Bersyukur Kunci dari Kebahagiaan

Adalah sebuah kebenaran bahwa kenikmatan hanya dapat dirasakan dengan cara bersyukur atas apapun hasil yang diperoleh.

Betapa banyaknya orang yang telah memiliki segudang harta yang tidak pernah merasa berkecukupan, selalu haus atas kekayaan lainnya, tanpa sempat mencicipi apa yang telah ia peroleh.

Betapa banyaknya orang yang telah memiliki istri (pasangan hidup) yang tidak pernah merasakan bahagia, seakan begitu parahnya rumah tangga yang ia miliki, lalu selalu mengeluh terhadap istri yang dimilikinya bahkan lebih parahnya marah terhadap apa yang ia miliki, lalu memutuskan untuk berpisah.

Ada sebuah ungkapan:

kenapa selalu berkeluh kesah?
adakah karena sesuatu hal yang lebih berarti dibandingkan apa yang kini dimiliki?
apakah itu?
adakah itu sebuah kebenaran atau hanya sebuah harapan?
manusia selalu mengejar keinginan demi keinginannya
mereka berjuang siang dan malam mewujudkannya,
berdoa tak henti-hentinya
ingin teramat harap

sayangnya manusia jarang yang bersyukur
ketika keinginan itu dianugrahkan kepadanya
iapun menjadi lupa atas perjuangannya
ia lebih banyak kecewa terhadap apa yang ditemukannya
lalu mulai memikirkan keinginan lainnya
berjuang lagi, dan demikianlah perulangan siklusnya

sungguh ia tak pernah mencicipi satupun apa yang telah diperjuangkannya
mereka hanya menemukan rasa haus dan rasa lapar
sebuah penderitaan yang berkepanjangan
hanya karena kurang bersyukur

Berterima kasih (bersyukur) atas setiap kejadian yang ditemui adalah jalan menuju kesuksesan, jalan menuju kebahagian, sedangkan salah satu jalan untuk bersyukur atau berterima kasih adalah dengan melihat sisi positif dari setiap kejadian. Coba renungkan beberapa statemen berikut ini:

Saya berterima kasih kepada si pengemudi sepeda motor yang berjalan lambat di jalur cepat, dan bersyukur kepada Tuhan karena telah menciptakan kejadian yang demikian, karena kalau tidak... pagi ini as roda mobil saya akan lepas sewaktu mobil melaju cepat.

Saya berterima kasih kepada sahabat yang telah sering mengirim e-mail kosong kepada saya, dan bersyukur kepada Tuhan karena telah menciptakan kejadian yang demikian, karena telah mengajarkan kepada saya bagaimana cara bersabar. Kelak hal ini amat saya butuhkan dalam menghadapi permasalahan/cobaan hidup, yang bahkan tidak dapat dibandingkan dengan sebuah permasalahan menghapus e-mail kosong.

Saya berterima kasih kepada atasan saya yang telah memberikan setumpuk pekerjaan di waktu saya ingin sedikit lebih rileks, dan bersyukur kepada Tuhan karena telah menciptakan kejadian yang demikian, karena disamping mengajarkan kesabaran, juga telah mendidik saya bagaimana menyelesaikan setiap pekerjaan secara lebih cepat, sungguh hal itu akan membuat saya lebih produktif.

Saya berterima kasih kepada atasan saya yang tidak mempedulikan saya bahkan tidak meberikan saya pekerjaan apapun, dan bersyukur kepada Tuhan karena telah menciptakan kejadian yang demikian, karena dengan demikian saya mempunyai sedikit waktu buat merenung mendalami banyak hal, sungguh itu akan membuat saya semakin dewasa.

Saya bersyukur karena sampai saat ini saya masih hidup sendiri, dengan demikian saya masih memiliki waktu untuk menata diri saya, mempersiapkan segala sesuatunya dalam memiliki sebuah pasangan.

Silahkan kembangkan sendiri... semua hal memiliki makna positif.


0 komentar:

Poskan Komentar

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
23