5 Kisah Mengharukan dari Dunia Fauna

Berbicara soal hewan, pikiran kita akan langsung tertuju ke kebun binatang. Di kebun binatang, kita sebenarnya tidak hanya berekreasi bersama keluarga. Namun juga memberikan pengetahuan kepada anak soal dunia hewan. Mulai dari hewan buas, unik, langka, hingga yang lucu dan menggemaskan.

Apapun itu, keberadaan hewan adalah anugerah bagi ekosistem di dunia. Karena itu, tak jarang hewan hidup berdampingan dengan mahluk lain, termasuk manusia. Apakah itu sebagai peliharaan, atau pun teman.

Ada orang yang mengatakan bahwa hewan peliharaan memberikan kesetiaan dan kasih sayang tak bersyarat kepada sang majikan. Bahkan, banyak kisah atau cerita tentang hewan yang menjadi perhatian media. Berikut kisah-kisah mengharukan dari dunia fauna di dunia.

1. Anjing Setia Hingga Akhir Hayat (Amerika Serikat)


 Setia Hingga Akhir Hayat.

Di Amerika Serikat, seorang prajurit marinir bernama Jon Tumilson yang berusia 25 tahun, memiliki hewan peliharaan anjing jenis Hawkeye. Pada Agustus 2011 , Jon bersama 21 teman prajurit lainnya tewas setelah helikopter Chinook yang mereka tumpangi jatuh ditembak gerilyawan Afghanistan.

Ada pemandangan mengharukan pada saat penghormatan terakhir bagi Jon Tumilson. Ratusan orang yang hadir melihat anjing Hawkeye, turut terbaring di depan peti mati sang majikan sepanjang upacara penghormatan terakhir berlangsung. Anjing Hawkeye rupanya belum bisa melupakan kenangan yang dilewati bersama sang majikan.

Sepupu Jon Tumilson, yaitu Lisa Pembleton mengabadikan peristiwa tersebut, sebelum kemudian diunggah di internet. Anjing Hawkeye malang tersebut akhirnya dipelihara oleh salah seorang teman dekat Jon. Apa yang diperlihatkan Hawkeye merupakan wujud kesetiaan seekor hewan pada majikannya.

Lebih dari itu, kalau kita amati, sikap sang majikanlah yang bisa membuat hewan tak akan pernah melupakan tuannya. Demikian pula dengan kehidupan, jika kita tak pernah menyayangi, mana mungkin orang peduli?

Mirip sama cerita anjing Hachiko dari Jepang...



2. Persahabatan Singa dengan 2 Orang Sahabat (Inggris)

Anthony Bourke, John Rendall, dan Christian
Kisah yang satu ini tentang si raja hutan, singa. Pada tahun 1970-an, seekor singa bernama Christian menggemparkan dunia dengan kisahnya. Seekor singa yang terkenal buas, ternyata memiliki sisi lembut seperti halnya manusia. Mereka juga punya kasih sayang, ingatan, rasa rindu, dan tentunya kesetiaan. Pada awalnya, Christian menjadi korban kejahatan pemburu untuk diperdagangkan secara ilegal.

Tepatnya pada tahun 1969, Anthony Bourke dan sahabatnya, John Rendall, terkejut ketika menemukan seekor singa berusia 6 bulan di Harrods Pet Shop di Inggris, nasib ibu dan saudara singa tersebut tidak diketahui.

Kedua sahabat tersebut kemudian membeli bayi singa untuk dirawat di rumah. Mereka memberi nama bayi singa itu Christian. Mereka bertiga tinggal di sebuah rumah di London. Anthony dan John memperlakukan Christian layaknya sahabat. Mereka bermain bola bersama, nonton bersama, dan jalan-jalan bersama. Singkat kata jalinan persahabatan mereka tak bisa terpisahkan.

Sembilan bulan berlalu, Christian tumbuh menjadi singa dewasa. Lingkungan sudah tidak cocok lagi dengan Christian. Tetangga sekitar takut melihat seekor singa besar jantan berlarian. Meski sedih, Anthony dan John akhirnya mengembalikan Christian ke hutan Kenya, Afrika.

Setelah satu tahun berpisah, Anthony dan John memutuskan untuk mengunjungi Christian di Afrika. Ahli singa dan pengurus hutan di Afrika melarang keduanya mendekat, atau bahkan mencarinya, karena Christian sudah menjadi singa liar dewasa yang tentu saja akan sangat membahayakan.

Anthony dan John tak peduli. Mereka tetap ke Afrika karena percaya persahabatan yang terjalin sudah sangat dalam. Salah seorang teman mereka tertarik dan ikut bersama untuk merekam momen spesial tersebut.

Setelah berjam-jam mencari, mereka akhirnya bertemu Christian di dekat pegunungan. Teman Anthony dan John yang merekam kejadian tersebut menahan nafas saat melihat sosok singa besar berlari ke arah mereka. Hanya Anthony dan John saja yang bersikap santai seolah menyambut teman lama.

Sesuai perkiraan, Christian ternyata tidak melupakan Anthony dan John. Singa besar itu justru merasa senang. Ia bergantian memeluk, mencium Anthony dan John, seperti kebiasaan mereka dulu. Mereka bercengkarama beberapa jam, sebelumnya akhirnya berpisah lagi.

