"Cium aku, kalau tidak kulepas!" (Sebuah Lelucon)

Seorang gadis jatuh dari lantai 40. Di lantai 35, seorang pria menangkapnya sambil berkata, "Peluk aku, kalau tidak akan kulepaskan!"

Gadis: "Tidak mau!"

Pria itu melepaskan si gadis.

Di lantai 30, gadis ini kembali ditangkap seorang pria sambil berkata, "Cium aku, kalau tidak kulepas!"

Gadis: "Tidak mau!"

Pria inipun melepaskannya.

Sebelum terhempas di lantai dasar, bersyukur gadis ini akhirnya ditangkap oleh pria lain saat tiba di lantai 5.

Takut akan dijatuhkan lagi, tanpa diminta si gadis berkata: "Ok! Aku akan memeluk dan menciummu!"

Si pria mendadak melepaskan gadis tersebut sambil berkata: "Astaghfirullah! Na'udzubillahi min dzalik."

~*

Sudah jatuh, tertimpa tangga. Itu ungkapan biasa yang sering kita dengar. Disini mungkin ungkapannya kurang lebih hampir sama, tapi mengandung sesuatu hal yang lebih 'berat', kalau boleh dibilang berakibat lebih fatal tidak sekedar tertimpa tangga lagi, tetapi lebih dari sekedar itu.

Tidak hanya jatuh dan mungkin saja cacat atau bahkan tewas, dalam cerita tersebut sang gadis dalam kesialannya masih mendapatkan sebuah doa (prasangka) buruk. Mungkin entah karena terlalu banyak berpikir atau terlalu bernafsu untuk mendapatkan hal yang lebih (meskipun dengan memaksakan diri tanpa mempertimbangkan hal lain yang lebih urgent), sang gadis melewatkan begitu saja kesempatan yang ada yang jelas-jelas di depan mata. Padahal kemampuannya bertolak belakang dalam cerita tersebut.

Bagaimana sang gadis diberikan 3 kesempatan dan memutuskan dengan melewatkan kesempatan pertama dan kedua begitu saja. Dan kesempatan ketiga adalah bumerang dari 2 kesempatan yang ia telah ia lewatkan sebelumnya. Masalah sang gadis sebenarnya adalah dirinya sendiri. Bagaimana sang gadis mengendalikan dirinya sendiri, itulah kuncinya. Tapi tidak demikian halnya yang terjadi dengan sang gadis tersebut.

Kita telah mengetahui, bagaimana sang gadis yang sebetulnya bisa survive dan menikmati hidupnya harus mengalami hal menyedihkan yang berakibat bahkan berlipat dari yang seharusnya. Bukan disebabkan karena orang lain atau musuh sang gadis sendiri, tetapi oleh perbuatan dan keputusannya sendiri yang salah dan dangkal.

Lalu, bagaimana seharusnya sang gadis bersikap di awal-awal cerita? Tanyakan kepada "hati" anda, disitu anda akan menemukan jawabannya...
^^

If you don't know where you are going, any road will take you nowhere ~Henry Kissinger

..


Titip Ibuku Ya Allah



"Nak, bangun... sudah adzan subuh. Sarapanmu sudah ibu siapin di meja...". Tradisi ini sudah berlangsung 20 tahun, sejak pertama kali aku bisa mengingat. Kini usiaku sudah kepala 3 dan aku jadi seorang karyawan disebuah Perusahaan Tambang, tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah.

"Ibu sayang... nggak usah repot-repot Bu, aku dan adik-adikku sudah dewasa" pintaku pada Ibu pada suatu pagi. Wajah tua itu langsung berubah. Pun ketika Ibu mengajakku makan siang di sebuah restoran. Buru-buru ku keluarkan uang dan kubayar semuanya. Ingin kubalas jasa Ibu selama ini dengan hasil keringatku. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.

Kenapa Ibu mudah sekali sedih ? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkin sekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami Ibu karena dari sebuah artikel yang kubaca, orang yang lanjut usia bisa sangat sensitif dan cenderung untuk bersikap kanak-kanak. Tapi entahlah.... Niatku ingin membahagiakan malah membuat Ibu sedih. Seperti biasa, Ibu tidak akan pernah mengatakan apa-apa.

