dan kami melontarkan ayat-ayat tersebut untuk membenarkan mempelajari ilmu ghaib walaupun terkadang ayat-ayat yang dilontarkan tidak ada hubungannya dengan topik yang sedang diperdebatkan. Selingga seakan-akan agama membenarkan praktik-praktik ilmu ghaib. Salah satu dan guru kami juga sudah mempersiapkan hadist-hadits dan tabaruk-tabaruk palsu yang berisi sejarah kenabian yang sudah kami modifikasi sedemikian rupa untuk pembenaran praktik-praktik syirik yang kami lakukan. Hadits-hadits atau tabaruk-tabaruk ini kami bagikan sebelum acara pengajian ataupun dalam acara-acara spritual lainnya.

6. Moto Rahasia Kami yaitu “Anda Bertanya maka Kami Harus Membual”:
Itulah sejujurnya misi pernyataan kami dalam menjalankan praktek-praktek syirik kami. Kenapa? Karena sebetulnya kamipun tidak mengetahui seberapa tinggi ilmu kami dan bisa tidaknya diterapkan kepada masalah/problem masing-masing pasien. Kunci kami sebenarnya yaitu hanya berusaha untuk meyakinan sang pasien saja. Karena dengan cara tersebut, mereka akan terus percaya dengan ilmu-ilmu ghaib yang kami berikan. Bahkan secara moral kami merasa diseret untuk menjawab suatu pertanyaan yang kami tidak pernah mempunyai keahlian didalamnya.

7. Puasa Gila dan Ilmu Fiktif:
Saya pernah mendapatkan seorang tamu dari Jakarta yang menginginkan 'Ilmu Pedang Senja' yang kami sebenarnya tidak pernah miliki (karena 'Ilmu Pedang Senja' tersebut hanya karangan salah satu anggota diperguruan kami). Kebetulan tamu tersebut mendapatkan informasi dan bekas anggota kami yang menetap di daerah Rawamangun.

Beliau mampu membayar beberapa juta untuk mendapatkan ilmu tersebut yang kami klaim mampu meningkatkan wibawa, rejeki, aura, membaca pikiran orang lain, menarik benda-benda di alam ghaib dan juga mampu menciptakan saudara kembar yang bisa berjalan menembus ruang dan waktu. Saya dan para guru yang lain mendiskusikan untuk mencari jalan keluar bagaimana untuk meyakinkan sang tamu. Akhirnya kami sepakat dan mengajukan syarat-syarat gila yang sangat berat kepada tamu tersebut. Persyaratan gilanya yaitu: berpuasa selama 6 hari sambil bersemedi di alam terbuka bersama 10 orang lainnya.

Persyaratan tersebut sengaja kami buat agar kami mempunyai banyak alasan untuk menggagalkan usaha tamu tersebut dalam menjalani persyaratan-persyaratannya. Contohnya, diantara 10 orang tersebut, pasti salah satu atau beberapa orang dan mereka tidak akan mampu melakukannya sehingga kami mempunyai alasan untuk menggagalkan usaha-usaha tersebut, lagi pula puasa 5 hari di alam terbuka sudah merupakan sesuatu yang sulit dilakukan oleh orang biasa. Andaikata seluruh peserta puasa tersebut berhasil, kami sepakat untuk mencari alasan-alasan lain yang menyatakan bahwa salah satu dari mereka telah gagal dan tidak kusyuk dalam melakukan usaha tersebut.

8. Gelar-Gelar Palsu untuk Menambah Gengsi Kami:
Salah satu anggota guru kami pernah tinggal di Malaysia selama 2 tahun sebagai tenaga kerja ilegal. Sepulang dari Malaysia, beliau mempunyai sedikit kemampuan berbahasa Inggris sehingga seringkali beliau mengaku sebagai sarjana muda dari Universitas Al-Azhar, di Mesir. Ide gila ini dia dapatkan dari ketua dewan guru MK di kota Bogor yang bernama LS yang mengaku-ngaku dengan bangga sebagai Kyai, haji, Insinyur sekaligus bergelar MBA yang belakangan konon salah satu anggotanya sendiri pernah mengakui bahwa beliau tidak mengerti mengenai analisa keuangan secara fundamental sekalipun ketika seseorang menantang untuk membicarakan masalah keuangan di forum. Beliau juga seorang moderator di forum dengan alamat www.mkalm.com. Mungkin karena telah lama bergelut di bidang perdukunan sehingga intelektualitas dan moral edukatif sang pemegang gelar menjadi hilang tanpa bukti. Seperti halnya prakrek perdukunan Iainnya yang tidak lepas dari pernyataañ misi: “kebodohan anda adalah keuntungan kami”.

