Kisah Pengorbanan Ibu


Jalannya sudah tertatih-tatih, karena usianya sudah lebih dari 70 tahun, sehingga kalau tidak perlu sekali, jarang ia bisa dan mau keluar rumah. Walaupun ia mempunyai seorang anak perempuan, ia harus tinggal di rumah jompo, karena kehadirannya tidak diinginkan. Masih teringat olehnya, betapa berat penderitaannya ketika akan melahirkan putrinya tersebut. Ayah dari anak tersebut minggat setelah menghamilinya tanpa mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Di samping itu keluarganya menuntut agar ia menggugurkan bayi yang belum dilahirkan, karena keluarganya merasa malu mempunyai seorang putri yang hamil sebelum nikah, tetapi ia tetap mempertahankannya, oleh sebab itu ia diusir dari rumah orang tuanya.

Selain aib yang harus di tanggung, ia pun harus bekerja berat di pabrik untuk membiayai hidupnya. Ketika ia melahirkan putrinya, tidak ada seorang pun yang mendampinginya. Ia tidak mendapatkan kecupan manis maupun ucapan selamat dari siapapun juga, yang ia dapatkan hanya cemohan, karena telah melahirkan seorang bayi haram tanpa bapak. Walaupun demikian ia merasa bahagia sekali atas berkat yang didapatkannya dari Tuhan di mana ia telah dikaruniakan seorang putri. Ia berjanji akan memberikan seluruh kasih sayang yang ia miliki hanya untuk putrinya seorang, oleh sebab itulah putrinya diberi nama Love – Kasih.

Siang ia harus bekerja berat di pabrik dan di waktu malam hari ia harus menjahit sampai jauh malam, karena itu merupakan penghasilan tambahan yang ia bisa dapatkan. Terkadang ia harus menjahit sampai jam 2 pagi, tidur lebih dari 4 jam sehari itu adalah sesuatu kemewahan yang tidak pernah ia dapatkan. Bahkan Sabtu Minggu pun ia masih bekerja menjadi pelayan restaurant. Ini ia lakukan semua agar ia bisa membiayai kehidupan maupun biaya sekolah putrinya yang tercinta. Ia tidak mau menikah lagi, karena ia masih tetap mengharapkan, bahwa pada suatu saat ayah dari putrinya akan datang balik kembali kepadanya, di samping itu ia tidak mau memberikan ayah tiri kepada putrinya.

mamawsplace4.blogspot.com
Sejak ia melahirkan putrinya ia menjadi seorang vegetarian, karena ia tidak mau membeli daging, itu terlalu mahal baginya, uang untuk daging yang seyogianya ia bisa beli, ia sisihkan untuk putrinya. Untuk dirinya sendiri ia tidak pernah mau membeli pakaian baru, ia selalu menerima dan memakai pakaian bekas pemberian orang, tetapi untuk putrinya yang tercinta, hanya yang terbaik dan terbagus ia berikan, mulai dari pakaian sampai dengan makanan.

Pada suatu saat ia jatuh sakit, demam panas. Cuaca di luaran sangat dingin sekali, karena pada saat itu lagi musim dingin menjelang hari Natal. Ia telah menjanjikan untuk memberikan sepeda sebagai hadiah Natal untuk putrinya, tetapi ternyata uang yang telah dikumpulkannya belum mencukupinya. Ia tidak ingin mengecewakan putrinya, maka dari itu walaupun cuaca diluaran dingin sekali, bahkan dlm keadaan sakit dan lemah, ia tetap memaksakan diri untuk keluar rumah dan bekerja. Sejak saat tersebut ia kena penyakit rheumatik, sehingga sering sekali badannya terasa sangat nyeri sekali. Ia ingin memanjakan putrinya dan memberikan hanya yang terbaik bagi putrinya walaupun untuk ini ia harus bekorban, jadi dlm keadaan sakit ataupun tidak sakit ia tetap bekerja, selama hidupnya ia tidak pernah absen bekerja demi putrinya yang tercinta.

Karena perjuangan dan pengorbanannya akhirnya putrinya bisa melanjutkan studinya diluar kota. Di sana putrinya jatuh cinta kepada seorang pemuda anak dari seorang konglomerat beken. Putrinya tidak pernah mau mengakui bahwa ia masih mempunyai orang tua. Ia merasa malu bahwa ia ditinggal minggat oleh ayah kandungnya dan ia merasa malu mempunyai seorang ibu yang bekerja hanya sebagai babu pencuci piring di restaurant. Oleh sebab itulah ia mengaku kepada calon suaminya bahwa kedua orang tuanya sudah meninggal dunia.

Pada saat putrinya menikah, ibunya hanya bisa melihat dari jauh dan itupun hanya pada saat upacara pernikahan di gereja saja. Ia tidak diundang, bahkan kehadirannya tidaklah diinginkan. Ia duduk di sudut kursi paling belakang di gereja, sambil mendoakan agar Tuhan selalu melindungi dan memberkati putrinya yang tercinta. Sejak saat itu bertahun-tahun ia tidak mendengar kabar dari putrinya, karena ia dilarang dan tidak boleh menghubungi putrinya. Pada suatu hari ia membaca di koran bahwa putrinya telah melahirkan seorang putera, ia merasa bahagia sekali mendengar berita bahwa ia sekarang telah mempunyai seorang cucu. Ia sangat mendambakan sekali untuk bisa memeluk dan menggendong cucunya, tetapi ini tidak mungkin, sebab ia tidak boleh menginjak rumah putrinya. Untuk ini ia berdoa tiap hari kepada Tuhan, agar ia bisa mendapatkan kesempatan untuk melihat dan bertemu dengan anak dan cucunya, karena keinginannya sedemikian besarnya untuk bisa melihat putri dan cucunya, ia melamar dengan menggunakan nama palsu untuk menjadi babu di rumah keluarga putrinya.

Ia merasa bahagia sekali, karena lamarannya diterima dan diperbolehkan bekerja disana. Di rumah putrinya ia bisa dan boleh menggendong cucunya, tetapi bukan sebagai Oma dari cucunya melainkan hanya sebagai babu dari keluarga tersebut. Ia merasa berterima kasih sekali kepada Tuhan, bahwa ia permohonannya telah dikabulkan.

Di rumah putrinya, ia tidak pernah mendapatkan perlakuan khusus, bahkan binatang peliharaan mereka jauh lebih dikasihi oleh putrinya daripada dirinya sendiri. Di samping itu sering sekali dibentak dan dimaki oleh putri dan anak darah dagingnya sendiri, kalau hal ini terjadi ia hanya bisa berdoa sambil menangis di dalam kamarnya yang kecil di belakang dapur. Ia berdoa agar Tuhan mau mengampuni kesalahan putrinya, ia berdoa agar hukuman tidak dilimpahkan kepada putrinya, ia berdoa agar hukuman itu dilimpahkan saja kepadanya, karena ia sangat menyayangi putrinya.

Setelah bekerja bertahun-tahun sebagai babu tanpa ada orang yang mengetahui siapa dirinya dirumah tersebut, akhirnya ia menderita sakit dan tidak bisa bekerja lagi. Mantunya merasa berhutang budi kepada pelayan tuanya yang setia ini sehingga ia memberikan kesempatan untuk menjalankan sisa hidupnya di rumah jompo.

Puluhan tahun ia tidak bisa dan tidak boleh bertemu lagi dengan putri kesayangannya. Uang pensiun yang ia dapatkan selalu ia sisihkan dan tabung untuk putrinya, dengan pemikiran siapa tahu pada suatu saat ia membutuhkan bantuannya.