Photo: Katouzian
Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya, "Bu, maafin aku kalau telah menyakiti perasaan Ibu. Apa yang bikin Ibu sedih ?". Kutatap sudut-sudut mata Ibu, ada genangan air mata di sana. Terbata-bata Ibu berkata " Tiba-tiba Ibu merasa kalian tidak lagi membutuhkan Ibu. Kalian sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri. Ibu tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kalian, Ibu tidak bisa lagi jajanin kalian. Semua sudah bisa kalian lakukan sendiri".

Ah, Ya Allah, ternyata buat seorang Ibu.. bersusah payah melayani putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan. Satu hal yang tak pernah kusadari sebelumnya. Niat membahagiakan bisa jadi malah membuat orang tua menjadi sedih karena kita tidak berusaha untuk saling membuka diri melihat arti kebahagiaan dari sudut pandang masing-masing. Diam-diam aku bermuhasabah, apa yang telah kupersembahkan untuk Ibu dalam usiaku sekarang ? Adakah Ibu bahagia dan bangga pada putera putrinya ?

Ketika itu ku tanya pada Ibu, Ibu menjawab "Banyak sekali nak kebahagiaan yang telah kalian berikan pada Ibu. Kalian tumbuh sehat dan lucu ketika bayi adalah kebahagiaan. Kalian berprestasi di sekolah adalah kebanggaan buat Ibu. Kalian berprestasi di pekerjaan adalah kebanggaan buat Ibu. Setelah dewasa, kalian berperilaku sebagaimana seharusnya seorang hamba, itu kebahagiaan buat Ibu. Setiap kali binar mata kalian mengisyaratkan kebahagiaan di situlah kebahagiaan orang tua".



Lagi-lagi aku hanya bisa berucap "Ampunkan aku ya Allah kalau selama ini sedikit sekali ketulusan yang kuberikan kepada Ibu. Masih banyak alasan ketika Ibu menginginkan sesuatu".

Betapa sabarnya Ibuku melalui liku-liku kehidupan. Sebagai seorang wanita karier, seharusnya banyak alasan yang bisa dilontarkan Ibuku untuk "cuti" dari pekerjaan rumah atau menyerahkan tugas itu kepada pembantu. Tapi tidak!. Ibuku seorang yang idealis. Menata keluarga, merawat dan mendidik anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisa dilimpahkan kepada siapapun.

Pukul 3 dinihari Ibu bangun dan membangunkan kami untuk tahajud. Menunggu subuh, Ibu ke dapur menyiapkan sarapan sementara aku dan adik-adik sering tertidur lagi. Ah, maafin kami Ibu.. 18 jam sehari sebagai "pekerja" seakan tak pernah membuat Ibu lelah. Sanggupkah aku ya Allah?


Ilust: Gunung Lawu tampak dilihat saat subuh dari Ds. Pupus, Magetan, Jawa Timur

"Nak... bangun nak, sudah azan subuh... sarapannya sudah Ibu siapin dimeja...". Kali ini aku lompat segera. Kubuka pintu kamar dan kurangkul Ibu sehangat mungkin, kuciumi pipinya yang mulai keriput, kutatap matanya lekat-lekat dan kuucapkan "Terimakasih Ibu, aku beruntung sekali memiliki Ibu yang baik hati, ijinkan aku membahagiakan Ibu...".

Kulihat binar itu memancarkan kebahagiaan. Cintaku ini milikmu, Ibu... Aku masih sangat membutuhkanmu. Maafkan aku yang belum bisa menjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu.

"Ya Allah, cintai Ibuku, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakan Ibu..., dan jika saatnya nanti Ibu Kau panggil, panggillah dalam keadaan khusnul khatimah. Ampunilah segala dosa-dosanya dan sayangilah ia sebagaimana ia menyayangi aku selagi aku kecil". "Titip Ibuku ya Allah".

 
* from Sayangi Ibumu…
.

12 Kata “Jangan” yang Perlu Dihindari



1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu semakin berbahagia.

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan.

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.

6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis, tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu.

