Pembuat Film Fitna yang Menghina Nabi Muhammad SAW Akhirnya Masuk Islam

Masuk Islamnya Arnoud Van Doorn membuat Belanda gempar. Pasalnya, Van Doorn adalah teman Geert Wilders sekaligus mantan Wakil Ketua Partai Kebebasan (PVV). Geert Wilders dikenal luas sebagai politisi anti-Islam yang pernah membuat film Fitna pada 2008 lalu. Sedangkan PPV yang didirikannya juga dikenal sebagai partai politik berhaluan liberal yang menentang Islam.

Apa alasan Van Doorn masuk Islam dan bagaimana ia mendapatkan hidayah? 

Berikut ini kisahnya:

Arnoud Van Doorn bukanlah nama baru dalam jagat perpolitikan Belanda. Ia aktif di PVV, bahkan menjadi salah satu pucuk pimpinan sebagai Wakil Ketua. Tetapi justru itulah yang mengusik hatinya. Mengapa partainya selalu memusuhi Islam? Rasa penasaran Van Doorn terhadap Islam semakin tak terbendung, hingga ia pun mulai mempelajari apa itu Islam yang sebenarnya.

“Saya benar-benar mulai memperdalam pengetahuan saya tentang Islam karena penasaran,” kata Van Doorn mengenang awal mula hidayah Islam menghampirinya.

Rasa penasaran itu membuat Van Doorn mencari terjemah Al-Qur’an, hadits, dan buku-buku referensi Islam. Hari demi hari berikutnya ia lalui dengan membaca dan mengkaji buku-buku itu satu per satu, tanpa meninggalkan aktifitasnya yang lain. Selama ini Van Doorn hanya tahu Islam dari perkataan orang-orang yang membencinya.

Twitter 27 Februari 2013


Selama ini Van Doorn hanya tahu Islam dari perkataan orang-orang yang membencinya. (click view large)

Orang-orang yang dekat dengan Van Doorn sebenarnya tahu bahwa Van Doorn membaca referensi Islam, tetapi agaknya mereka tidak sampai berpikir bahwa itu akan menjadi jalan hidayah bagi Van Doorn. Karena lazim dalam dunia mereka, mengkaji sebuah pemikiran atau suatu faham tanpa harus mempercayai dan mengikutinya. Bahkan, tidak sedikit orang yang mempelajari Islam untuk kemudian menyerangnya.

Van Dorn menghabiskan waktu hampir setahun untuk mengkaji Qur’an, Sunnah dan sejumlah referensi Islam tersebut. Ia juga menyempatkan berdialog dengan penganut Islam untuk mengetahui lebih jauh tentang agama yang menarik hatinya tersebut.

“Orang-orang di sekitar saya tahu bahwa saya telah aktif meneliti Qur’an, sunnah dan tulisan-tulisan lain selama hampir setahun ini. Selain itu, saya juga telah banyak melakukan percakapan dengan Muslimin tentang agama,” ujar Doorn kepada televisi Al-Jazirah Inggris.

Semakin lama mempelajari Islam, Van Doorn semakin tertarik. Ia mulai merasakan Islam sebagai sesuatu yang spesial. Meskipun sebelumnya ia juga memiliki pondasi Kristen sebagai agamanya, Van Doorn merasakan Islam itu istimewa.

Apa yang selama ini ada dalam kepalanya bahwa Islam itu fanatik, menindas wanita, tidak toleran, membabi buta memusuhi Barat, perlahan hilang dari pikirannya. Van Doorn menemukan Islam sebagai sesuatu yang sama sekali berbeda dari apa yang pernah ia sangka.

Van Doorn juga menemukan, Islam adalah agama yang cinta damai. Tidak seperti tuduhan media Barat yang selama ini mencitrakan Islam sebagai teroris.

“99 persen kaum muslimin adalah pekerja keras dan pecinta damai. Jika lebih banyak orang mempelajari Islam yang benar, semakin banyak orang yang akan melihat keindahan itu,” kata Van Doorn ketika diwawancarai oleh MNA.
“99 persen kaum muslimin adalah pekerja keras dan pecinta damai. Jika lebih banyak orang mempelajari Islam yang benar, semakin banyak orang yang akan melihat keindahan itu.”
Jalan hidayah bagi Van Doorn semakin terbuka lebar ketika bertemu dengan seorang Muslim bernama Aboe Khoulani, seorang rekannya yang menjabat di Dewan Kota Den Haag. Selain menjelaskan Islam lebih jauh, ia juga menghubungkan Van Doorn dengan Masjid As-Soennah.