Pada tahun lampau beberapa hari sebelum hari Natal, ia jatuh sakit lagi, tetapi ini kali ia merasakan bahwa saatnya sudah tidak lama lagi. Ia merasakan bahwa ajalnya sudah mendekat. Hanya satu keinginan yang ia dambakan sebelum ia meninggal dunia, ialah untuk bisa bertemu dan boleh melihat putrinya sekali lagi. Di samping itu ia ingin memberikan seluruh uang simpanan yang ia telah kumpulkan selama hidupnya, sebagai hadiah terakhir untuk putrinya.

Suhu di luaran telah mencapai 17 derajat di bawah nol dan saljupun turun dengan lebatnya, jangankan manusia anjingpun pada saat ini tidak mau keluar rumah lagi, karena di luaran sangat dingin, tetapi Nenek tua ini tetap memaksakan diri untuk pergi ke rumah putrinya. Ia ingin betemu dengan putrinya sekali lagi yang terakhir kali. Dengan tubuh menggigil karena kedinginan, ia menunggu datangnya bus berjam-jam di luaran. Ia harus dua kali ganti bus, karena jarak rumah jompo tempat di mana ia tinggal letaknya jauh dari rumah putrinya. Satu perjalanan yang jauh dan tidak mudah bagi seorang nenek tua yang berada dlm keadaan sakit.

Setiba di rumah putrinya dlm keadaan lelah dan kedinginan ia mengetuk rumah putrinya dan ternyata purtinya sendiri yang membukakan pintu rumah gedong di mana putrinya tinggal. Apakah ucapan selamat datang yang diucapkan putrinya ? Apakah rasa bahagia bertemu kembali dengan ibunya? Tidak! Bahkan ia ditegor: “Kamu sudah bekerja di rumah kami puluhan tahun sebagai pembantu, apakah kamu tidak tahu bahwa untuk pembantu ada pintu khusus, ialah pintu di belakang rumah!”

“Nak, Ibu datang bukannya untuk bertamu melainkan hanya ingin memberikan hadiah Natal untukmu. Ibu ingin melihat kamu sekali lagi, mungkin yang terakhir kalinya, bolehkah saya masuk sebentar saja, karena di luaran dingin sekali dan sedang turun salju. Ibu sudah tidak kuat lagi nak!” kata wanita tua itu.

“Maaf saya tidak ada waktu, di samping itu sebentar lagi kami akan menerima tamu seorang pejabat tinggi, lain kali saja. Dan kalau lain kali mau datang telepon dahulu, jangan sembarangan datang begitu saja!” ucapan putrinya dengan nada kesal. Setelah itu pintu ditutup dengan keras. Ia mengusir ibu kandungnya sendiri, seperti juga mengusir seorang pengemis.

Tidak ada rasa kasih, jangankan kasih, belas kasihanpun tidak ada. Setelah beberapa saat kemudian bel rumah bunyi lagi, ternyata ada orang mau pinjam telepon di rumah putrinya “Maaf Bu, mengganggu, bolehkah kami pinjam teleponnya sebentar untuk menelpon ke kantor polisi, sebab di halte bus di depan ada seorang nenek meninggal dunia, rupanya ia mati kedinginan!”

Wanita tua ini mati bukan hanya kedinginan jasmaniahnya saja, tetapi juga perasaannya. Ia sangat mendambakan sekali kehangatan dari kasih sayang putrinya yang tercinta yang tidak pernah ia dapatkan selama hidupnya.


.
.

Spiritualitas bagi Orang Sakit

"Manusia tidak akan binasa oleh penderitaan. Namun, ia dibinasakan oleh penderitaan yang tanpa makna." (Victor Frankl)

Gaya hidup sehat belum menjadi milik semua orang. Akibatnya, berbagai penyakit mengakrabi sebagian dari kita. Betapa banyak penyakit yang populer saat ini, seperti tekanan darah tinggi, stroke, jantung, diabetes, hepatitis, demam berdarah, cacar air, gagal ginjal, kanker, HIV/AIDS, dan flu burung.

Pepeng "Warna-warni"
Belum lagi penyakit-penyakit langka, seperti burger’s disease yang diderita oleh Danny Hoffmann (pelatih bulu tangkis) atau multiple sclerosis (MS) yang diderita oleh "Pepeng" Soebardi, dan sebagainya.

Sakit adalah konsep abstrak yang menunjuk adanya sensasi luka yang sifatnya pribadi (privat, personal) atau suatu stimulus berbahaya yang saat ini atau pada masa mendatang merusak jaringan tubuh.

Akibat dari stimulus sakit itu tentu saja tidak nyaman. Khususnya pada penderita penyakit akut, biasanya mereka mengalami perasaan-perasaan negatif, seperti gelisah, bingung, tidak nyaman, dan menjadi sensitif.

Dalam kesempatan wawancara yang dilakukan oleh penulis terhadap beberapa orang yang pernah sakit serius (dirawat di rumah sakit), muncul berbagai ungkapan yang menunjukkan gambaran perasaan yang menyertai sakitnya itu.

Salah seorang mengatakan, "Orang sakit itu kan bukan hanya fisiknya. Seperti orang stroke itu bukan hanya fisiknya, tetapi ditambah lagi perasaan minder."
Yang lain bilang, "Orang kalau sakit itu seakan-akan sakitnya paling hebat. Butuh dilayani...."

Yang lain lagi mengatakan, "Orang sakit itu hatinya semakin peka, perasaannya peka." Ada yang sekadar mengatakan, "Sakit itu kan enggak enak…." Selebihnya mengatakan, "Yang aku inginkan adalah bagaimana perasaanku bisa tenang."

Pengalaman subyektif

Sakit merupakan pengalaman subyektif yang sulit dimengerti oleh orang lain, termasuk perawat. Hal ini digambarkan Copp (Baylor, 1982) dari hasil surveinya. Ia melaporkan, banyak pasien merasa bahwa para perawat tidak peduli terhadap respons sakit pasien.

Peneliti lain, Taylor, menyatakan bahwa pasien di rumah sakit menunjukkan gejala-gejala psikologis, terutama kecemasan dan depresi, sehingga tidak menutup kemungkinan kondisi psikologis ini justru akan memperparah sakit mereka.

facebook.com/Dr.Malpani
Petrie (Baylor, 1982) melihat kenyataan adanya berbagai persepsi mengenai pengalaman sakit, ia mengembangkan gagasan membedakan individu sebagai augmenters atau reducers.

Augmenters adalah orang yang membesar-besarkan pengalaman sakit dan sebaliknya reducers adalah orang yang menganggap ringan pengalaman sakit. Perawat ataupun pasien, ada yang termasuk augmenters, ada yang reducers.

Kombinasi augmenters dan reducers pada perawat dan pasien dapat menghasilkan komplikasi dalam menjajaki dan menangani pasien dengan pengalaman sakit.
Meski umumnya kondisi sakit dirasa tidak menyenangkan, banyak pasien yang melaporkan bahwa pengalaman sakit dapat bernilai atau merupakan peristiwa yang bermakna.

Baylor mengutip pandangan seorang humanis, Joyce Travelbee, bahwa sakit dan penderitaan dapat menjadi aktualisasi diri jika seseorang dibantu untuk menemukan makna dalam pengalaman sakitnya.

Kok bermakna?

Banyak kisah sedih mengenai orang sakit. Khususnya mereka yang mengalami penyakit bertahun-tahun, penderitaan itu tentu dirasa tak kunjung selesai. Selain ada rasa sakit, ketidaknyamanan juga terjadi karena aktivitas fisik dan mental terhambat. Belum lagi jika kehilangan pekerjaan, kehilangan bagian tubuh tertentu karena penyakit diabetes, burger’s disease, dan sebagainya.

Tak jarang pasien putus asa hingga bunuh diri. Namun, kita pun tahu ada orang-orang yang mampu bertahan dan tetap optimistis menghadapi penyakit berat. Sungguh kita pantas memberikan acungan jempol, bahkan standing ovation.

