Barangkali Cinta



Barangkali cinta…
jika darahku mendesirkan gelombang
yang tertangkap oleh darahmu
dan engkau beriak karenanya.
Darahku dan darahmu,
terkunci dalam nadi yang berbeda,
namun berpadu dalam badai yang sama.

Barangkali cinta…
jika napasmu merambatkan api
yang menjalar ke paru-paruku
dan aku terbakar karenanya.
Napasmu dan napasku,
bangkit dari rongga dada yang berbeda,
namun lebur dalam bara yang satu.

Barangkali cinta…
jika ujung jemariku mengantar pesan
yang menyebar ke seluruh sel kulitmu
dan engkau memahamiku seketika.
Kulitmu dan kulitku,
membalut dua tubuh yang berbeda,
namun berbagi bahasa yang serupa.

Barangkali cinta…
jika tatap matamu membuka pintu menuju jiwa
dan aku dapati rumah yang kucari.
Matamu dan mataku,
tersimpan dalam kelopak yang terpisah,
namun bertemu dalam setapak yang searah.

Barangkali cinta…
karena darahku, napasku, kulitku,
dan tatap mataku,
kehilangan semua makna dan gunanya
jika tak ada engkau di seberang sana.

Barangkali cinta…
karena darahmu, napasmu, kulitmu,
dan tatap matamu,
kehilangan semua perjalanan dan tujuan
jika tak ada aku di seberang sini.

Pastilah cinta…
yang punya cukup daya, hasrat, kelihaian,
kecerdasan, dan kebijaksanaan
untuk menghadirkan engkau, aku,
ruang, waktu,
dan menjembatani semuanya
demi memahami dirinya sendiri.

Oleh: Dewi Dee
* Inspired by one Dyad session in one spasmic morning in Ubud

~*

Siapakah Dewi Dee??

Dewi Lestari Simangunsong yang akrab dipanggil Dee (lahir di Bandung, Jawa Barat, 20 Januari 1976) adalah seorang penulis dan penyanyi asal Indonesia. Lulusan jurusan Hubungan Internasional Universitas Parahyangan ini awalnya dikenal sebagai anggota trio vokal Rida Sita Dewi. Sejak menerbitkan novel Supernova yang populer pada tahun 2001, ia juga dikenal luas sebagai novelis. (wikipedia)

Dee juga adalah seorang vegetarian. 
Dee pernah meluncurkan sebuah album solo berbahasa Inggris pada 2006, berjudul Out Of Shell. Album ini menjadikan dirinya sebagai MTV Exclusive Artist.
Pada tanggal 29 Agustus 2009, "Perahu Kertas resmi beredar di toko-toko buku, diterbitkan atas kerjasama antara Truedee Books dan Bentang Pustaka. (Kalau tidak salah ini buku terakhirnya setelah 11 tahun vakum).

Saya pernah membaca sebuah ulasan sebuah topik atau apalah (saya lupa) tentang penulis-penulis  handal. Kalau tidak salah begini kalimatnya, "Lebih hebat mana antara penulis sebuah buku dengan para pembacanya?". Ada quote Dee yang bagus, yang menggambarkan bahwa Dee adalah sosok yang memang pantas disebut penulis handal tapi sekaligus juga low profile, mengenai karyanya yang banyak dicap fenomenal, terutama era 'Supernova'. Berikut quote-nya:
“Tujuan saya tidak pernah membuat ‘karya fenomenal’, karena menurut saya hal tersebut adalah sesuatu yang diberikan oleh orang lain,” ~Dee



.
.


0 komentar:

Poskan Komentar

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
23