Hukum Pygmalion, Hukum Berpikir Positif


Photo by Krassi

Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus.Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi teman dan tetangganya.

Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik.

* Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. Tetapi Pygmalion berkata, "Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini."

* Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, "Kikir betul orang itu."


* Tetapi Pygmalion berkata, "Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu".


* Ketika anak-anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, "Kasihan, anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya."


Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain.


Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik.

Kawan-kawan Pygmalion berkata, "Ah, sebagus- bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu."

Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya.

Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion, yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betul. Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.

Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif.

Misalnya,

* Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.

* Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.


* Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan.


Dampak pola berpikir positif itu disebut Dampak Pygmalion.

Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif.


* Kalau kita menganggap tetangga kita judes sehingga kita tidak mau bergaul dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes. 

* Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur, akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.


* Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.


Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain.

Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain. Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain.

Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk. Jika ada seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik. Tetapi jika kita berpikir buruk, kita akan menjadi curiga, "Barangkali ia sedang mencoba membujuk," atau kita mengomel, "Ah, hadiahnya cuma barang murah." Yang rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri.Kita menjadi mudah curiga. Kita menjadi tidak bahagia.

Sebaliknya, kalau kita berpikir positif, kita akan menikmati hadiah itu dengan rasa gembira dan syukur, "Ia begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita."


"Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai."


Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai.

Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam. Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai.

Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan.

Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan. Keluarga menjadi hangat. Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah. Seperti Pygmalion, begitulah.

Pikiran adalah pelopor dari segala sesuatu, pikiran adalah pemimpin, pikiran adalah pembentuk. Bila seseorang berbicara atau berbuat dengan pikiran jahat, maka penderitaan akan mengikutinya bagaikan roda pedati mengikuti langkah kaki lembu yang menariknya.

Pikiran adalah pelopor dari segala sesuatu, pikiran adalah pemimpin, pikiran adalah pembentuk. Bila seseorang berbicara atau berbuat dengan pikiran murni, maka kebahagiaan akan mengikutnya bagaikan bayang-bayang yang tak pernah meninggalkan bendanya.



.

Nasehat Praktis Seorang Ulama dalam Mengatasi Bisikan Iblis

Ada sepuluh cara setidaknya, agar kita bisa menjawab godaan syaitan yang selalu ingin menjerumuskan kita ke jurang neraka. Cara praktis mengusir iblis dan bala tentaranya itu tertuang dalam nasihat seorang ulama, dalam dialog antara manusia dan iblis.

1. Jika ia datang kepadamu dan berkata: “Anakmu mati.”
  • Katakan kepadanya: ”Sesungguhnya mahluk hidup diciptakan untuk mati, dan peninggalan dariku (putraku) akan masuk surga. Dan hal itu membuatku bahagia.”
2. Jika ia datang kepadamu dan berkata: “Hartamu musnah.”
  • Katakan kepadanya: “Segala puji bagi Allah, Zat Yang Maha Memberi dan Mengambil, dan menggugurkan atasku kewajiban zakat.”
3. Jika ia datang kepadamu dan berkata: “Orang-orang menzalimimu sedangkan kamu tidak menzalimi seorangpun.”
  • Maka katakan kepadanya: “Siksaan akan menimpa orang-orang yang berbuat zalim dan tidak menimpa orang-orang yang berbuat kebajikan”.
4. Dan jika ia datang kepadamu dan berkata: “Betapa banyak kebaikanmu.” (Dengan tujuan menjerumuskan untuk bangga diri)
  • Maka katakan kepadanya: “Kejelekan-kejelekanku jauh lebih banyak dari pada kebaikanku.”
5. Dan jika ia datang kepadamu dan berkata: “Alangkah banyaknya shalatmu.”
  • Maka katakan: “Kelalaianku lebih banyak dibanding shalatku.”
6. Dan jika ia datang dan berkata: “Betapa banyak kamu bersedekah kepada orang-orang.”
  • Maka katakan kepadanya: “Apa yang saya terima dari Allah jauh lebih banyak dari yang saya sedekahkan.”
7. Dan jika ia berkata kepadamu: “Betapa banyak orang yang menzalimimu”.
  • Maka katakan kepadanya: “Orang-orang yang kuzalimi lebih banyak.”
8. Dan jika ia berkata kepadamu: “Betapa banyak amalmu.”
  • Maka katakan kepadanya: “Betapa seringnya aku bermaksiat.”
9. Dan jika ia datang kepadamu dan berkata: “Minumlah minuman-minuman keras!”
  • Maka katakan: “Saya tidak akan mengerjakan maksiat.”
10. Dan jika ia datang kepadamu dan berkata: “Mengapa kamu tidak mencintai dunia?”
  • Maka katakan: “Aku tidak mencintainya dan telah banyak orang lain yang tertipu olehnya.”

*Posted by LDK Al-Ihsan
.

"Si Jelek"

Semua orang di daerahku sudah tau siapa itu "Si Jelek""Si Jelek" adalah kucing liar yang berkeliaran di apartemen, "Si Jelek" menyukai tiga hal: berantem, makan-makanan sampah dan sesuatu yang sering kita lakukan "menyayangi" dan "mencintai".