Pentingnya spiritualitas

Spiritualitas adalah kata kunci yang membuat seseorang menemukan makna hidupnya. Tidak ada definisi yang mutlak untuk spiritualitas. Meski begitu, seorang penulis pada jurnal kesehatan di Inggris mencoba merangkum esensi spiritualitas dalam konteks kesehatan sebagai berikut:

"Spiritualitas adalah suatu kualitas yang melebihi afiliasi religius, yang membangkitkan inspirasi, penghormatan, perasaan kagum, makna, dan tujuan…. Dimensi spiritualitas meliputi usaha untuk menjaga harmoni dengan alam semesta dan berusaha keras menemukan jawaban-jawaban atas sesuatu yang tak terbatas dan menemukan fokus ketika seseorang menghadapi tekanan emosional, sakit fisik, dan kematian." (Foster, 2005).

Spiritualitas berkaitan erat dengan komitmen religius. Sejumlah studi menemukan kaitan antara komitmen religius dan keadaan tak sehat (morbidity, mortality) pada pasien dengan berbagai penyakit.

Di antara orang yang lebih sering mengunjungi tempat berdoa, jumlah kematian lebih sedikit dibandingkan yang tidak pernah mengunjungi tempat pelayanan doa (Puchalsky, 2001). Hal ini menunjukkan bahwa spiritualitas atau komitmen religius sangat bermanfaat untuk kesehatan penderita sakit.
"Di antara orang yang lebih sering mengunjungi tempat berdoa, jumlah kematian lebih sedikit dibandingkan yang tidak pernah mengunjungi tempat pelayanan doa." ~Pulchalsky
Puchalsky, praktisi dari George Washington University Medical Center, juga mengemukakan adanya hasil survei yang menunjukkan bahwa spiritualitas sangat penting bagi pasien. Kebanyakan pasien menginginkan dokter yang merawat mendiskusikan tentang keyakinan spiritual dengan mereka.

Hasil survei tersebut tampak sesuai dengan kenyataan. Banyak orang yang justru menemukan makna hidupnya melalui pengalaman sakit. Hal tersebut tampaknya terjadi karena mereka yang sakit, seperti halnya orang lain yang sedang menghadapi penderitaan atau kesulitan hidup lainnya, membutuhkan jawaban atas kondisi mereka yang terbatas. Mereka merindukan jawaban atas masalah yang tidak sanggup dihadapi sendiri dengan keterbatasannya.

Menemukan fokus

Dalam kondisi tak seimbang dengan penyakit yang diderita, seseorang dihadapkan pada kenyataan untuk menjaga harmoni dengan alam semesta, berusaha keras menemukan jawaban atas sesuatu yang tak terbatas, dan menemukan fokus ketika menghadapi tekanan emosional, sakit fisik, dan kematian.

Dari sini akhirnya lahirlah inspirasi, perasaan hormat dan kagum akan kehidupan, perasaan akan makna dan tujuan. Itulah spiritualitas yang berkembang dalam keadaan sakit!

Mengapa mereka berhasil menemukan spiritualitas semacam itu? Satu hal yang perlu disimak dalam kisah para tokoh publik di atas ialah bahwa dalam ketidakberdayaan itu mereka menemukan cinta yang sangat besar, terutama dari orang-orang terdekat, dan juga perhatian dari orang-orang lain yang mengenal mereka.

Cinta inilah yang merupakan sumber spiritualitas mereka. Cinta inilah yang memberikan inspirasi bagi mereka untuk tetap bertahan hidup, menemukan kekuatan, makna, dan tujuan.

Pada akhirnya kita dihadapkan pada pertanyaan: bagaimana nasib mereka yang tidak mendapatkan cinta sebesar itu? Mereka berharap dapat menemukan spiritualitas dari para dokter atau orang lain yang merawatnya.

Ketika tak ada jawaban dari mereka, mari kita berusaha lebih solider dengan mereka yang sakit dalam keadaan terpencil, kesepian, tanpa orang lain yang mengasihi.

M.M Nilam Widyarini MSi
Kandidat Doktor Psikologi

*KOMPAS.com
.
.

Musibah Merupakan Pintu Kebaikan


Gempa Tsunami Aceh 2004 - Masjid Agung Kokoh Berdiri
Mereka yang sedang mendapat MUSIBAH adalah orang yang sedang di CINTAI Allah. 
"Barangsiapa yang dikehendaki Allah dengan keBAIKan maka ditimpakan UJIAN padanya.” (HR. Bukhari)
“ Sesungguhnya Allah ‘Azza wajalla bila menCINTAi suatu kaum Allah mengUJI mereka. Barangsiapa berSABAR maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa BENCI maka Allahpun memBENCInya.. (HR. Tirmidzi)


Biksu Budha saat tsunami di Jepang. Photo: European Pressphoto Agency
Dan kita yang tidak terkena musibah telah dibukakan PINTU KEBAIKAN,
Siapa yang PEDULI dan MEMBANTU orang yang terkena MUSIBAH,
Maka merekalah orang-orang yang DIPILIH oleh Allah untuk MEMBANTU saudaranya.

Dengan memberikan MUSIBAH Allah memberikan KEBAIKAN yang banyak kepada semuanya.
”Boleh jadi kamu memBENCI sesuatu, padahal ia amat BAIK bagimu, dan boleh jadi (pula)
kamu menCINTAi (menyukai)sesuatu, padahal ia amat BURUK bagimu; Allah mengetahui,
sedang kamu tidak mengetahui.” (QS Al Baqarah : 216)


Marilah kita memasuki PINTU KEBAIKAN yang diSAYEMBARAkan oleh Allah...

Buktikan kita adalah orang Muslim yang bersaudara!
Buktikan keimanan kita di hadapan Allah Subhanahu wa ta’ala!
“Kamu TIDAK AKAN sampai kepada keBAJIKan sehingga kamu mengINFAQkan dari apa-apa
yang kamu CINTAi .” (QS. Ali Imran : 92)


Seorang gadis memberi sedekah kepada pengemis setelah melaksanakan Solat Ied. Foto diambil di alun-alun kota, Serang, Banten, 3 Oktober 2008. (pasarkreasi.com)
Memberi BANTUAN adalah salah satu syarat kebaikan dalam beragama.
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah dari Rasulullah sallahu alaihi wasallam, dari malaikat Jibril dari Allah Taala berfirman : "Sesungguhnya agama ini telah Aku ridhai untuk diriKu, dan tidak akan menjadi baik agama ini melainkan dengan banyak memBERI BANTUAN dan PEMURAH ( sakha') dan berAKHLAQ BAIK, maka oleh sebab itu MULIAkanlah olehmu agama ini dengan dua perbuatan tersebut selama kamu menjadi pengikut agama ini. " (HR. Thabrani)

Islam adalah agama KASIH, jangankan membantu manusia, membantu binatang yang najis seperti ANJING pun dianjurkan dan dapat memasukkan seorang PELACUR masuk ke dalam SURGA, sebagaimana Rasulullah Shallallaahu’Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam mengkisahkan dalam riwayat sahih Bukhari dan Muslim tentang seorang Pelacur yang masuk surga karena memberi minum anjing.
”Al-Kisah . Pada suatu hari seorang Pelacur melihat seekor anjing yanghampir mati karena kehausan. Pelacur itu merasa kasihan terhadap anjing tersebut lalu ia melepas sepatunya untuk mengambilkan air minum dan memberikannya kepada anjing tersebut. Allah mengampuni dosa-dosa Pelacur itu dan memasukkannya ke dalam surga karena memberikan minum kepada anjing yang kehausan."