Friends
Pertemuan kembali mereka di Afrika.
Di London: Singa 'Raja kota London'
Di London: Bermain piyama.
Di London: Bersama John Rendall di flat Chelsea
Di London: Gaya hidup si 'Singa London'


3. Kucing Jantan Kehilangan Pasangannya (Turki)


Kisah ini terjadi di kota Antalya, Turki. Secara tak sengaja, dengan menggunakan kamera video amatir, seorang warga merekam seekor kucing jantan yang sedang memberikan pertolongan kepada betinanya yang terkapar setelah tertabrak mobil.

Seperti tindakan manusia saat menolong korban kecelakaan lalu lintas, kucing jantan terus memberikan pertolongan pertama dengan menekan-nekan bagian tubuh kucing betina yang sedang terkapar. Tak sampai di situ, sang jantan juga menjilati dan menciumi wajah kucing betina.

Sesekali, si kucing jantan menyandarkan kepalanya di kepala dan pundak sang betina. Adegan ini berlangsung hampir dua jam lamanya.

Sejumlah orang mencoba membantu, namun kucing jantan tak membiarkan mereka mendekat.
Dokter hewan akhirnya tiba di tempat kejadian dan membawa kucing betina. Sayang, kedatangan dokter hewan itu terlambat karena si kucing betina sudah tak bisa disadarkan dan meninggal dunia.



4. Akhir Kisah Cinta Sepasang Burung


Berikut ini pelajaran kesetiaan dari sepasang burung. Pasangan burung ini dikabarkan diambil fotonya di suatu wilayah di negara Republik Ukraina, saat burung jantan tersebut sedang berusaha menyelamatkan pasangan betinanya.

Seekor burung betina terkapar di pelataran dengan kondisi tubuh yang parah. Pasangannya, seekor burung jantan membawakan makanan untuk sang betina dengan kasih sayang dan haru. Makanan yang dibawa melalui paruhnya, kemudian disuapkan kepada sang betina.

Upaya tenaga serta kasih sayang yang ditunjukkan burung jantan, ternyata tidak mampu menolong pujaan hatinya.

Beberapa lama setelah diberikan makanan, burung betina akhirnya mati. Mengetahui pasangan yang dicintainya telah pergi, burung jantan pun menangis. Sambil berdiri di samping burung betina, sang jantan kemudian berteriak dengan suara yang menyedihkan.

Jutaan orang di Amerika dan Eropa yang menyaksikan tayangan ini melalui youtube, meneteskan air mata.

*Sad Love Story of Birds (Kisah Cinta Sejati yang Mengejutkan Dunia)
=>http://chillinaris.blogspot.com/2012/06/sad-love-story-of-birds-kisah-cinta.html



5. Saat-Saat Terakhir 'Knut' si Beruang Kutub (Jerman)

 

Kematian beruang kutub bernama Knut difilmkan pihak kebun binatang Berlin. Beruang ini menjadi besar ketika dipelihara oleh penjaga kebun binatang. Semula, beruang Knut ditolak ibunya saat lahir pada 5 Desember 2006 di penangkaran.

Beruang Knut mati pada hari sabtu. Petugas kebun binatang mengatakan, beruang Knut mati saat sedang sendiri di pekarangannya. Namun dijelaskan jika sebelum mati, beruang berbulu halus itu tidak mengalami sakit.

Sebuah visum kemudian dilakukan pada hari Senin. Pada saat kejadian, hampir 700 orang melihat beruang berusia empat tahun itu mati. Wali kota Berlin, Klaus Wowereit bahkan menyebutkan, kematian Knut mengerikan.

Beruang Knut diperlihatkan ke publik, 15 minggu setelah dilahirkan. Namanya makin terkenal ketika berfoto bersama dengan aktor Leonardo Di Caprio yang diabadikan fotografernya yang ternama, Annie Leibovitz.

Meski belum pernah diliris angka pastinya, namun beruang Knut telah menghasilkan pendapatan ratusan ribu Euro melalui segala replika yang dibuat. Seperti, kartu pos, gantungan kunci, permen, serta boneka. Kematiannya tentu meninggalkan kesedihan dari para pecintanya. Bahkan ratusan penggemarnya dengan sedih mengatakan selamat tinggal Knut.

Leonardo DiCaprio and Knut: Photography by Annie Leibovitz


Knut di kebun binatang Berlin

~*♥

.
.

3 komentar:

Sabtu, 23 Juni 2012 03.09.00 WIB Susanna mengatakan...

Great blog, I like it!:) I'm just sorry I don't understand your language.

xoxo
Susanna
http://susanna-behindmyeyes.blogspot.com

Sabtu, 06 April 2013 10.32.00 WIB Anonim mengatakan...

menghrukan sekali kisah ini, saya sangat tertegun melihatnya bahwa ada sesuatu yang benar berharga untuk di jadikan pengalaman. walaupun saya yah sudahlah jangan diteruskan lagi nanti saya tambah galau

Rabu, 15 Mei 2013 10.56.00 WIB manz mengatakan...

menarik sangat mengharukan dan deramatis .,

kunjungan blog balik.,

Poskan Komentar

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
23