"Si Jelek" hanya mempunyai satu mata, kupingnya selalu terluka setiap saat kulihat, terlihat kaki kirinya sudah terluka parah dan "Si Jelek" berjalan dengan tidak seimbang, selalu saja setiap jalan "Si Jelek" hanya mencari sudut jalan untuk beristirahat dan untuk membantu dia berjalan dengan baik. Ekornya dulu panjang dan cantik tapi sekarang ekornya terlihat banyak luka dan basah karena "Si Jelek" selalu jatuh ke air kotor.

"Si Jelek" mempunyai mata sipit dan selalu saja kotoran mata menutup matanya itu, setiap istirahat dia mencakar kotoran itu agar hilang dari matanya. Setiap kali orang melihat "Si Jelek" semua mempunyai reaksi yang sama "..ihhhhh itu Kucing Jelek".

Semua anak kecil dilarang untuk menyentuhnya karena orang dewasa melarang mereka, dan menjauhkan kucing itu dengan kaki besar mereka. Jika "Si Jelek" ingin datang ke rumah mereka mengusirnya, meludahi dan melukai lagi "Si Jelek" atau "Si Jelek" hanya diam di depan pintu rumah itu diam dan hanya melihat saja dari pintu, tanpa berani masuk ke dalam.

"Si Jelek" selalu mempunyai reaksi yang sama, jika kamu berniat menyiraminya dia akan tetap diam disitu sampai kamu menyerah dan berhenti melakukannya. Jika kamu melempari sesuatu ke "Si Jelek", dia hanya merunduk dan merasa bersalah. Suatu saat si Jelek melihat anak-anak bermain, "Si Jelek" hanya mengeong dan berlari ke arah anak-anak dan menggesekan kepalanya ke tangan si anak-anak dan berharap elusan dan "kasih sayang" dari anak-anak itu. Jika kamu pernah memeluknya dia akan menyusup pada tubuhmu menganggap bahwa kamu ibu-nya

Suatu hari "Si Jelek" mengelus dan bermanja ke tetangga, mereka tidak membalasnya dengan baik, dan si jelek selalu mendapat perlakuan buruk. Terdengar dekat rumah, saya mendengar suara "Si Jelek" berteriak dan saya berlari kearahnya dan berusaha mengobatinya, sejak saat itu saya hanya melihat "Si Jelek" terdiam dan tertidur di tempat itu. Suatu waktu saya melihat "Si Jelek" masih tertidur dan kepalanya bergerak melihat ke arahku, saya mendekatinnya dan saat itulah saat-saat "Si Jelek" akan mendekati ajalnya.

"Si Jelek" saya bungkus dengan plastik dan terlihat tangan dan kakinya keluar dari plastik tanpa tenaga, saya ambil dan saya bawa "Si Jelek" ke rumah saya, saya dapat mendengar suaranya yang kehabisan suara dan seperti sedang membisik dan merengek kecil, mungkin karena saya mengangkatnya dan itu membuatnya kesakitan.

"Si Jelek" (*its from /b/ 4 april 2008 when /b/ cried)

Saya dapat mendengar "Si Jelek" kesakitan, menderita dan suara sekaratnya terdengar jelas olehku. Saya angkat "Si Jelek" mendekatiku dia mengeluskan kepalanya kearah tanganku dan dia melihatku dengan pandangan emas sepertinya dia merasa kalau hanya akulah orang yang berada disisinya pada saat dia mati nanti. Walaupun dalam kedaan sakit si jelek yang mempunyai luka pada tubuhnya itu hanya berharap elusan dan kasih sayang yang kecil dan berharap ada yang memperhatikannya.

Pada saat itu saya mengetahui sesuatu bahwa "Si Jelek" adalah binatang paling cantik dan baik yang pernah saya lihat. Belum pernah dia mencoba menggigit atau mencakar ataupun mencoba menjauhiku atau berontak kepadaku. "Si Jelek" hanya melihatku mempercayaiku untuk menghilangkan rasa sakitnya itu.
"Pada saat itu saya mengetahui sesuatu bahwa "Si Jelek" adalah binatang paling cantik dan baik yang pernah saya lihat. Belum pernah dia mencoba menggigit atau mencakar ataupun mencoba menjauhiku atau berontak kepadaku. "Si Jelek" hanya melihatku, mempercayaiku untuk menghilangkan rasa sakitnya itu."

"Si Jelek" mati ditanganku sebelum dia bisa masuk ke rumahku, saya memegangnya erat untuk beberapa saat dan membayangkan seperti apa kehidupan "Si Jelek" selama ini yang berharap kasih sayang dan elusan dari setiap makhluk Tuhan lainnya, pada saat itu "Si Jelek" memberiku pelajaran melebihi ratusan buku dan segala apapun juga, dan saya akan selalu berterima kasih kepadanya.

Dia memiliki luka di luar, tapi saya memiliki luka di dalam dan saya mempelajari sesuatu untuk belajar mencintai, menghargai dan memberikan kasih sayang kepada orang-orang.


"Banyak orang yang berusaha untuk menjadi kaya, sukses, disukai ataupun keren tapi bagi saya. Saya hanya ingin menjadi si Jelek."