Menjadi orang-orang yang diCINTAi oleh Allah subhanahu wa ta’ala. 
Pada suatu hari Rasululah saw ditanya oleh sahabat beliau : "Ya Rasulullah, siapakah MANUSIA yang paling diCINTAi Allah dan apakah perbuatan yang paling diCINTAi oleh Allah ? Rasulullah menjawab : MANUSIA yang paling diCINTAi oleh Allah adalah MANUSIA yang paling BANYAK berMANFAAT dan berGUNA bagi manusia yang lain; sedangkan perBUATan yang paling diCINTAi Allah adalah memberikan keGEMBIRAan kepada orang lain atau mengHAPUSkan keSUSAHan orang lain, atau melunasi hutang orang yang tidak mampu untuk membayarnya, atau memberi makan kepada mereka yang sedang kelaparan dan jika seseorang itu berjalan untuk menolong orang yang sedang kesusahan itu lebih aku sukai daripada beri'tikaf di masjidku ini selama satu bulan" (HR. Thabrani).

Hentikan Kemiskinan. Tidak memiliki apapun juga siapapun, pengemis kecil ini masih bisa dan berusaha tersenyum dan tampaknya memikirkan hal-hal yang lebih baik dalam hidupPhoto by Stitch
Lebih hebat lagi, membantu orang yang susah lebih baik daripada ibadah umrah
sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis : "Siapa yang berjalan MENOLONG orang yang SUSAH maka Allah akan menurunkan baginya 75.000 malaikat yang selalu mendoakannya dan dia akan tetap berada dalam rahmat Allah selama dia menolong orang tersebut dan jika telah selesai melakukan pertolongan tersebut maka Allah akan tuliskan baginya pahala HAJI dan UMRAH dan siapa yang mengunjungi orang yang sakit maka Allah akan melindunginya dengan 75.000 malaikat dan tidaklah dia mengangkat kakinya melainkan akan dituliskan Allah baginya satu kebaikan, dan tidaklah dia meletakkan tapak kakinya untuk berjalan melainkan Allah angkatkan daripadanya, Allah akan ampunkan baginya satu kesalahan dan tinggikan kedudukannya satu derajat sampai dia duduk disamping orang sakit, dan dia akan tetap mendapat rahmat sampai dia kembali ke rumahnya" (HR. Thabrani).

Memberikan bantuan juga dapat memadamkan kemarahan Allah
seperti dinyatakan oleh hadits: "Sesungguhnya sedekah yang sembunyi-sembunyi akan memadamkan kemarahan Allah, dan setiap perbuatan baik akan mencegah daripada keburukan dan silaturrahmi itu akan menambah umur dan menghilangkan kefaqiran dan itu lebih baik daripada membaca "la haula wa la quwwata illa bilah" padahal dengan membacanya saja akan mendapat perbendaharaan surga dan dengan berbuat baik itu juga dapat menyembuhkan penyakit dan menghilangkan kegelisahan." (HR. Thabrani).

Menolong orang lain juga dapat mengampuni dosa.
detik.com
"Siapa yang berjalan untuk membantu saudaranya sesama muslim maka Allah akan menuliskan baginya suatu kebaikan dari tiap langkah kakinya sampai dia pulang dari menolong orang tersebut. Jika dia telah selesai dari menolong saudaranya tersebut, maka dia telah keluar dari segala dosa-dosanya bagaikan dia dilahirkan oleh ibunya, dan jika dia ditimpa kecelakaan (akibat menolong orang tersebut) maka dia akan dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab." (HR. Abu Ya'la ).

Memberikan bantuan juga dapat menolak bala, 
sebagaimana dinyatakan: "Sedekah itu dapat menolak 70 pintu bala." (HR. Thabrani).

Pertolongan Allah kepada seseorang juga tergantung dengan pertolongan yang dilakukannya antar manusia.
"Sesungguhnya Allah akan menolong seseorang hambaNya selama hamba itu menolong orang yang lain." (HR Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi ).

Siapa yang menolong orang lain akan mendapat kemudahan di hari kiamat. 
"Siapa yang memudahkan orang yang lain dari suatu bencana maka Allah akan memudahkan kesusahannya nanti pada hari kiamat dan sesiapa yang menutup aib saudaranya di dunia, maka Allah akan menutup aibnya di hari kiamat, dan siapa yang membukakan kesempitan orang yang lain maka Allah akan melapangkan kesempitannya di hari kiamat nanti." (HR. Thabrani).

Sedekah dan pertolongan juga dapat menjadi penyejuk udara kuburan, 
sebagaimana dinyatakan dalam hadits: "Sedekah itu akan menyejukkan kepanasan dalam kubur dan akan memberikan perlindungan di hari kiamat." (HR. Thabrani).

Dan sedekah juga dapat melindungi dari api neraka. 
Maimunah bin Sa'ad berkata : ”Ya Rasulullah beri kami fatwa tentang sedekah." 
Nabi menjawab : "Sedekah itu akan menjadi hijab (dinding) dari api neraka bagi siapa yang melakukannya karena mengharapkan ridha Allah." (HR. Thabrani).

Mereka yang menolong akan mendapat pelayanan surga. 
"Siapa yang bersikap ramah kepada orang lain dan meringankan beban hidupnya baik sedikit maupun banyak maka kewajiban bagi Allah untuk memberikan kepadanya pelayanan dengan pelayanan surga." (HR. Thabrani).


Sebagaimana Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam QS Al Insaan ayat 5-22 (yang artinya):
005. Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan (Al Abrar) minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur.
006. (yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya.
007. Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.
008. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.
009. Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.
010. Sesungguhnya kami takut akan (azab) Tuhan kami pada suatu hari yang (di hari itu) orang-orang bermuka masam penuh kesulitan.
011. Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati.
012. Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera,
013. di dalamnya mereka duduk bertelekan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan.
014. Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya.
015. Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca,
016. (yaitu) kaca-kaca (yang terbuat) dari perak yang telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya.
017. Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.
018. (Yang didatangkan dari) sebuah mata air surga yang dinamakan Salsabil.
019. Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan.
020. Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam keni`matan dan kerajaan yang besar.
021. Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih.
022. Sesungguhnya ini adalah balasan untukmu, dan usahamu adalah disyukuri (diberi balasan).

Wallahu a'lam bi showab


Manusia yang Berarti dan Berguna bagi Sesama

Angelina Jolie adalah sebuah contoh yang bukan main-main lagi, dia adalah selebriti Hollywood! Seorang yang tentu saja bukan muslim (tapi Budha), tapi dia bisa memberi kita contoh lewat kehidupan sehari-harinya, bagaimana dia berbagi dengan sesamanya dan menjadi seorang ibu yang luar biasa untuk anak-anaknya sekaligus sebagai isteri Brad Pitt.

Anda tahukan Brad Pitt??! Bintang Hollywood papan atas, sosoknya pendiam dan cool, sama persis sosok Johnny Depp aktor fave saya (yang di Pirates Carribean). Sama dengan Johnny, Brad juga suka melakukan hal-hal sosial, menurut kabar berita hal inilah yang membuat Angelina tertarik kepada Brad. Menurut kabar terakhir si Brad ini masuk Islam kemudian juga Angelina. Mereka masuk Islam saat kunjungan ke Namibia (Afrika). Itu hanya sedikit informasi, kebenarannya bagaimana masih belum jelas. 

Apakah ini semua propaganda??! Persetan dengan propaganda (manusia tidak berguna kalian) haha...

Islam doesn't need Angelina & Brad or any other one, we all need it.

Angelina Jolie... Tidak hanya cantik, tetapi sebuah jiwa yang begitu indah dan penuh kasih... jiwa yang penuh berkah!! Berharap saja akan ada lebih banyak orang-orang di dunia ini yang seperti Angelina Jolie yang tidak hanya sekedar cantik...

Semoga ini berguna dan menginspirasi kita semua untuk membantu kita semua dalam membuka hati untuk mengasihi sesama tanpa batas dan penuh keikhlasan.

Angelina Jolie saat 2005, dan saat menyambangi korban banjir di Pakistan, 7 September 2010.















.

.
.