Puncak “pertarungan batin” dialami Van Doorn beberapa waktu kemudian. Apakah ia akan mengikuti hidayah yang diamini oleh fitrahnya itu atau sebatas menjadikannya sebagai pengetahuan. Beruntung, saat-saat itu tidak berlarut-larut. Setelah mantap dengan Islam, Van Doorn pun mengikrarkan syahadat. Ia pun menjadi Muslim dan menjadi saudara bagi sekitar 1,9 milyar umat. Tetapi bagi partai dan pengikutnya, Van Doorn dicap “pengkhianat.”


Ket. foto: Beliau tatkala sedang shalat di Ar Raudhah (Masjid an Nabawi Madinah)


Untuk sebarkan ajaran Islam, Van Doorn berencana buat film tentang Nabi Muhammad SAW

Nampak dalam foto Sheikh Abdulrahman Al-Sudais, kepala Kepresidenan untuk Urusan Dua Masjid Suci, memberikan salinan Alquran ke Arnoud Van Doorn selama acara di Makkah pada hari Minggu bersama Shahzad Muhammad (kanan), kepala Canadian Dawah Association (CDA). Foto: Okaz / Abdul Majeed Al-Dowaini

MADINAH - Muallaf Belanda, mantan politikus Belanda yang dulunya anti-Islam, Arnoud Van Doorn mengungkapkan rencana untuk memproduksi film tentang Nabi Muhammad (shalalallahu ‘alaihi wa sallam) dan Islam sebagai balasan atas film “Fitna” yang menghina Islam yang mana ia pernah terlibat di dalamnya.

Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama koran Arab Saudi Okaz/Saudi Gazette, Doorn yang memeluk Islam bulan lalu, mengatakan bahwa ia akan mengabdikan seluruh hidupnya untuk menyebarkan ajaran Islam yang benar dan menyebarkan tentang kasih sayang dan akhlak mulia Rasulullah Muhammad (shalallahu ‘alaihi wa sallam) dengan membuat film yang akan disebarkan ke seluruh dunia.

“Saya akan bekerja keras untuk melindungi hak-hak asasi Muslim di seluruh negara-negara Eropa juga untuk melayani Islam dan para pengikutnya di seluruh dunia. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki yang Saya timbulkan untuk Islam dan Nabinya (shalallahu ‘alaihi wa sallam) melalui film ‘Fitna’,” katanya.

Fitna
Doorn juga memutuskan bahwa ia akan bekerja sama dengan Canadian Dawah Association (CDA) yang berbasis di Toronto untuk membuat film internasional yang bertujuan untuk menghilangkan kesalahpahaman dan ketakutan tentang Islam dan Nabi (shalallahu ‘alaihi wa sallam).

“Saya akan menggunakan pengalaman saya dalam memproduksi film alternatif, yang akan berbicara tentang citra Islam yang benar dan semua aspek kepribadian Nabi (shalallahu ‘alaihi wa sallam) serta kualitas beliau yang hebat.”

Doorn sangat menyesal atas keterlibatannya dalam film yang melecehkan Islam. “Sayang sekali Saya tidak berupaya untuk mengenal apa itu Islam yang sesungguhnya dan siapa itu Nabi (shalallahu ‘alaihi wa sallam) sebelum percaya membabi buta terhadap kampanye misinformasi yang dikeluarkan oleh pasukan anti-Islam,” ungkapnya.

“Ketika Saya menyadari bahwa itu (yang digambarkan orang-orang anti-Islam -red) bukanlah Islam, Saya memutuskan untuk belajar tentang agama ini dan hal itu menyebabkan pertaubatan saya,” lanjutnya. “Sekarang, Saya benar-benar menikmati keindahan Islam dan Saya sangat bahagia atas rahmat Allah yang besar untuk membimbing saya ke Jalan-Nya,” lanjutnya lagi.

Doorn juga mengatakan bahwa partainya dulu, Partai Kebebasan (PVV), marah atas keislamannya. “Partai itu berdiri melawan Islam dan penyebarannya di Eropa. Sekarang sebagian dari mereka menganggap saya sebagai seorang pengkhianat.”