Peringatan: Jangan pernah terkagum-kagum dengan seorang paranormal, master ilmu hikmah atau pun dukun yang pandai berdebat atau menguatkan argumennya dengan menggunakan ayat-ayat dan kitab suci. Kalau anda baca secara seksama dan perhatikan potongan-potongan kitab suci tersebut maksudnya dapat berarti luas, dan penempatannya yang salah sebetulnya dapat memporak-porandakan maksud dari ayat-ayat tersebut. Ingatlah kebodohan anda adalah keuntungan mereka. Dan Al-Qur’an tidak pernah membenarkan praktek-praktek perdukunan yang berkedok agama.
“Kebodohan anda adalah keuntungan kami.”

9. Membuat Kami Dikultuskan:
Kami juga menjual barang-barang padepokan berupa keris, kaos, sabuk, batu cincin, dompet, bahkan foto-foto semua guru yang telah kami “isi”. Walaupun penjualan barang-barang tersebut adalah syirik dan paling dilaknat oleh Tuhan, kami pernah melupakan-Nya demi keserakahan kami akan uang dan kehormatan dan para pasien. Pemikiran yang kami yakini dalam hal ini yaitu: Semakin banyak barang-barang yang mereka beli, semakin keramat kami dimata pasien.

Peringatan: Demi materi dan kehormatan, manusia dapat menipu, mempersekutukan Tuhan, menganiaya manusia lain melalui pembodohan,  pembunuhan dan sebagainya. Karena mereka merasa segala kesalahan dan dosa dapat dinegosiasikan dengan Tuhan.

10. Ramalan:
Dalam hal ramalan, jangan heran kalau kami dan paranormal-paranormal lain meramalkan secara umum (tidak mendetail) karena celah-celah kosong akurasinya bisa kami gunakan sebagai alasan bila ramalan kami meleset. Ini cuma salah satu contoh dan trik-trik murahan yang dilakukan oleh kami dan paranormal lain sejak dahulu. Hal yang kami takuti yaitu bila kami kedatangan tamu untuk meminta nomor judi secara detil. Dan kami membenci pasien atau tarnu yang banyak bertanya rnengenai ramalan-ramalan secara detail.

Bila anda mendapati orang yang mengaku bisa melihat keadaan masa mendatang (meramal), tertawakanlah, sinislah, bahkan anggaplah sebagai manusia hina. Bahwa seorang dukun akan menjadi kaya raya melalui permainan option dipasar finansial dan tidak akan menyandarkan hidupnya dan sedekah pasien melalui kebohongan-kebohongan yang dia jual. Tinggal memilih anda yang ditertawakan oleh peramal atau anda yang mentertawakan mereka.

11. Mendiskreditkan Perguruan Lain:
Selama saya menjadi guru dipadepokan atau selama saya belajar ilmu ghaib, hal-hal yang merupakan keharusan untuk membangkitkan loyalitas para anggota terhadap perguruan kami yaitu dengan cara mendiskreditkan ilmu-ilmu dari perguruan-perguruan lain. Hal ini kami lakukan semata-mata karena dunia perdukunan merupakan kompetisi sempurna dimana pasien akan dapat mudah menemukan perguruan atau paranormal lain sehingga hal ini dimaksudkan untuk mencegah arus keluarnya para anggoa untuk pindah keperguruan lain.

Jangan heran bila antara perguruan ilmu ghaib selalu saling melecehkan dan mentertawakan satu sama lain karena itu semata-mata disebabkan alasan-alasan: “Kita sama-sama tahu tentang rahasia sesama paranormal”, dan dalam dunia paranormal terdapat etika-etika tertentu untuk menjaga rahasia strategi masing-masing perguruan. Tak jarang juga bahkan diantara paranormal seringkali mengirimkan anak buahnya ke perguruan lain dengan cara menyamar sebagai pasien atau anggota supaya mereka tahu trik-trik baru yang perguruan lain lakukan.
“Kita sama-sama tahu tentang rahasia sesama paranormal.”

Mendiskreditkan atau saling mencurigai diantara perguruan yang satu dengan yang lain adalah hal yang normal bagi dunia paranormal atau perdukunan. Anda sebagai pasien, mempunyai kontrol penuh untuk melawan atau keluar dari perguruan yang anda rasa telah melakukan hal-hal diluar ajaran-Nya. Ingat: Jangan pernah anda akan dijadikan objek atau korban, merekalah yang menjadi korban alami sebenarnya karena mereka sumber kebodohan.