4 Jenis Istirahat Ini Penting!

Terjaga sampai malam dan harus bangun tidur lebih awal untuk menyiapkan segala keperluan adalah fenomena yang lumrah dialami banyak orang. Kondisi ini sering menyebabkan depresi, berefek pada berat badan dan bahkan kematian dini.

Dr Matius Edlund, pakar kesehatan tidur dari AS menyatakan, jika Anda tidak bisa tidur, istirahat bisa sama efektifnya dengan tidur. Yang terpenting, bagaimana cara Anda beristirahat.

Karena, menurut Edlund, meskipun ia sering membantu pasien untuk tidur lebih banyak dan lebih baik, namun hal itu tidak selalu dapat memperbaiki kondisi kesehatan. Ia menemukan, istirahat memainkan peran penting dalam peremajaan tubuh, meski hal ini sering diabaikan.

"Banyak dari kita begitu sibuk, sehingga istirahat hanya dianggap membuang waktu. Tapi sebenarnya, itu merupakan kebutuhan biologis. Semua ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa untuk terus hidup kita butuh istirahat, sama seperti kita membutuhkan makanan," kata Dr Edlund.
"Banyak dari kita begitu sibuk, sehingga istirahat hanya dianggap membuang waktu. Tapi sebenarnya, itu merupakan kebutuhan biologis. Semua ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa untuk terus hidup kita butuh istirahat, sama seperti kita membutuhkan makanan,"
Namun, 'istirahat' tidak berarti hanya menjatuhkan diri di sofa di depan televisi. Edlund menganggap, menonton televisi sebagai 'istirahat pasif'. Meski terlihat seperti rileks, otak akan tetap bekerja. Sementara yang dibutuhkan adalah 'istirahat aktif' yang dapat membuat Anda lebih waspada dan efektif, mengurangi tingkat stres dan memberi Anda kesempatan yang lebih baik untuk hidup sehat lebih lama.

Dr Edlund menggambarkan empat jenis istirahat aktif: sosial, mental, fisik dan rohani (menggunakan meditasi dan doa untuk bersantai).

Meskipun tidak dijelaskan berapa lama Anda perlu melakukannya, namun ia menjelaskan pengaruh kuat pada kesehatan :

1. Sosialisasi
Ini didefinisikan sebagai menghabiskan waktu bersama teman dan hubungan dan bahkan mengobrol dengan rekan-rekan.

Tak peduli seberapa sibuknya Anda, penting untuk melakukan hal ini dalam keseharian Anda. Menurut penelitian terbaru, sosialisasi membantu Anda terhindar dari kanker, melawan penyakit menular dan kemudahan depresi serta mengurangi resiko kematian akibat serangan jantung.

Hanya mengobrol dengan teman-teman telah terbukti mengurangi tingkat hormon stres dan memberikan manfaat hormonal dan psikologis. Kabar baiknya, adalah bahwa seks juga dianggap sebagai sosialisasi.

2. Istirahat Mental
Seringkali Anda melakukan tugas secara bersamaan, seperti membaca sms saat mengemudi, makan sambil menonton TV, padahal itu membuat kita kehilangan pemahaman bahwa otak seharusnya fokus pada 1 hal saja. Melakukan hal tersebut jelas berpengaruh langsung pada sistem saraf, perubahan tekanan darah, denyut jantung dan suhu tubuh.

Salah satu ide dari pentingnya istirahat mental adalah untuk mendapatkan kondisi 'khusyuk' pada suatu hal yang sederhana. Ada satu cara mudah untuk melatih Anda berkonsentrasi.

Lihatlah lurus ke depan, lalu putar mata Anda sampai ke atas kepala sampai menatap langit-langit. Berikutnya, dengan mata Anda memandang lurus ke atas, perlahan-lahan tutuplah kelopak mata Anda. Perputaran mata yang sangat baik seperti ini akan memberi sensasi putih pada penglihatan ketika Anda menutup mata.

Kemudian, tetap berkonsentrasi saat mata Anda tertutup. Ambil napas dalam-dalam dalam empat hitungan, dan keluarkan pada ke hitungan delapan.

Saat Anda mengeluarkan napas, rasakan relaksasi yang menyebar dari bagian belakang leher Anda ke bawah tubuh Anda, sampai Anda merasa itu menyebar ke jari-jari kaki Anda.

Sekarang coba bayangkan sesuatu yang indah seperti pantai pada hari yang cerah, atau hutan nan hijau yang tersorot matahari. Bayangkan Anda sedang berjalan di suasana tersebut. Kemudian jika Anda ingin selesai, biarkan mata Anda tertutup lalu tarik nafas dalam-dalam dan buka mata Anda.

3. Istirahat Fisik
Cara terbaik untuk melakukan ini adalah menghirup nafas yang dalam. Menghirup nafas dalam-dalam sama dengan mengisi paru-paru dengan oksigen, membuka ruang udara dan mengirimkan darah kaya oksigen ke seluruh tubuh.

Cobalah teknik ini. Berdiri tegak dengan kaki selebar bahu Anda, jari kaki menghadap ke depan. Lihat lurus ke depan dan mencoba menyelaraskan pergelangan kaki, lutut, pinggul, dan bahu ke garis lurus imajiner. Putar bahu Anda ke depan dan ke belakang, menunduk dan menghirup nafas dalam selama empat hitungan dan rasakan udara mengisi paru-paru Anda.

Bernapaslah perlahan-lahan dengan hitungan delapan. Dengar dan bayangkan udara bergerak saat Anda bernapas. Fokus hanya pada dua hal: menjaga kesejajaran tubuh Anda dan tarik nafas yang dalam. Bentuk lain yang sangat baik istirahat fisik adalah untuk tidur (selama 15 sampai 30 menit) jika Anda merasa lelah.

Sebuah studi di Yunani menunjukkan bahwa tidur siang selama 30 menit setidaknya tiga kali seminggu memotong resiko serangan jantung sebesar 37 persen, dan sebuah studi NASA menemukan, tidur selama 26 menit dapat meningkatkan kinerja pada beberapa tugas 38 persen lebih baik.

4. Istirahat Spiritual
Scan otak menunjukkan bahwa orang yang melakukan meditasi mampu untuk memperbesar bagian dari otak mereka, fatter frontal lobes- bagian yang mengendalikan konsentrasi, perhatian, fokus dan di mana melakukan banyak analisis tentang masalah.

Meditasi juga mampu membangun materi abu-abu di otak tengah (yang menangani fungsi seperti pernapasan dan sirkulasi darah) dan korteks prefrontal dorsolateral (penting untuk otot koordinasi dan memori aktif). Dan juga menunjukkan perubahan struktur thalamus- bagian dari otak untuk arus pengolahan informasi pada seluruh bagian tubuh.

Berdoa memiliki manfaat serupa. Penelitian AS telah menunjukkan bahwa orang yang secara teratur menghadiri acara keagamaan hidup lebih lama daripada mereka yang tidak. Meskipun beberapa dari manfaat ini harus berada dalam hubungan sosial, scan otak menunjukkan respon dalam cara yang mirip dengan doa seperti halnya untuk meditasi. (KOMPAS.com)
.
.

The Suicide Dog

Anjing Bunuh Diri Ditinggal Mati Anaknya

Rasa sedih bila kehilangan rupanya bisa menimpa seekor anjing. Di China, seekor anjing betina diduga bunuh diri karena sedih yang teramat dalam akibat kematian bayinya yang baru lahir beberapa hari. Kejadian mengharukan ini terjadi di kota Xinyi, provinsi Guangdong, China pada 20 November 2009 (MediaIndonesia).

Seekor anjing betina milik penduduk setempat nekat bunuh diri dengan cara terjun dari sebuah bangunan berlantai 3 di kota tersebut. Empat hari sebelumnya yakni 16 November 2009, induk anjing ini kehilangan bayi yang baru dilahirkan di awal bulan November. Akibat kematian bayinya, anjing betina itu sangat terpukul dan sedih.