Tugas dan Perjuangan Iblis dalam Mencapai Tujuannya

1. Menyesatkan manusia. Manusia terbagi dua golongan: ada yang sesat, yaitu teman-teman setan dan ada yang berada dalam jalan yang lurus, yaitu yang menjadi sasaran kerja setan. Orang-orang yang berada dalam kesesatan tidak akan digoda setan melainkan akan dia jadikan sebagai teman setia yang dia pertahankan untuk tetap dalam kesesatan. Adapun yang digoda adalah golongan orang yang sudah berada dalam jalan yang lurus, yaitu dengan menggiring mereka agar menjadikan ibadah untuk kepentingan dunia dan menilai ibadah dengan nilai duniawi. Dengan cara ini maka mereka akan menilai ketakwaan dirinya dengan ukuran kehidupan lahir. Padahal tiada yang mengetahui ketakwaan seseorang selain Allah Swt. Orang yang didatangi setan tidak terbatas pada orang yang lemah imannya saja tetapi orang yang sekaliber sahabat Rasul saw. pun selalu dia datangi. Karena itu tidak ada alasan bagi kita untuk memandang diri jauh atau aman dari godaan dan bisikan setan apalagi sampai memandang diri sudah mampu menundukkan setan. Hanya saja cara yang digunakan setan untuk menggoda sangat berbeda antara menggoda orang yang imannya lemah dengan orang yang imannya kuat. Demikian pula cara menggoda orang yang tidak mengerti tentang Islam berbeda dengan cara menggoda orang yang mengerti. Jika ada orang yang mengaku bahwa dirinya telah aman dari setan, boleh jadi pengakuan tersebut muncul karena bisikan setan juga. Jika orang yang mengerti tentang Islam telah dapat digoda maka godaan tersebut akan berakibat kepada orang-orang yang bodoh.

Yang sangat dikhawatirkan adalah jika ada orang yang mengerti tentang agama dijadikan pusat kesesatan tanpa dia sadari. Umpamanya, seseorang melakukan hal yang terpuji menurut pandangan manusia lalu dengan perbuatan tersebut dia dapat melahirkan hal-hal yang luar biasa dan di luar jangkauan akal manusia, seperti mengobati orang sakit dengan cara yang sangat sederhana namun banyak orang yang sakit parah mendapat kesembuhan. Dengan terlihatnya sebagai orang luar biasa, maka muncullah keyakinan dari masyarakat yang memandangnya sebagai orang istimewa dan tidak lama dia pun ditempatkan pada kedudukan berhala tanpa dia sadari. Umat yang mengaguminya berkata: kami minta pertolongan kepadanya karena dia adalah orang yang sholeh agar dia mendoakan kami sebagaimana yang dilakukan para sahabat dahulu dan kami yakin bahwa yang menyembuhkan kami hanyalah Allah. Kalimat ini adalah menandakan adanya iman yang terdapat pada qalbu mereka. Semoga Allah tetapkan keimanan pada qalbu mereka hingga ajal menjemput mereka. Namun sebaliknya jika orang yang sholeh itu mendengar ucapan tersebut lalu merasa bahagia serta bangga dengan sanjungan mereka maka ketika itu pula kesholehan dan ketakwaannya berkurang. Jika sudah berkurang maka ketakwaannya sangat mudah untuk menghilang. Jika seseorang sudah kehilangan ketakwaan maka dengan leluasa setan memperalatnya untuk menyesatkan umat dengan berbagai cara antara lain dengan menjadikannya sebagai orang yang sangat luar biasa seperti dapat berhubungan dengan makhluk gaib atau tampil sebagai orang yang dapat mengusir jin. Padahal, terusir dan tidaknya tidak dapat diketahui oleh manusia karena jin adalah gaib. Kemudian tiba saatnya bagi setan untuk menindaklanjuti dengan memperbanyak orang keserupan, maka keluarga dari orang yang keserupan segera mendatangi “orang pintar” tadi dengan haparan agar orang yang kesurupan segera sembuh. Dengan rekayasa setan, akhirnya orang tersebut dikenal menjadi seorang ahli menyembuhkan kesurupan yang dari hari ke hari semakin disibukkan dengan mengobati kesurupan dan dia meyakini bahwa apa yang dia lakukan adalah amal shaleh yang sangat bermanfaat bagi kepentingan umat . Dengan keyakinan ini tidak sedikit para aktifis da’wah disibukan dengan ruqyah yang akhirnya waktu untuk menyebarkan ilmu sedikit demi sedikit berkurang, bahkan ada yang sampai meninggalkan ta’lim. Keluhan dari para santri pun tidak lagi mendapat perhatian serius.