12. Ilmu Karangan Berdasarkan Kreatifitas Imajinasi Kami:
Jangan heran kalau anda pernah mendengar ilmu-ilmu seperti 'Ilmu Pedang Senja', ilmu hikmatul rohim, ilmu fathyatul sinai, ilmu selereng pisau dan lain-lain. Sebetulnya ilmu itu tidak ada sama sekali dan hanya hasil karangan kami untuk menarik para penggemar ilmu untuk ditukarkan dengan mahar berjumlah ratusan ribu bahkan jutaan. Kamipun telah membuat dongeng-dongeng mengenai sejarah ilmu-ilmu palsu tersebut supaya terdengar lebih prestise.

Peringatan: Ilmu kaya itu tidak pernah paranormal miliki dan tolong gunakan logika anda: Dari mana datangnya penghasilan seorang dukun atau paranormal yang mengaku memiliki ilmu kaya jawabannya yaitu dari anda!, yang menjadi korban penipuan mereka. Bahkan lucunya, beberapa paranormal yang dirinya dan keluarganya gagal dalam hidup dan usaha, seringkali berani menjual ilmu-ilmu kaya kepada publik. Ironis sekali. Pembodohan tersebut merupakan tindakan kriminalitas.

13. Menggunakan Kata Khodam:
Salah satu senjata dan seorang paranormal atau dukun yaitu mereka akan mengajarkan anda untuk meminta sesuatu lewat khodam, makhluk astral, ascended master (makhluk karangan mereka yang konon mereka akui sebagai malaikat tapi keberadaannya tidak ada di dalam AlQuran) Bahkan mereka membenarkan hal tersebut dengan mengatakan: Khodam, makhluk alam astral, acsended master sama seperti dokter, mekanik atau manusia-manusia yang mempunyai profesi lain, sehingga kita dibenarkan untuk berinteraksi kepada khodam, makhluk alam astral, accende master dengan cara wirid, puasa, semedi atau meditasi dan lelaku lainnya.

Salah satu argumen kami dan paranormal lain yaitu:
“BERINTERAKSI KEPADA KHODAM MELALUI PUASA, AMALAN-AMALAN WIRID ADALAH HAL YANG WAJAR SEPERTI HALNYA MEMINTA BANTUAN KEPADA DOKTER. APAKAH MEMINTA PERTOLONGAN DOKTER ADALAH SYIRIK?”
(Begitulah argumen yang sangat populer dikalangan kami dan paranormal lain untuk membodohi umat) tidak lupa kami juga seringkali mengatasnamakan Al-Quran dalam melakukan pembodohan-pemhodohan yang merugikan untuk menutupi akal para pengikut kami.)

14. Menumbuhkan Sugesti Para Pengikut atau Pasien Kami:
Ini adalah trik kami yang sangat penting untuk menumbuhkan kepercayaan pasien kepada kami. Misalnya dalam melakukan tipu daya kepada para pasien atau pengikut, sering kami mengajarkan mereka untuk konsentrasi dalam merasakan getaran-getaran ghaib pada dirinya yang sebenarnya tidak ada. Itu hanya sugesti dan perasaan mereka saja. Anehnya, terkadang mereka “mencari muka” kepada kami sehingga mereka menggerak-gerakan badannya dengan sangat intens bahkan kelihatan seperti orang kesurupan. Semakin memberontak mereka, semakin percaya diri kami dibuatnya karena tipu daya kami ternyata dapat membangkitkan sugesti mereka seakan-akan ada kekuatan lain di dalam diri mereka. Sudah ribuan orang kami perdayai termasuk puluhan orang dan kalangan intelektual dan berpendidikan.

Oleh karena itu kami di perguruan terkadang tertawa geli menyaksikan pertunjukan tersebut yang diakibátkan oleh terlalu percayanya mereka terhadap kami. Contoh aktualnya: Seorang Satpam, sebut saja bernama A, pernah datang kepada kami karena masalah pekerjaan. Ternyata si A ingin mendapatkan posisi  yang bagus ditempat kerjanya yaitu sebagai ketua pengamanan seluruh pabrik. Karena kami tidak mempunyai ilmu yang bisa menaikkan pangkat seseorang,  lalu kami berkilah dengan cara menawarkan amalan untuk membangkitkan wibawa. Kami beralasan dengan cara membangkitkan wibawa, si A akan mendapatkan dari atasannya sehingga kesempatan untuk naik pangkat menjadi besar (Sebenarnya kamipun tidak mengetahui kekuatan amalan tersebut karena kami mendapatkannya dari beli di perguruan lain).