Menurut keterangan penduduk, anjing betina ini memanjat atap sebuah bangunan berlantai tiga pada tengah malam dan kemudian melompat yang membuatnya langsung tewas. Sebelum peristiwa itu, penduduk juga mengatakan kalau anjing betina itu sudah diam saja dan tidak ada selera untuk hidup bahkan sudah berhenti makan setelah kematian bayinya (Xinhua).

Sedih dan Malu, Membuat Anjing Bunuh Diri

Anjing mastiff Tibet
Kisah induk anjing yang bunuh diri di Guandong merupakan kisah anjing ‘unik’ dari negeri tirai bambu. Setahun sebelumnya yakni tahun 2008, seekor anjing mastiff Tibet di Prov Zhejiang-China juga melakukan bunuh diri setelah dipermalukan majikannya. Anjing ini diduga merasa harganya dirinya terusik setelah dipukul oleh majikannya di depan anjing lain.

Insiden memilukan ini terjadi di Hangzhou, ibu kota Provinsi Zhejiang. Setelah dipukul oleh majikannya, anjing itu menggigit lidahnya sendiri hingga mati. Si pemilik yang hanya disebut nama keluarganya, Pan, mengaku memukuli anjingnya karena berkelahi dengan anjing tetangga. Maksudnya untuk memberi pelajaran pada si anjing.

“Saya merasa sangat menyesal,” kata Pan setelah kejadian itu. “Teman saya yang telah memelihara anjing mastiff Tibet selama 20 tahun memberitahu saya bahwa hewan tersebut adalah rajanya semua anjing dan memiliki rasa kebanggaan diri yang sangat kuat,” katanya. “Jika Anda memukuli anjing mastiff di hadapan anjing lain, hewan itu merasa malu dan akan bunuh diri untuk mempertahankan martabatnya,” katanya (Kompas).

Berdasarkan penelusuran saya di wikipedia, anjing dari klan Mastiff Tibet dipelihara sebagai penjaga karena galak dan berani (kuat). Selain cerdas (bisa dilatih), anjing ini dikenal ‘keras kepala’. Dalam salah surat kabar di Nepal disebutkan bahwa dua ekor anjing jenis Mastiff ini mampu membunuh (anak) harimau yang berusaha memangsa domba majikannya.

Ternyata Hewan pun Bunuh Diri Saat Frustasi!!

Hewan bunuh diri??? Mungkinkah?? Mampukah?? Selama ini kata bunuh diri hanya diasosiasikan pada manusia semata, padahal dalam sejarahnya ternyata hewan-hewan pun melakukan bunuh diri saat putus asa. Memang bunuh diri di kalangan hewan masih kontroversi dan ini telah terjadi sejak beratus tahun lalu. Di kalangan para ahli, muncul pendapat saling bertentangan seputar kemampuan hewan untuk melakukan bunuh diri.

Penelitian mengungkapkan bahwa hewan pun memiliki kemampuan bunuh diri dikala merasa depresi atau putus asa. Sebuah studi tentang sejarah hewan bunuh diri baru-baru ini diungkap dalam jurnal Endeavor. Dikatakan, pada tahun 1800 an terjadi peristiwa dimana seekor anjing Newfoundland mencoba menenggelamkan diri berkali-kali karena depresi. Dan, akhirnya usaha anjing ini berhasil, dia mati tenggelam.


Diungkap juga tentang induk kucing yang bunuh diri setelah kematian dua anaknya, juga kisah rusa yang melarikan diri karena kejaran gerombolan anjing. Ketika ia merasa terjepit, dia memilih menerjunkan diri di jurang ketimbang menjadi mangsa kawanan anjing. Lalu diungkap juga kutu daun kacang yang menghancurkan diri ketika terancam kepik. Begitu juga gurita yang menggigit dirinya sendiri sampai mati dalam situasi terjepit. (webecoist.com)

Pesan Moral

Ada pesan moral yang menarik dari kisah induk anjing maupun kisah anjing mastiff Tibet ini. Anjing mastiff Tibet memiliki harga diri yang tinggi layaknya pejabat Jepang atau Korea Selatan yang bunuh diri jika telah melakukan kesalahan atau korupsi.

Sedangkan, kisah induk anjing yang bunuh diri karena kehilangan bayinya merupakan pelajaran yang sangat berarti bagi kita sebagai manusia yang memiliki rasio dan sifat manusiawi. Seekor anjing saja memiliki tanggung jawab dan ‘cinta’ yang begitu besar kepada sang anak. Kisah induk anjing ini tentu cukup langka, yang mana ia sampai berhenti makan setelah melihat anaknya mati meninggalkan dirinya. Berbicara tentang ‘kepedulian’ induk kepada anaknya, hampir semua induk hewan akan menjaga dan memelihara anaknya dengan segenap fisik dan ‘jiwa’-nya. Sebut saja induk ayam atau anjing yang akan ‘bertarung’ atau menyerang ke siapapun/apapun bila mengusik anak-anaknya.

Kisah induk anjing cukup kontras dengan sikap ibu-ibu muda yang membuang bahkan membunuhnya bayinya (terutama bayi yang born by accident). Berikut ini saya hanya akan mencuplik 3 berita saja mengenai ibu yang rela membuang dan membunuh bayi kandungnya.
  • Indosiar-Samarinda, 2006 : Sulimah, warga Samarinda nekad membuang bayi laki-laki yang baru dilahirkannya hidup-hidup karena takut aibtnya terbongkar. Sulimah mengakui melahirkan bayinya dari hasil hubungan diluar nikah dengan pacarnya Faizal. Ia membuangnya karena takut kalau kehamilannya diketahui oleh kedua orangtua serta para tetangganya.
  • Detik -Malang, 2009 : Ngantini, seorang ibu tega membunuh bayi diduga hasil hubungan gelap. Selain faktor itu, diduga alasan ekonomi turut membuat Ngantini tega menghabisi anak kandungnya.
  • Poskota-Sukabumi, 2009 : Maesaroh (34 tahun) janda warga Kampung Palasari, Desa Sudajaya Girang, Kabupaten Sukabumi nekad membunuh anak yang baru dilahirkannya. Bayi yang dibunuh merupakan hasil hubungan gelapnya dengan Superli, 37, seorang pria berkeluarga, warga Kampung Cibaraja – Sukabumi.
  • TVOne-Takalar, 2009 : SE (40 tahun) seorang ibu yang mengaku telah membunuh bayinya karena malu kepada warga sekitar rumahnya karena merupakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang pemuda berinisial Ma. SE merupakan warga Desa Cikoang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. SE membunuh bayinya dengan cara cara mencekiknya sebanyak dua kali, kemudian dibungkus menggunakan kantong plastik hitam sebelum dibuang ke sungai.
Semoga manusia bisa belajar untuk menjadi ‘manusia’. Semoga manusia memiliki rasa cinta dan tanggung jawab bahwa nyawa seorang manusia sangat berarti. Dan mestinya, manusia bisa berempati juga pada hewan bahwa mereka juga memiliki kepekaan dan kesedihan, bilamana anggota keluarganya ‘dimatikan’ oleh manusia. (bunglon.net)
.
.

Mahluk Tuhan yang Paling Sempurna

Sesungguhnya personal belonging-nya manusia lebih dari sekedar Akal dan Hati. Manusia memiliki trilogi yang derived dari 3 alamnya yakni Akal dari alam Lahiriah Rasa / Hati dari alam Batiniah– dan Kehendak/Kesadaran dari alam Ilahiahnya.

Suara (kalbu) Hati saja walaupun lebih “mumpuni” daripada Akal (pikiran), tapi ada yang lebih sempurna yakni potensi Spiritual (Ruh) seseorang. Disinilah bedanya Berkah yang berada di-domain Lahiriah, Hidayah yang berada di-domain Batiniah, dan Anugerah yang berada di-domain Ilahiah .