2. Membangkitkan angan-angan kosong. Semua orang memiliki cita-cita ingin hidup bahagia dan selamat dari bahaya. Untuk mencapai yang dicita-citakan ada yang bekerja dengan memperhatikan aturan yang benar dan dapat mengantarkan dirinya mencapai sasaran dan ada pula yang bekerja dengan melanggar aturan dengan anggapan bahwa dia dapat mengambil jalan pintas untuk mencapai yang diharapkan. Ketika dia ingin mendapat keuntungan maka yang terlihat untung yang besar tanpa pengorbanan. Jika sakit pada salah satu anggota badan maka yang terbayang bagaimana caranya agar segera sehat meski harus mengorbankan aqidah. Artinya mengutamakan sehat sementara dan rela mengorbankan sehat yang abadi, yaitu sehat aqidah yang menjadi landasan utama untuk mendapat keuntungan abadi dan di dalam hati terdapat bayangan bahwa umurnya masih panjang. Sekiranya dia berada dalam kesesatan maka dia bercita-cita ingin memperbaikinya setelah tercapai apa yang diinginkan.

3. Menyuruh memotong telinga binatang. Setiap bangsa mendapat warisan budaya dari para pendahulunya, salah satunya adalah budaya memotong telinga binatang. Budaya ini merupakan keyakinan terhadap hal-hal yang sebenarnya tidak ada. Namun, karena mereka meyakininya maka sangat berpengaruh bagi kehidupan mereka, yaitu keyakinan adanya barokah pada binatang tertentu. Hal itu tidak diragukan merupakan ajaran setan yang berkaitan dengan binatang. Sehingga mereka meyakini adanya keistimewaan pada binatang-binatang tertentu. Maka binatang tersebut diberi tanda khusus untuk diyakini bahwa binatang tersebut bukan binatang biasa. Cara ini sangat berkaitan dengan budaya yang telah menjadi kayakinan sebagian masyarakat.

4. Menyuruh untuk mengubah ciptaan Allah. Setan berusaha mendorong hawa nafsu manusia dan mendorong mereka untuk memenuhi tuntutannya dengan cara yang menyimpang dari ajaran Allah. Intinya adalah membuat manusia kehilangan rasa puas terhadap apa yang telah Allah berikan kepada mereka hingga mereka berusaha untuk melakukan perubahan sesuai keinginan kendatipun dengan jalan yang dimurkai-Nya. Jika Iblis berhasil mencapai program-program di atas maka dia akan mendapat tambahan teman dari golongan manusia untuk sama-sama menggoda manusia lainnya agar jumlah orang yang sesat terus bertambah hingga semua orang celaka di akhirat nanti. Semoga Allah melindungi kita semua dari godaan setan.

Dari ayat di Al Qur'an dapat kita ambil pelajaran yang sangat penting bahwa orang yang kemasukan setan tidak selalu terlihat oleh manusia dan tidak pula selalu diketahui oleh manusia. Sementara pengobatan yang dilakukan dengan ruqyah yang dikenal masyarakat sekarang hanya terbatas kepada orang-orang tertentu, yaitu orang yang dipandang kesurupan atau sejenisnya. Dengan tersebarnya pemahaman tentang ruqyah di tengah masyarakat dan praktik meruqyah sering ditayangkan pada bebarapa chanel televisi dengan cara yang tidak sama, maka perlu kita kaji siapa sebenarnya yang terlebih dahulu kemasukan setan?
Cara meruqyah yang manakah yang seuai dengan contoh rasulullah saw? Mengapa setelah banyaknya praktik meruqyah sering terjadi kesurupan baik perorangan atau kesurupan masal? Jika terdengar seorang ahli ruqyah berkata di hadapan seorang pasien: “Orang ini sedang kemasukan jin”. Darimanakah dia dapat mengetahui bahwa di dalam diri orang tersebut terdapat jin? Jika dia menunjuk di mana jin itu berada, maka patut kita pertanyakan: siapakah yang memberi tahu kepadanya? Jika dia mendapat berita dari yang gaib, siapakah yang lebih dulu kemasukan jin, bukankah dia yang lebih dulu kemasukan makhluk gaib, yaitu jin? Kalau diyakini bahwa yang memberi tahu adalah jin muslim, atas dasar apakah jin muslim berinteraksi dengan manusia, padahal sebagaimana manusia muslim senantiasa menghadapai kewajibaan yang demikian banyak maka kewajaban dia juga masih banyak yang belum dilaksanakan? Sungguh tidak patut baginya untuk menyibukan diri dengan melakukan hal yang tidak diperintahkan oleh Allah kepadanya. Jika ditemukan seorang ahli ruqyah mengobati pasien disertai dengan menggunakan tenaga atau gerakan tertentu maka sesungguhnya tenaga dan gerakan tersebut tidak ada kaitannya dengan pengobatan atau ruqyah, sebab ruqyah adalah satu komunikasi seorang hamba dengan Allah.

Ini dari satu segi dan dari segi lain jika ruqyah tersebut berkaitan dengan pengusiran jin dari seseorang maka sesungguhnya jin tidak akan dapat diusir dengan tenaga manusia. Karena jin memiliki dimensi yang berbeda dari manusia. Ketika seseorang mengusir jin dengan menggunakan tenaga pada gerakan tangan, umpamanya, maka sesungguhnya jin dapat memasuki tangan yang digerakan itu. Bahkan dia pun dapat menggerakan tangan tersebut dengan gerakan yang di luar kebiasaan.