Doorn juga mengungkapkan perasaannya saat berkunjung ke makam Rasulullah Muhammad (shalallahu ‘alaihi wa sallam), ia mengatakan, “Masih terasa luar biasa bagi saya bahwa Saya sekarang berada di kota suci yang menjadi tuan rumah Nabi (shalallahu ‘alaihi wa sallam)." Doorn melanjutkan, “Saya tidak bisa mengontrol perasaan saya saat Saya berdiri di depan makam Nabi (shalallahu ‘alaihi wa sallam) begitu juga di Raudhah Syarif, dekat mimbar yang digunakan oleh Nabi (shalallahu ‘alaihi wa sallam). Ketika Saya shalat, shalat di Raudhah Syarif, mata saya bercucuran air mata seakan Saya merasa bahwa Saya sedang berada di bagian Surga.”

Doorn mengatakan ia mengagumi hebatnya kecintaan dan kasih sayang umat Islam terhadap Nabi Muhammad (shalallahu ‘alaihi wa sallam) dan juga menyadari besarnya kebencian orang-orang kafir terhadap Rasulullah tercinta. “Saya juga menyadari hebatnya kebencian sebagian orang-orang Barat terhadap Islam dan Nabi (shalallahu ‘alaihi wa sallam) dan nampaknya didasarkan atas kebodohan dan prasangka mereka.”

Karena itu, Doorn ingin membantu menyebarkan citra Islam yang sebenarnya dan membantah propaganda orang-orang kafir dalam mencitrakan buruk wajah Islam.

“Oleh sebab itu, Saya memutuskan untuk berusaha keras untuk memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan oleh film penghina Islam itu, yang diproduksi dengan motif tersembunyi dalam menciptakan hasutan di antara Muslim dan non-Muslim,” katanya. Doorn menambahkan bahwa dia berjanji di hadapan makam Nabi (shalallahu ‘alaihi wa sallam) bahwa ia akan berusaha untuk menyebarkan ajaran yang dibawa Nabi (shalallahu ‘alaihi wa sallam) dan kehebatan peran Nabi (shalallahu ‘alaihi wa sallam) dalam mempromosikan perdamaian dan keharmonisan di antara penduduk dunia.

Pesan untuk Para Pembenci Keislamannya

Masih dalam wawancaranya, Doorn menyampaikan pesan kepada orang-orang yang membenci Keislamannya. “Biarkan saya katakan kepada mereka bahwa ini adalah keputusan pribadi saya dan Saya melihat hidup baru dalam Islam yang Saya tidak ingin untuk menyerahkannya. Saya kebetulan melihat beberapa komentar di jejaring sosial, menunjukkan perasaan antagonisme dan kebencian terhadap saya,” katanya, sembari menambahkan bahwa semua itu muncul dari ketidaktahuan, penghinaan dan permusuhan terhadap Islam dan Muslim.

Arnoud Van Doorn saat silaturahmi dengan Syaikh Abdurrahman as Sudais

Ucapan Terima Kasih

Sementara Doorn menyampaikan ucapan terima kasih kepada siapa saja yang mendukungnya untuk memulai hidup barunya sebagai seorang Muslim.

http://www.cdadawah.com
Terkhusus, Doorn berterima kasih kepada CDA yang telah memperkenalkan Islam kepadanya. Doorn mengatakan ia berencana akan terlibat dalam dakwah organisasi yang dikelola dan didukung oleh beberapa ulama dan da’i terkemuka itu.

Dia juga mengekspresikan rasa terima kasih atas dukungan dari umat Islam di Arab Saudi.

“Saya berterimakasih atas semua dukungan dan sumber daya yang kami terima untuk menyebarkan Islam di Belanda,” katanya melalui akun Twitter-nya (http://twitter.com/ArnoudvDoorn).



4 komentar:

Minggu, 01 September 2013 14.15.00 WIB Anonim mengatakan...

Wow keren

Jumat, 25 Oktober 2013 08.08.00 WIB Anonim mengatakan...

Subhanallah

Kamis, 31 Oktober 2013 06.21.00 WIB cahya mengatakan...

Alhamdulillah Rabb al-Alamin..

Poskan Komentar

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
23