Cinta vs Uang

Uang dapat membeli Alat Bantu Pendengaran. Tapi tidak dapat membeli pendengaran.
Uang dapat membeli Bayi. Tapi tidak dapat membeli kesuburan rahim.
Uang dapat membeli DVD/Film. Tapi tidak dapat membeli imajinasi
Uang dapat membeli Detektor. Tapi tidak dapat membeli firasat.
Uang dapat membeli Hiburan. Tapi tidak dapat membeli kebahagian

Uang dapat membeli Hutan. Tapi tidak dapat membeli pertumbuhan.
Uang dapat membeli Hutang. Tapi tidak dapat membeli hutang budi.
Uang dapat membeli Ijazah. Tapi bukan membeli kecerdasan.
Uang dapat membeli Jabatan. Tapi bukan membeli kepemimpinan.
Uang dapat membeli Jam. Tapi tidak dapat membeli disiplin waktu.

Uang dapat membeli Jantung cangkokan. Tapi tidak dapat membeli jantung hati.
Uang dapat membeli Kekayaan harta. Tapi tidak dapat membeli kekayaan budi.
Uang dapat membeli Kemewahan. Tapi tidak dapat membeli peradaban.
Uang dapat membeli Kenalan. Tapi tidak dapat membeli sahabat.
Uang dapat membeli Kompas. Tapi tidak dapat membeli insting.

Uang dapat membeli Komputer. Tapi tidak dapat membeli otak.
Uang dapat membeli Kursi Presiden. Tapi tidak dapat membeli kenyamanan duduk.
Uang dapat membeli Lukisan. Tapi tidak dapat membeli pemandangan.
Uang dapat membeli Mahkota. Tapi tidak dapat membeli kehormatan.
Uang dapat membeli Makanan. Tapi tidak dapat membeli selera makan.

Uang dapat membeli Mata. Tapi tidak dapat membeli mata hati.
Uang dapat membeli Mesin Penghitung Uang. Tapi tidak dapat membeli kejujuran.
Uang dapat membeli Motivator. Tapi tidak dapat membeli motivasi.
Uang dapat membeli Nilai Ujian. Tapi tidak dapat membeli kepintaran.
Uang dapat membeli Obat. Tapi tidak dapat membeli kesehatan.

Uang dapat membeli Oksigen. Tapi tidak dapat membeli nyawa.
Uang dapat membeli Pelindung. Tapi tidak dapat membeli perlindungan.
Uang dapat membeli Pendoa. Tapi tidak dapat membeli doa.
Uang dapat membeli Peneduh. Tapi tidak dapat membeli keteduhan.
Uang dapat membeli Penghangat Makanan. Tapi tidak dapat membeli kehangatan hati.

Uang dapat membeli Pengkotbah. Tapi tidak dapat membeli sabda.
Uang dapat membeli Peramal Mimpi. Tapi tidak dapat membeli impian.
Uang dapat membeli Perangsang. Tapi tidak dapat membeli rangsangan.
Uang dapat membeli Pewangi. Tapi tidak dapat penciuman.
Uang dapat membeli Pintu istana. Tapi tidak dapat membeli pintu surga.

Uang dapat membeli Perias. Tapi tidak dapat membeli kecantikan.
Uang dapat membeli Rumah Ibadah. Tapi tidak dapat membeli ibadah.
Uang dapat membeli Senjata. Tapi tidak dapat keberanian.
Uang dapat membeli Suara Pemilih. Tapi tidak dapat membeli suara hati.
Uang dapat membeli Sertifikat. Tapi tidak dapat membeli kompetensi.

Uang dapat membeli Simpati. Tapi tidak dapat membeli empati.
Uang dapat membeli Tempat Tidur. Tapi tidak dapat membeli tidur.
Uang dapat membeli Seks. Tapi tidak dapat membeli cinta.

Manakah yang lebih penting bagi hidup kita: Cinta atau Uang?

Jackie Mason, seorang komedian terkenal, mempunyai jawaban yang bagus untuk pertanyaan ini. Menurutnya, uang itu nomor dua, dan cinta nomor satu. Tapi ...

"Saya beruntung, karena saya mencintai uang," katanya di akhir jawaban.



0 komentar:

Poskan Komentar

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
23