Kesimpulan: 
  1. Orang yang kemasukan jin atau setan tidak terbatas pada orang yang dinyatakan kesurupan, tetapi orang yang tidak kesurupan pun banyak sekali yang kemasukan setan. 
  2. Semua orang yang sedang berbuat maksiat adalah orang yang sedang kemasukan setan atau terbawa oleh setan. 
  3. Orang yang diduga kesurupan belum tentu kemasukan setan melainkan boleh jadi dia sedang terkena gangguan kesehatan biasa yang perlu dibawa kepada ahli medis. 
  4. Orang yang menuduh kemasukan setan kepada orang lain, patut dipertanyakan: siapakah sebenarnya yang kemasukan setan itu, mungkinkah dia sendiri yang lebih dahulu kemasukan setan? Bisa saja setan yang mendorong dia untuk berkata tentang yang gaib padahal tidak ada yang mengetahui yang gaib selain Allah dan para rasul sesuai dengan berita melalui wahyu Allah. 
  5. Orang yang mengobati kesurupan dengan ruqyah disertai dengan gerakan-gerakan tertentu, tidak mustahil gerakan tersebut termasuk bantuan setan yang merupakan sandiwara untuk menggiring manusia menuju kesesatan. 
  6. Dengan demikian maka sangatlah penting untuk lebih waspada dalam menangani masalah yang berkaitan dengan keyakinan. Semua orang memiliki potensi yakin. Potensi tersebut ada yang berfungsi sebagaimana mestinya, yaitu meyakini yang ada tetapi tidak terlihat yang disebut dengan ghaib. Ada pula yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, yaitu meyakini sesuatu yang sebenarnya tidak ada yang disebut ‘adam.

*Illustrated by Ed Young 1994, Harcourt Brace & Company
.

Bermain Kokology tentang Keterbukaan Anda

Anda Hanyalah Manusia. Anda sedang berjalan dijalan,memikirkan hal-hal lain, ketika tersandung tong sampah di trotoar dan jatuh. Apa yang tumpah keluar dari tempat sampah?

a. Tidak ada yang tumpah, isi tong sampah kosong.
b. Tumpukan sampah tumpah ke jalan.
c. Biji apel, tulang ayam, dan sampah lain.
d. Plastik sampah yang terikat rapi.


Penjelasan. Pandangan Anda terhadap isi tong menyingkapkan hal-hal yang ada di dalam diri yang berusaha Anda sembunyikan dari umum. Jika Anda memilih:


a. Tidak ada yang tumpah, isi tong sampah kosong. Anda cenderung hidup tanpa menarik perhatian atau berpura-pura. Apa yang Anda lihat, itulah yang didapatkan. Hanya kejujuran inilah yang membuatnya menarik.

b. Tumpukan sampah tumpah ke jalan. Mungkin kelihatnya Anda bersikap jujur dan terus terang kepada orang lain tapi sebenarnya memiliki setumpuk perasaan yang tak terkatakan yang terkunci di dalamnya.

c. Biji apel, tulang ayam, dan sampah lain. Anda yang memilih ini adalah orang yang menyembunyikan nafsu makan dan keinginan alamiah terhadap makanan. Sebaiknya Anda tak begini terus karena akan menekan Anda. Longgarkan sedikit jadwal diet Anda dan makanlah bersama teman.


d. Plastik sampah yang terikat rapi. Anda memiliki rasa penguasaan diri yang kuat. Mungkin terlalu kuat. Anda tidak suka memperlihatkan kelemahan atau mengeluh. Tapi membiarkan orang lain tahu kelemahan Anda bukanlah sesuatu yang buruk. Bahkan dapat membuat Anda rileks.

.

Tes Kokology tentang Perasaan Aman Anda

Keperluan yang Paling Sederhana. Anda sedang bersiap-siap menjalani hari ini dan mengumpulkan barang-barang. Selain keperluan yang paling sederhana, yang mana dari barang-barang dibawah ini yang ingin dibawa?
  • Buku alamat atau agenda pribadi Anda
  • Hairspray
  • Jimat keberuntungan
  • Permen atau permen karet

*Sebelum menjawab, dibawah ini ada 8 tips yang kita ringkas untuk memudahkan akurasi jawaban anda, 8 Tips memainkan Kokology:
  1. Katakan hal pertama yang muncul dikepala anda.
  2. Kalau bisa mainkan bersama orang lain.
  3. Jangan berusaha mengira-ngira jawaban
  4. Jujurlah dengan diri sendiri
  5. Bersiaplah
  6. Jangan membaca lebih awal
  7. Lihatlah reaksi orang(termasuk diri anda).
  8. Tetaplah berpikiran terbuka

Penjelasan: Pilihan dari benda tadi, sebenarnya memberi tahu tentang sebagian dari kepribadian Anda yang tidak aman. Bila memilih :
  • Buku alamat atau agenda pribadi Anda. Anda tidak percaya dengan ingatan seperti nomor telepon, hari ulang tahun dan janji, Anda sering melupakan sehingga selalu tidak ingin ketinggalan buku atau agenda.
  • Hairspray. Penampilan sangat penting bagi Anda. Anda selalu terlihat rapi dan siap menghadapi hari, tapi kadang-kadang Anda terlalu berlebihan.
  • Jimat keberuntungan. Anda sangat percaya dengan nasib buruk, takut segala sesuatu tiak berjalan sesuai keinginan. Anda bukan terlalu percaya takhayul, tapi Anda merasa lebih aman jika membawa hal yang Anda anggap jimat itu.
  • Permen atau permen karet. Anda terlalu kuatir dengan program diet. Hanya makan sedikit setiap hari. Membuka kulkas setiap kali hanya untuk memeriksa saja. Menyimpan permen mint atau permen coklat membuat Anda merasa aman.