Setelah 2 minggu mengamalkan amalan yang kami berikan, si A datang lagi kepada kami dan dia mengatakan bahwa atasannya selalu memberi dia perhatian dan tanggung jawab yang lebih tapi sang atasan belum menaikkan jabatan si A sebagai ketua atau kepala pengamanan pabrik. Nah dari sini kami telah membangkitkan sugesti si A bahwa dia telah kelihatan lebih berwibawa sehingga tingkah lakunya berubah seakan-akan si A memiliki kekuatan yang membuat dirinya kelihatan berwibawa. Kamipun mentertawakan si A karena perubahan sifat dan penampilan itu cuma imajinasi atau hayalan si A karena terlalu percaya kepada kami.

Setelah sebulan, si A datang lagi kepada kami tapi belum juga mendapatkan jabatan yang dia inginkan serta mengungkapkan bahwa dia baru saja ditegur oleh atasannya karena terlambat datang ke tempat kerja dan takut kalau atasannya tidak simpatik lagi kepadanya.

Untuk mengalihkan kesan negatif atau rasa curiga si A terhadap kami, kamipun menyuruhnya sembahyang dan berdoa kepada Allah dan memberikan puluhan nasihat-nasihat seperti: “Allah tidak mengijinkan untuk mendapatkan pekerjaan tersebut dan sebagainya." Setelah pertemuan ketiga tersebut, si A tidak pernah lagi datang kepada kami. (Nah begitulah trik-trik dan kemunafikan kami dan para tukang sihir kepada para pasien dan pengikutnya.)
"Untuk mengalihkan kesan negatif atau rasa curiga si A terhadap kami, kamipun menyuruhnya sembahyang dan berdoa kepada Allah dan memberikan puluhan nasihat-nasihat seperti: "Allah tidak mengijinkan untuk mendapatkan pekerjaan tersebut dan sebagainya.""

Peringatan: Paranormal, dukun, romo, ahli ilmu hikmah akan menyisipkan ajaran-ajaran ilmu sihir (meramal, menyembuhkan kesurupan, dongeng-dongeng kesaktian, dll) kepada pengikutnya dalam mempelajari Al-Qur’an, karena mereka beranggapan bahwa mempelajari Al-Qur’an tidaklah laku dikalangan orang-orang frustasi tanpa ajaran-ajaran ilmu sihir tersebut. Oleh karena itu Janganlah heran kalau para tukang sihir selalu mencampur adukan ajaran Agama dengan ajaran sihir untuk maksud-maksud keduniaan (komersial: uang dan kehormatan), bahkan dengan segala cara mereka berusaha rnenempatkan dirinya sebagai wali Allah untuk maksud-maksud pengkultusan.


Sebenarnya mereka (paranormal) telah menutup mata umat untuk mengetahui ayat-ayat di bawah ini:

Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain (syirik) itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (AnNisa’: 48)

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) sebelummu: Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.” (Az-Zumar : 65)

Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” (Al -An’ am; 88).


Peringatan: Dewasa ini banyak pengajian-pengajian atau kegiatan-kegiatan agama dimana ketua organisasi tersebut menyisipkan ajaran-ajaran sihir dengan cara memberi janji-janji palsu untuk rnendapatkan ilmu ghaib kepada para pengikutnya. Mereka mentargetkan orang-orang yang lemah iman dan frustasi untuk dijadikan pengikut mereka. Ironisnya, mereka membohongi para pengikut mereka dengan alasan bahwa ilmu mereka berasal dan Allah dan bisa dimiliki atau dipelajari oleh siapa saja. Hal ini dimaksudkan sebagai usaha-usaha komersial atau kampanye perguruan mereka dalam mendapatkan pengikut sebanyak mungkin yang otomatis akan tersalurnya nafsu kerakusan-kerakusan akan finansial dan duniawi mereka.

Dapat anda buktikan dengan kegiatan-kegiatan mereka seperti:
  1. Pengajian dan ceramah keagamaan yang diikuti dengan penjualan benda-benda bertuah (jimat).
  2. Pengajian atau ceramah keagamaan yang diselingi dengan aksi-aksi kesurupan (membuat salah satu pengikut menjadi kesurupan serta penyembuhan), penyembuhan-penyembuhan ghaib, ramalan-ramalan, demonstrasi kekebalan dan lain-lain.
  3. Pengajian atau ceramah keagamaan yang diselingi oleh pesan-pesan khusus untuk mengkultuskan guru mereka (memberi barang pribadi guru tersebut, mencantumkan nama guru mereka untuk dishalawatkan, memberikan suatu pemikiran syirik yaitu seakan-akan para pengikutnya akan ditolong oleh guru mereka dimanapun mereka berada seakan-akan guru mereka bukan manusia biasa).
  4. Pengajian atau ceramah keagamaan yang diselingi dengan cerita-cerita tentang kesaktian seseorang, tentang ilmu-ilmu ghaib yang bisa dipelajari yang dimaksudkan untuk memberikan pandangan bahwa mereka seakan-akan mengenal dunia ghaib.
Mereka akan menutup mata anda dengan ayat di bawah ini:
“Allah Maha mengetahui yang ghaib. Ia tidak akan mernberitahukan rahasia keghaiban-Nya kepada siapa pun kecuali kepada Rasul yang dipilih-Nya.” (Q. S. al—Jin: 26—27)