8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.

9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah, bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.

10. Jangan menunggu contoh, baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur, tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.

12. Jangan menunggu untuk bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

Thanks, semoga bermanfaat dan memotivasi...  ;)
.
.

Misteri Dibalik Perilaku Kita Sehari-Hari

Pernahkah Anda menyadari, jika memandang jari untuk waktu yang lama, akan berubah seperti jari alien? Hal yang biasa Anda lihat berubah menjadi hal yang terlihat sangat aneh.

Hal serupa juga berlaku untuk perilaku. Misalnya, saat ada hal lucu, manusia tertawa terbahak-bahak. Selain itu sepertiga hari manusia dihabiskan dalam kondisi seperti mati atau dikenal dengan tidur. Renungkan perilaku-perilaku ini, Anda akan mendapatinya sangat aneh. Berikut 10 hal biasa yang aneh yang selalu dilakukan manusia beserta alasan manusia melakukannya:


Menangis. Kesedihan bisa membuat air mata jatuh. Di antara semua makhluk, hanya manusia yang bisa menangis karena emosi. Tak hanya berguna mengkomunikasikan perasaan, ilmuwan yakin ada hormon tak diinginkan dalam air mata dan protein lain yang dihasilkan selama massa stres. Hal semacam ini disebut efek ‘tangis kebaikan’.

7 cara untuk sembuh
Cegukan. Cegukan merupakan kejang paksa diafragma (membran otot dada untuk bernapas). Kejang ini membuat otot iritasi akibat banyaknya atau sedikitnya makanan dalam perut. Anehnya, cegukan tak memiliki tujuan. Satu hipotesa menyatakan, cegukan merupakan sisa refleks menghisap primitive.

Tidur. Manusia menghabiskan sepertiga waktunya untuk tidur. Tak seorang pun bisa melewati hari tanpa tidur. Perilaku inilah satu-satunya yang bisa dipahami. Tidur memungkinkan ‘pemeliharaan’ dari produksi kimia selama bangun untuk perkembangan otak. Beberapa teori menunjukkan, tidur penting untuk ingatan dan pembelajaran. Tidur juga membantu memasukkan ingatan episodik ke dalam ‘media penyimpanan’ jangka panjang.

Kematian. Secara teknis, kematian bukan aktivitas sehari-hari. Namun, kematian terjadi pada banyak orang sekaligus tiap harinya. Mengapa? Manusia mati karena sel mati. Meski sel terus diperbarui selama 70 tahun, sel tak bisa memperbarui diri selamanya. Dalam sel terdapat telomeres untuk menyimpan informasi genetis. Namun, lama-kelamaan, telomeres tak mampu menyimpan informasi dan sel tak bisa membagi diri lagi.

Melihat dalam 3D. Bagaimana mata manusia bisa menghasilkan visi 3D? Hal ini sebenarnya trik pikiran. Otak manusia memanfaatkan ‘teropong disparitas’ guna melihat gambar berbeda dari mata kiri dan kanan. Selain itu, menggunakan gambar itu, otak manusia merekonstruksi kedalaman.

Untuk obyek dekat, otak mendaftar ‘konvergensi’ mata manusia guna menentukan seberapa jauh jarak. Saat memandang sesuatu yang bergerak, secara tak sadar jarak itu menimbulkan ‘parallax’ yang pada kecepatan berbeda, obyek akan terlihat mendekat atau menjauh.


Tersipu. Tersipu membuat pipi memerah. Reaksi ini umum pada manusia saat mendapat perhatian sosial. Tersipu bisa dipicu bertemu orang penting, menerima pujian dan mengalami emosi kuat di situasi sosial. Biologi tersipu bekerja dengan meluaskan area pembuluh darah muka untuk menimbulkan efek memerah. Namun, hingga kini, ilmuwan tak memahami apa fungsi tersipu.

Ciuman. Insting biologis ini memang tampak aneh. Ciuman memungkinkan orang menggunakan bau dan rasa guna menilai pasangannya. Nafas dan air ludah seseorang menyimpan sinyal kimia penanda sehat atau sakit. Lebih lanjut, kulit di hidung dan mulut diselimuti minyak berisi feromon, kimiariasan biologis manusia.