*kokology
.

Tes Kokology tentang Pilihan & Pengelolaan Keuangan

Cara Bermain Kokology? Dalam buku nya, Prof.Isamu Saito mengemukakan 8 tips cara memainkan game psikologi ini yaitu :
  1. Katakan hal pertama yg muncul di kepala anda. Kita diharapkan tidak ragu dalam memilih jawaban karena dalam kokology tidak ada jawaban yang benar atau pun salah.
  2. Mainkan bersama orang lain. Kita dapat membaca kokology sendiri tapi lebih asik lagi apabila kita membentuk kelompok kecil(bersama teman) untuk memainkan permainan ini. Sehingga kita dapat mengenal karakter masing-masing satu sama lain.
  3. Jangan berusaha mengira-ngira jawaban. Lazim apabila kita ingin berusaha lebih pintar dari kuis tapi cara ini tidak dapat dipakai dalam kokology serta tidak efektif.
  4. Jujulah dengan diri sendiri. Kita diharapkan jangan takut untuk menerima kebenaran tentang kekurangan diri sendiri. Bersikaplah jujur dan terima diri Anda apa adanya.
  5. Besiaplah. Beberapa kuis memerlukan alat bantu seperti kertas dan pensil karena And akan menuliskan jawaban Anda sendiri tanpa berdasar opsi tau pilihan.
  6. Jangan membaca penjelasan jawaban terlebih dahulu. Mungkin kebanyakan kita penasaran akan jawaban yang terdapat dalam soal tapi lebih baik menjadikan jawaban sebagai kejutan.
  7. Lihatlah reaksi Anda. Jadikan jawaban Anda sebagai reaksi nyata terhadap sikap yg ada dalam diri Anda. Ini merupakan suatu proses yang mengandung pelajaran dan hiburan tentunya.
  8. Tetaplah berpikir terbuka. Dalam kokology tidak ada jawaban salah maupun benar jadi, bersikaplah terbuka atas segala perbedaan yang ada baik untuk jawaban diri sendiri maupun teman lainnya.

Tentang Kokology lebih lanjut visit: Tentang Seseorang (Test Kokology Akurat 95%!!)
OK, langsung silahkan dibaca uraiannya dan kemudian jawab saja langsung. Are you ready?? (Ready hehe...)

Di Halaman Sebuah Majalah. Anda baru saja membeli sebuah majalah mingguan dan membawanya pulang untuk dibaca. Bagaimana cara Anda membaca isi majalah itu?

a. Membaca seluruh majalah secara urut dari halaman awal sampai terakhir.
b. Langsung membaca artikel yang Anda angap menarik dan hanya membaca itu saja.
c. Membuka secara acak dan membaca apa saja yang terlihat menarik.
d. Selama format majalah tidak berubah, Anda membaca majalah itu dengan uruan yang sama seperti biasanya.

 
Penjelasan: Cara Anda membaca majalah menunjukkan bagaimana menghadapi keanekaragaman pilihan serta merencanakan pengelolaan keuangan. Bila memilih :

a. Membaca seluruh majalah secara urut dari halaman awal sampai akhir, maka Anda termasuk jenis orang yang tahu ke mana setiap sen uang Anda dan digunakan untuk apa. Buka karena Anda terlalu kuatir soal anggaran, Melainkan Anda hanya merasa lebih nyaman mengetahui posisi segala sesuatu secara jelas.

b. Langsung membaca artikel yang Anda angap menarik dan hanya membaca itu saja, Anda termasuk tipe orang yang jika memiliki uang, Pada saat itu juga membeli apapun yang menarik. Kalau pun berhasil menabung, maka anda akan bergegas ke mesin ATM terdekat untuk mengambil uang hanya untuk memenuhi sesuatu yg diinginkan.

c. Membuka secara acak dan membaca apa saja yang terlihat menarik. Termasuk katagori orang ekonomis, tapi kebanyakan orang menyebut Anda kikir. Tapi kenyataannya Anda tidak menggunakan uang secara sembrono. Anda lebih suka menyimpannya untuk masa depan. Tapi ada baiknya Anda bersenang-senang sesekali.

d. Selama format majalah tidak berubah, Anda membaca majalah itu dengan urutan yang sama seperti biasanya. Anda dapat dikatagorikan boros, karena membelanjakan uang secara berlebihan dan tidak peduli dengan nasib keuangan Anda dimasa depan. Perlu seseorang yang dapat mengelola keuangan dengan baik, untuk Anda mintai bantuan menolong Anda.


*kokology
.
f⊕☻L∮ ♠ g∀ΓdΞη


13 Nasehat Kehidupan...

1. Jika kita memelihara kebencian dan dendam, maka seluruh waktu dan pikiran yang kita miliki akan habis dan kita tidak akan pernah menjadi orang yang produktif.