Sebaiknya bagi kita, misi ke(manusia)an adalah :”To Boldly Go Where Some People Have Gone Before”, bukannya misi Star Trek yang terkenal itu : “Space – The Human Final Frontier : To Boldly Go Where No Man Has Gone Before”.


Bagi kita Divine Universe (alam Ilahiah) adalah The Human Final Frontier, bukannya The Space yang hakekatnya masih diwilayah (domain) Physical Universe (alam Lahiriah)

Apa yang membedakan manusia dengan mahluk lain? Kita bilang, ‘akal!’. Manusia memiliki akal, sedangkan mahluk lain tidak. Itulah sebabnya manusia bisa mengklaim diri sebagai mahluk Tuhan yang paling sempurna. Sebab, dengan akalnya itu manusia bisa melakukan begitu banyak hal yang tidak bisa dilakukan kucing, kelinci, ataupun bunga melati. Sayangnya, tidak semua yang bisa dilakukan manusia itu digunakan untuk kebaikan sesama. Karena pada kenyataannya, akal kita sering digunakan untuk ‘mengakal-akali’ dengan cara melakukan apapun demi kepentingan segelintir individu atau kelompok tertentu. Oleh karena itu, banyak buah pahit dari hasil karya akal manusia itu. Dengan demikian, untuk menjadi ‘mahluk sempurna’ seperti klaimnya, manusia mesti memiliki piranti lain. Sehingga kecerdasan akalnya dapat diimbangi oleh kearifan dari dalam dirinya.

Apakah gerangan piranti itu?

Sesekali, kita perlu memperhatikan para kura-kura. Seekor kura-kura kalau hendak berjalan pastilah akan mengeluarkan kepalanya dari dalam tempurungnya. Dan ini adalah isyarat yang kura-kura berikan pada kita bahwa memang benar kita harus menggunakan kepala alias otak dan akal pikiran kita supaya kita bisa melakukan ini dan itu. Tanpa kepala kita tidak bisa membangun suatu hasil karya cipta apapun. Sebab, kepalalah pusat segala kekuatan kreatif imajinatif yang membantu menusia menghasilkan berbagai macam penemuan. Sehingga, kita bisa membangun peradaban. Itu benar.

Tetapi, mari perhatikan sang kura-kura itu sekali lagi. Dalam perjalanannya, dia sering berhenti. Dan ketika berhenti melangkah itu dia menarik kepalanya kembali masuk kedalam cangkang tempurungnya. Lalu dia berdiam diri. Pertanda apakah gerangan ini? Ini adalah tanda pengingat bagi kita yang terlampau mengutamakan akal, bahwa; sesekali kita harus menarik kekuatan akal itu ke belakang layar. Kemudian mendekatkan kepala kita kedada dimana didalam bersemayam sesuatu yang biasa kita sebut sebagai hati nurani. Sebab, kata kura-kura: "Hati nurani itu akan membantu kita mengarahkan akal pikiran."

Ketika akal berjalan sendirian, maka hasil pemikiran kita hanya akan menjadi sebatas proses eksplorasi dan eksploitasi atas keuntungan, kemudahan, kenikmatan dan hal-hal serupa itu. Apakah itu mengganggu orang lain? Akal tidak terlampau peduli, karena fungsi utamanya adalah untuk membuat hidup kita lebih mudah dan indah. Soal orang lain rugi atau terganggu oleh kaidah-kaidah yang dihasilkannya, itu soal lain. Itulah sebabnya, mengapa banyak orang yang berbisnis tanpa mempedulikan moral, lingkungan, atau kepentingan orang lain. Orang lain bagi mereka adalah lahan untuk dieksploitasi. Itulah juga sebabnya mengapa banyak orang yang tidak peduli pada kepentingan tetangga hanya untuk memenuhi kepentingan rumah dan keluarganya belaka. Tetangga bagi mereka adalah objek yang boleh dikorbankan demi kepentingan dirinya sendiri.
Kata kura-kura; “Berhenti sejenak dari terlampau menggunakan akal kamu. Dan sesekali ajaklah dirimu untuk berkontemplasi menggunakan hati nurani.”

Menakjubkan sekali. Ketika seseorang mengikuti petuah sang kura, ternyata dia menemukan bahwa akal itu bukanlah segala-galanya. Justru orang yang terlampau menggunakan akal tidak akan pernah berhasil menjadi mahluk sempurna. Karena, kesempurnaan manusia diperoleh dari penggunaan yang seimbang antara akal dan hati. Ketika seseorang hanya menggunakan hati, dia menjadi orang baik yang kurang produktif. Dan ketika seseorang hanya menggunakan akal, maka dia akan menjadi orang kompetitif yang sangat destruktif. Tetapi, ketika seseorang menggunakan akal dan hati dalam sebuah perpaduan harmoni, dia menjadi orang berprestasi tinggi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dirinya sendiri.

Dan menakjubkan sekali, karena ternyata; ketika dia mengkombinasikan hatinyalah segala hasil karya cipta akalnya menjadi maslahat tidak hanya bagi dirinya sendiri. Melainkan bagi orang lain. Ketika semakin besar cakupan pengaruhnya, semakin luas dampak positifnya. Sehingga, boleh jadi suatu saat nanti; dia bisa berkontribusi kepada kepentingan seluruh umat manusia. Karena, kecanggihan akal pikirannya diimbangi oleh pertimbangan hati nurani untuk kemaslahatan bersama. Bukan semata kepentingan pribadi. Sebab, akal dan hati itu seperti dua sisi keping mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Tanpa akal, hati tidak bisa mencukupi hidup. Dan tanpa hati, akal sering membuat kerusakan. Sedangkan dengan akal dan hati; kita bisa saling berkontribusi.

*bahrul-ulum.com
.
.

Kisah Nenek Pemungut Daun

Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka.
Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh.
Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu.
Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan sholat Dzuhur.
Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid.
Ia mengumpulkan dedaunan yang berceceran di halaman masjid.
Selembar demi selembar dikaisnya. Tidak satu lembar pun ia lewatkan.
Tentu saja agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu.
Padahal matahari Madura di siang hari sungguh menyengat.
Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya.
Banyak pengunjung masjid jatuh iba kepadanya.

Pada suatu hari Takmir masjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang.
Pada hari itu, ia datang dan langsung masuk masjid.
Usai sholat, ketika ia ingin melakukan pekerjaan rutinnya, ia terkejut.
Tidak ada satu pun daun terserak di situ. Ia kembali lagi ke masjid dan menangis dengan keras.
Ia mempertanyakan mengapa daun-daun itu sudah disapukan sebelum kedatangannya.
Orang-orang menjelaskan bahwa mereka kasihan kepadanya.
“Jika kalian kasihan kepadaku,” kata nenek itu, “Berikan kesempatan kepadaku untuk membersihkannya.”

Singkat cerita, nenek itu dibiarkan mengumpulkan dedaunan itu seperti biasa.
Seorang kiai terhormat diminta untuk menanyakan kepada perempuan itu mengapa ia begitu bersemangat membersihkan dedaunan itu.
Perempuan tua itu mau menjelaskan sebabnya dengan dua syarat, pertama, hanya Kiai yang mendengarkan rahasianya, kedua, rahasia itu tidak boleh disebarkan ketika ia masih hidup.

