Orang Shalih yang Tak Dikenal

sunrise- at the edge of Sahara desert in Tunesia

Abdul Wahid bin Zaid mengatakan,”Saat aku keluar menuju arah Al Harbiyah, ada seorang lelaki hitam yang terjangkit lepra hingga beberapa anggota tubuhnya tidak utuh lagi dan matanya pun buta. Ia duduk sedangkan anak-anak kecil melemparinya hingga wajahnya berdarah.

Saat itu aku lihat bibirnya bergerak, hingga aku mendekat agar mengetahui apa yang diucapkannya. Akhirnya aku mendengar bahwa ia berbicara,’Wahai Tuanku, sesungguhnya Engkau benar-benar mengetahui jika Engkau merontokkan dagingku dan memotong tulangku, maka tidak bertambah padaku kecuali kecintaan kepada-Mu, maka lakukanlah kepadaku apa yang Paduka kehendaki’”. (Sifat As Shafwah, 4/19)

Keshalihan hamba memang tidak bisa dilihat hanya dengan penampilannya serta penilaian, apalagi popularitasnya di hadapan manusia biasa pada umumnya. Bisa saja ada orang yang shalih di hadapan Allah namun dia dianggap rendah oleh manusia. Imam Ibnu Al Jauzi sendiri menyebutkan ahli ibadah di atas dalam jajaran biografi orang-orang shalih yang tidak dikenal namanya.




.


0 komentar:

Poskan Komentar

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
23