2. Kekurangan orang lain adalah ladang pahala bagi kita untuk memaafkannya, mendoakannya, memperbaikinya dan menjaga aibnya.

3. Bukan gelar atau jabatan yang menjadi orang menjadi mulia. Jika kualitas pribadi buruk, semua itu hanyalah topeng tanpa wajah.

4. Ciri seorang pemimpin yang baik akan nampak dari kematangan pribadi, buah karya, serta integrasi antara kita dengan perbuatannya.

5. Jika kita belum bisa membagikan harta, kalau kita tidak bisa membagikan kekayaan, maka bagikanlah contoh kebaikan.

6. Jangan pernah menyuruh orang lain sebelum menyuruh diri sendiri, jangan pernah melarang orang lain sebelum melarang diri sendiri.

7. Pastikan kita sudah bersedekah hari ini, baik dengan materi, dengan ilmu, tenaga, atau minimal dengan seyuman yang tulus.

8. Para pembohong akan dipenjara oleh kebohongannya sendiri, orang yang jujur akan menikmati kemerdekaan dalam hidupnya.

9. Bila memiliki banyak harta, kita akan menjaga harta. Namun jika kita memiliki banyak ilmu, maka ilmulah yang akan menjaga kita.

10. Kalau hati kita bersih, tak ada waktu untuk berpikir licik, curang atau dengki sekalipun.

11. Bekerja keras adalah bagian dari fisik, bekerja cerdas merupakan bagian dari otak, sedangkan bekerja ikhlas ialah bagian dari hati.

12. Jadikanlah setiap kritik bahkan penghinaan yang kita terima sebagai jalan untuk memperbaiki diri.

13. Kita tidak pernah tahu kapan kematian akan menjemput kita, tapi kita tahu persis seberapa banyak bekal yang kita miliki untuk menghadapinya.

Foto ilustrasi oleh Fengniao: Terima kasih untuk sebuah kehangatan hati... ^^
.

Aku Benci Lampu Merah (Kisah Nyata)

Satu siang di Bekasi, lampu merah menyala. Seorang nenek-nenek renta dengan hanya sebelah tangan menawarkan sapu lidi, sebelah tangannya lagi tidak nampak, hanya terlihat pangkal lengan yang kosong. Hatiku nyeri, kuturunkan kaca mobil,
“Berapa Nek?” “Sepuluh ribu neng… ”
Kuulurkan sepuluh ribuan, kukira aku akan mendapat satu sapu lidi. Tapi nenek-nenek itu mengangsurkan semua, tiga sapu lidi yang dipegang dengan sebelah tangannya yang tersisa.
“Saya cuma beli satu Nek” kataku ragu
“Enggak pa pa neng, tiga-tiganya ini sepuluh ribu” jawab nenek itu
Lalu nenek itu mengucapkan terima kasih yang diteruskan dengan rentetan doa untuk keselamatan dan keberkahan bagiku. Sepuluh ribu untuk tiga sapu lidi, dan untuk doa yang tak ternilai harganya….

Tapi tiba-tiba,
“Ngapain sih beli begituan ?” hmmmmm, teman seperjalananku protes
“Nggak liat kenapa?” jawabku rada sengak juga
“Sepuluh orang aja seperti kamu, seratus ribu sehari, tiga juta sebulan”
Aku memilih diam
“Gaji pramusiwi saja nggak sampai segitu”
“Nenek itu nggak mungkin jadi pramusiwi neng… ” balasku
“Tiga juta sebulan dari sapu lidi begituan” masih saja bersungut-sungut
“Oke, kamu gantian jadi nenek itu, tiga juta sebulan. Mau ?!!”
Huhhhh, menguap semua protes….

Apa susahnya berbagi sedikit keberuntungan kita, untuk ketidak beruntungan orang lain? Ngomong-ngomong, aku sendirian di mobil, jadi kenalkan, itu tadi sisi diriku yang lain…

*http://pingkanrizkiarto.multiply.com
*foto ilustrasi: Seorang nenek berjualan sapu lidi di atas trotoar di kawasan Baciro Yogyakarta. Meski usia telah senja, ia tetap semangat berjualan./ DETIK FOTO.
.

Perempuan yang Dicintai Suamiku

Kehidupan pernikahan kami awalnya baik-baik saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.
Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.
Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal-hal seperti itu sebagai ungkapan sayang.

Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan makan berdua diluarpun hampir tidak pernah. Kalau kami makan di meja makan berdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan obrolan yang terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu.
Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran dikamar, atau main dengan anak-anak kami, dia jarang sekali tertawa lepas. Karena dia sangat pendiam, aku menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas.

Aku mengira rumah tangga kami baik-baik saja selama 8 tahun pernikahan kami. Sampai suatu ketika, disuatu hari yang terik, saat itu suamiku tergolek sakit dirumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya, dibanding makan dirumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama Meisha, temannya Mario saat dulu kuliah.

Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara, seakan-akan waktu berhenti berputar dan terpana dengan kalimat-kalimatnya yang ringan dan penuh pesona. Setiap orang, laki-laki maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.

Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu, Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja.
Aku mulai mengingat-ingat 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering termenung didepan komputernya. Atau termenung memegang HP-nya. Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang membingungkan.

Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal, karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa dengan suara riangnya, "Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini? Tidak mau makan juga? Uhh… dasar anak nakal, sini piringnya,” lalu dia terus mengajak Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba-tiba saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Dan… aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun!

Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya. Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang kerumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.

Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha begitu manis, dia bisa hadir tiba-tiba, membawakan donat buat anak-anak, dan membawakan ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan-jalan, kadang mengajakku nonton. kali lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu-lucu.
Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai perempuan berhati bidadari itu? Karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu, apa yang bergejolak dihatinya.
Suatu sore, mendung begitu menyelimuti Jakarta, aku tidak pernah menyangka, hatikupun akan mendung, bahkan gerimis kemudian.
Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun, rambutnya keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka password email Papa nya, dan memanggilku, ”Mama, mau lihat surat papa buat tante Meisha?”
Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu,

Dear Meisha,

Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini, bahkan pada Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya, karena dia ibu dari anak-anakku.

Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh-sungguh mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu, tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku tidak menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik-konflik terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku menikahinya.

Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya, seperti ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon-pohon beringin yang tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya. Seperti pepohonan di hutan-hutan belantara yang tidak pernah minta disirami, namun tumbuh dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.

Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik orang lain dan aku adalah laki-laki yang sangat memegang komitmen pernikahan kami. Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu. Meskipun ada tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, you are the only one in my heart.

yours,
Mario

Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat. Meskipun baru berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan menyayangiku.
Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Dia mencintai perempuan lain.
Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat itu aku simpan diamplop, dan aku letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.
Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku mengumpulkan tabunganku yang kusimpan dari sisa-sisa uang belanja, lalu aku belikan motor untuk mengantar dan menjemput anak-anakku. Mario merasa heran, karena aku tidak pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam-macam merek tas dan baju. Aku terpuruk dalam kehancuranku. Aku dulu memintanya menikahiku karena aku malu terlalu lama pacaran, sedangkan teman-temanku sudah menikah semua. Ternyata dia memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya.

Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa aku juga seorang perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya? Kenapa dia tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan aku? Itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.

Mario terus menerus sakit-sakitan, dan aku tetap merawatnya dengan setia. Biarlah dia mencintai perempuan itu terus didalam hatinya. Dengan pura-pura tidak tahu, aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu. Kebahagiaan Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu mencintainya.

***

Setahun kemudian…
Meisha membuka amplop surat-surat itu dengan air mata berlinang. Tanah pemakaman itu masih basah merah dan masih dipenuhi bunga.

”Mario, suamiku….
Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja dikantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku. Aku begitu terpesona padamu yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku tidak bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan tidak memperdulikan aku. Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku… Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak pria, telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau melakukan apa saja untukku…..

Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario.

Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, ”Kenapa, Rima? Kenapa kamu mesti cemburu? Dia sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi istriku?”
Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.

Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak pernah bahagia bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah wanita yang sempurna yang engkau inginkan.


Istrimu,

Rima”

Di surat yang lain,

“…....... Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah, engkau tidak lagi sedingin es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang Meisha….....”

Disurat yang kesekian,

“…......Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta padaku.
Aku telah berubah, Mario. Engkau lihatkan, aku tidak lagi marah-marah padamu, aku tidak lagi suka membanting-banting barang dan berteriak jika emosi. Aku belajar masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi boros, dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar dengan ibumu. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang kerumah. Dan aku selalu meneleponmu, untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu jika engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi, aku menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, dirumah sakit saat engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….

Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu, aku akan tetap berusaha dan menantinya……..”

Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya… dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu disampingnya.

Disurat terakhir, pagi ini…

“…………..Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9. Tahun lalu engkau tidak pulang kerumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang, karena hari ini aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin aku belajar membuatnya dirumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup, karena waktu pulang hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai motor.
Saat aku tiba dirumah kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak sakit.

Tahukah engkau suamiku,
Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita pacaran, dan hampir 9 tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari matamu, inikah tanda-tanda cinta mulai bersemi dihatimu?...……”

Jelita menatap Meisha, dan bercerita,
”Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh aku melihat keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya kepadaku. Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu, dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah-marah kepadaku, tapi aku selalu menyayanginya. Mama memarkir motornya diseberang jalan. Ketika mama menyeberang jalan, tiba-tiba mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan tinggi… aku tidak sanggup melihatnya terlontar, Tante….. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……” Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan sakit di hatinya, tapi dia sangat dewasa.

Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Mario mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin Rima membacanya.

Dear Meisha,

Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia tidak lagi marah-marah dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan memeluknya. Tiba-tiba aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku mulai bergetar…. Inikah tanda-tanda aku mulai mencintainya?

Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan, Meisha. Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku akan membelikan mobil mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. Bukan karena dia ibu dari anak-anakku, tapi karena dia belahan jiwaku….

Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang masih terduduk disamping nisan Rima. Diwajahnya tampak duka yang dalam. Semuanya telah terjadi, Mario.

Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.
.

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
23