Sekarang ia sudah meniggal dunia, dan Anda dapat mendengarkan rahasia itu.
“Saya ini perempuan bodoh, pak Kiai,” tuturnya.
“Saya tahu amal-amal saya yang kecil itu mungkin juga tidak benar saya jalankan.
Saya tidak mungkin selamat pada hari akhir tanpa syafaat Kanjeng Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Setiap kali saya mengambil selembar daun, saya ucapkan satu shalawat kepada Rasulullah.
Kelak jika saya mati, saya ingin Kanjeng Nabi menjemput saya.
Biarlah semua daun itu bersaksi bahwa saya membacakan shalawat kepadanya.”
Perempuan tua dari kampung itu bukan saja mengungkapkan cinta Rasul dalam bentuknya yang tulus.
Ia juga menunjukkan kerendahan hati, kehinaan diri, dan keterbatasan amal dihadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Lebih dari itu, ia juga memiliki kesadaran spiritual yang luhur.
Ia tidak dapat mengandalkan amalnya.
Ia sangat bergantung pada rahmat Allah.
Dan siapa lagi yang menjadi rahmat semua alam selain Rasulullah saw.

*Majelis Ta’lim dan Tadzkir “AL ANWAR”  (Habib Muhammad Syahab) /majelisalanwar.com.
.
.

Anda Islamofobia? Baca Dulu Ini !



Masih ingatkah anda tentang film Fitna? Ya, film itu mengatakan bahwa Islam agama yang keras dan buruk. Padahal, justru merekalah yang buruk. Buktinya? Dalam film tersebut mereka mengambil beberapa ayat Al Qur'an, tapi mereka menafsirkan dengan cara yang salah. Dalam memahami ayat Al Qur'an tidak cukup hanya dengan menengok artinya saja, tapi juga sebab turunnya ayat, dan beberapa hal lain. Dan satu hal lagi, ada juga ayat yang sengaja dipotong agar Islam terlihat buruk. Berikut ini adalah ayat-ayat yang mengisahkan tentang perang dalam Islam tapi yang asli (tidak terpotong):

Quote:
Yaitu orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka selalu mengkhianati janjinya dan tidak takut akibat-akibatnya [Qur’an 8:56]

Quote:
Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya [Qur’an 8:60]

Quote:
Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui [Qur’an 8:61]

Quote:
Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi manusia dari jalan Allah, Allah menghapus perbuatan-perbuatan mereka [Qur’an 47:1]

Quote:
Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir di medan perang maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berhenti. Demikianlah, apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang gugur pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka [Qur’an 47:4]

Quote:
Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir seperti mereka, lalu kamu menjadi sama dengan mereka. Maka janganlah kamu jadikan mereka sebagai penolongmu, hingga mereka hijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorang pun di antara mereka pelindung, dan jangan pula sebagai penolong [Qur’an 4:89]

Quote:
Kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian damai atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. Tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka [Qur’an 4:90]

Quote:
Dan ingatlah ketika kamu masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di muka bumi (Mekah), kamu takut orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, maka Allah memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur [Qur’an 8:26]

Quote:
Dan ingatlah, ketika orang-orang kafir memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya [Qur’an 8:30]

Quote:
Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti, maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan [Qur’an 8:39]

Agar lebih jelas, baca juga ayat sebelum dan sesudahnya.

Islam Agama Damai

Quote:
Tidak ada paksaan untuk memasuki agama Islam [Qur’an 2:256]

Quote:
Selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus pula terhadap mereka [Qur’an 9:7]

Quote:
Jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu untuk memerangi mereka [Qur’an 4:90]

Quote:
Jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya [Qur’an 8:61]

Quote:
Tidak ada kebaikan, kecuali dari orang yang menyuruh manusia memberi sedekah, atau berbuat makruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia [Quran 4:114]

Quote:
Seorang wanita didapati terbunuh dalam suatu peperangan yang diikuti Rasulullah saw. Lalu beliau mengecam pembunuhan kaum wanita dan anak-anak kecil. (Shahih Muslim No.3279)

Hanya Membela Diri

Quote:
Perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tapi janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas [Qur’an 2:190]

Quote:
Orang-orang yang apabila diperlakukan dengan zalim mereka membela diri.

Balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas tanggungan Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.

Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada suatu dosa pun atas mereka [Qur’an 42:39-41]

Sekali lagi, metode memahami Al Qur'an tidak hanya dengan melihat artinya.

Tentang Fitna (flashback)

Poster film Fitna dan  Geert Wilders, sutradara, penulis, dan sekaligus produser.
Fitna Directed by Geert Wilders 
Produced by Geert Wilders 
Written by Geert Wilders 
Release date(s) March 27, 2008 
Running time 16:48 
Country The Netherlands Language Dutch, English, Arabic, Persian

Film kontroversial Fitna yang menentang Islam yang dirilis di internet tanggal 27 Maret 2008 lalu tersebut banyak menyita perhatian publik, apalagi umat muslim . Karena di film Fitna itu telah terjadi fitnah yang luar biasa, Film Fitna mendiskreditkan Quran dan mensugestikan kepala Nabi Muhammad SAW meledak, Liveleak.com yang mereleasenya di internet langsung digempur para dedemit maya, alias hacker. 

Tampilan terganggu.
Fakta gempuran para hacker tersebut diumumkan sendiri oleh Liveleak.com, yang menyebutkan bahwa situs web mengalami masalah akibat targetted hacking attacks.

Menyaksikan film tersebut , sangat terlihat bahwa Geert Wilders mengambil ayat – Ayat dari Al qur’an sepotong – sepotong bahkan mengaburkan makna sebenarnya. Dan ingin membuat propaganda buruk terhadap Islam dan umat Islam.
Yang harus kita lakukan sebaiknya adalah menunjukan kepada dunia , bahwa Islam dan umat Islam bukan Teroris dan Anarkis. kita tetap harus menyuarakan protes dan tuntutan secara serius dan keras , kita harus menuntut kepada pemerintah Belanda agar secara hukum Geert Wilders bisa dituntut dan dihukum karena telah menghina Islam dan umat Islam.
Jika dibiarkan maka fitna – fitna seperti ini akan semkin banyak , dan barat akan terus melakukan propaganda – propaganda negatif untuk memerangi Islam dan umat Islam.

Dibawah ini gambar dari film Fitna

Dan melihat apa pesan versi aslinya

Anti-Wilders mengenakan jilbab saat protes sebagai bentuk simpati kepada Muslim.

Wilders haatzaaien!!

Wilders: Islam Harus Ditaklukkan!
Eddi Santosa - detikNews

Den Haag - Setelah Nazi (1945) dan komunisme (1989), kini saatnya Eropa harus menaklukkan ideologi Islam. Stop Islamisasi. Pertahankan kebebasan (freedom) kita.

Muslim menginginkan bahwa Anda harus memberi ruang untuk Islam, tapi Islam tidak memberikan ruang untuk Anda. Pemerintah menyuruh Anda untuk mempunyai respek untuk Islam, tapi Islam sama sekali tidak mempunyai respek untuk Anda.

Islam mau menguasai, menindas dan bermaksud menghancurkan peradaban Barat kita.

Demikian antara lain fragmen dari 'Fitna', film proganda bikinan Geert Wilders, pemimpin partai ultra kanan PVV.
Advokat top Gerard Spong dalam acara talkshow Pauw & Witteman menjelang tengah malam Kamis atau Jumat (28/3/2008) pagi WIB, menggarisbawahi bahwa film Wilders tersebut jelas-jelas haatzaaien (menyebarkan kebencian).

"Dan itu strafbaar (bisa dijatuhi hukuman, red)," ujar Spong.

Menurut Spong, pernyataan itu menyugesti masyarakat umum bahwa Islam mengancam mereka dan bisa menggerakkan masyarakat umum Belanda untuk membenci dan memusuhi penganut agama Islam

Lebih lanjut Spong merujuk pada deretan pernyataan Wilders sebelumnya yang menyebut bahwa Quran adalah kitab fasis. Penyebutan kitab suci sebuah agama sebagai fasis ini menurut Spong jelas-jelas melawan hukum.

Beberapa jam sebelum 'Fitna' disiarkan, Wilders mengatakan bahwa filmnya adalah peingatan terakhir sebelum Belanda dan Eropa dikuasai Islam.
.
.

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
23