Karena mereka (paranormal, dukun, ahli sihir) adalah bukan wali dan mendapatkan ilmu sihir tersebut melalui bantuan jin, maka anda dilarang untuk mempercayainya karena mereka hanya menyamar sebagai wali. Adapun kata-kata kunci mereka untuk menyembunyikan aktivitas-aktivitas sihir tersebut yaitu dengan cara mengatakan: “ilmu yang mereka ajarkan datangnya dari Allah”.


B. Dibawah ini adalah Sifat-Sifat dari Pasien Kami yang Mudah Tertipu dan Terlena akan Dongeng-dongeng Kesaktian Kami:

1. Pemalas dan Cepat Frustasi:
Banyak dari pasien kami adalah orang-orang berpendidikan tapi rnempunyai mental pemalas yang mengandalkan harapan kerja minimal tapi mengharapkan hasil yang maksimal. Mereka pada umumnya meminta barang bertuah kepada kami agar selalu berhasil dalam segala masalah karir dan usaha, padahal kalau kami dan paranormal lain benar-benar mempunyai ilmu atau kesaktian, kami tidak akan menjalani praktek-praktek sihir tersebut.

2. Bodoh:
Walaupun mereka terlihat rapih dan intelektual, tapi saya berani mengatakan bahwa mereka adalah bodoh dan kurang kuat ajaran Agamanya. Kenapa? Saya dan teman-teman saya bekas guru-guru di padepokan sebenarnya tidak yakin dengan keampuhan ilmu yang kami miliki. Para pasien terutama lulusan sarjana dapat begitu saja percaya dengan cerita-cerita kami dan tak jarang kamipun mentertawakan mereka.

3. Tidak Percaya Diri:
Kebanyakan kawula muda yang mengunjungi kami mempunyai tujuan yang sama yaitu ingin dilihat berwibawa di masyarakat. Padahal dulu kami sendiri tidak mempunyai percaya diri karena hati kecil kami ingin berontak terhadap kegiatan-kegiatan di bidang supranatural yang penuh tipu daya kepada publik. Kami sebenarnya merasa kecil dan hina dimuka para tamu dan pasien kami karena kegiatan yang kami lakukan sebenarnya tidak akan bermanfaat sama sekali untuk generasi muda dan umat beragama serta bertentangan dengan ajaran agama.

4. Rajin Shalat Demi Ilmu:
Rasa dosa saya untuk menipu para pasien masih terasa sampai hari ini. Sudah ribuan pasien saya suruh sholat dengan alasan hanya untuk mendapatkan ilmu-ilmu.

5. Orang Terkenal (Artis, Olah Ragawan, Pejabat atau Politisi)
Orang-orang terkenal yang tidak perlu saya sebutkan disini adalah sama seperti orang biasa lainnya. Mereka pada umumnya datang pada kami karena diajak oleh relasi mereka. Jadi jangan heran bila ada pejabat yang membungkukkan badan kepada kami padahal kami sebenarnya mentertawakan mereka karena kebodohan mereka sendiri. Hal ini disebabkan oleh tipisnya iman mereka sehingga menggantungkan diri terhadap kami. Ingat: “kebodohan anda keuntungan buat mereka”.
“Kebodohan anda keuntungan buat mereka.”


C. Alasan Kami Untuk Meninggalkan Kegiatan Perguruan:

Perasaan dosa yang kami perbuat (menipu, berbuat sirik, sikap sok tahu, dan serakah) selalu menghantui hidup kami selama kami menjadi guru. Sikap ini pertama-tama dikemukakan oleh salah satu anggota guru kami yang merasa tersiksa dalam melakukan dosa besar tersebut. Dosa yang paling dominan menurut teman saya pada waktu itu yaitu mengajarkan orang-orang untuk menyekutukan Tuhan.
Lagipula keluarga temen saya tersebut tidak meridoi kegiatan-kegiatan tersebut.


0 komentar:

Poskan Komentar

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
23