Saat mendapat feromon selama ciuman, secara tak sadar, orang menjadi makin tertarik atau tidak tertarik untuk melakukan seks. Psikolog yakin, aksi fisik ciuman membantu pasangan ‘saling berkenalan’.

Kentut. Tiap makan dan minum, gas masuk ketubuh. Faktanya, suatu hal normal kentut 1,9 liter atau sekitar 15-20 ‘tut’ tiap hari. Aroma khusus kentut berasal dari bakteri perut. Saat memproses makanan menjadi nutrisi di perut, mikroba menghasilkan produk bau hidrogen sulfida (gas serupa telur busuk). Seperti manusia, bakteri ini sangat menyukai makanan manis. Jenis gula alami pada susu dan buah menjadi penyumbang ‘tut’ terbanyak.


Tertawa. Saat ada hal lucu, dorongan tawa selalu muncul. Tawa memang aneh. Mengapa manusia tertawa? Psikolog yakin perilaku ini merupakan respon untuk memberi sinyal pada orang lain melalui penyebaran emosi positif, mengurangi stres dan kontribusi kohesi. Hal serupa juga terjadi pada primata, simpanse dan orang utan juga tertawa saat bermain.

Berkedip. Berkedip bukanlah hal aneh. Aktivitas sepersepuluh detik ini untuk menghilangkan partikel debu dan menyebarkan cairan pelumas ke bola mata. Hal anehnya adalah, manusia selalu tak bisa ‘melihat’ kegelapandalam aktivtas 2-10 detik itu. Ilmuwanmenemukan, otak manusia memiliki bakat mengabaikan gelap sementara. Berkedip menekan aktivitas beberapa area otak yang bertanggungjawab mendeteksi perubahan lingkungan. Alhasil, manusia bisa merasakan dunia secara kesinambungan.

.
.

KOPI

Dia bertemu dengan gadis itu di sebuah pesta, gadis yang menakjubkan. Banyak pria berusaha mendekatinya. Sedangkan dia sendiri hanya seorang laki-laki biasa. Tak ada yang begitu menghiraukannya. Saat pesta telah usai, dia mengundang gadis itu untuk minum kopi bersamanya. Walaupun terkejut dengan undangan yang mendadak, si gadis tidak mau mengecewakannya.

Mereka berdua duduk di sebuah kedai kopi yang nyaman. Si laki-laki begitu gugup untuk mengatakan sesuatu, sedangkan sang gadis merasa sangat tidak nyaman. "Ayolah, cepat. Aku ingin segera pulang", kata sang gadis dalam hatinya.

Tiba-tiba si laki-laki berkata pada pelayan, "Tolong ambilkan saya garam. Saya ingin membubuhkan dalam kopi saya."Semua orang memandang dan melihat aneh padanya. Mukanya kontan menjadi merah, tapi ia tetap mengambil dan membubuhkan garam dalam kopi serta meminum kopinya. Sang gadis bertanya dengan penuh rasa ingin tahu kepadanya, "Kebiasaanmu kok sangat aneh?". "Saat aku masih kecil, aku tinggal di dekat laut. Aku sangat suka bermain-main di laut, di mana aku bisa merasakan laut... asin dan pahit. Sama seperti rasa kopi ini", jawab si laki-laki.

"Sekarang, tiap kali aku minum kopi asin, aku jadi teringat akan masa kecilku, tanah kelahiranku. Aku sangat merindukan kampung halamanku, rindu kedua orangtuaku yang masih tinggal di sana", lanjutnya dengan mata berlinang.



Sang gadis begitu terenyuh. Itu adalah hal sangat menyentuh hati. Perasaan yang begitu dalam dari seorang laki-laki yang mengungkapkan kerinduan akan kampung halamannya. Ia pasti seorang yang mencintai dan begitu peduli akan rumah dan keluarganya. Ia pasti mempunyai rasa tanggung jawab akan tempat tinggalnya.


Kemudian sang gadis memulai pembicaraan, mulai bercerita tentang tempat tinggalnya yang jauh, masa kecilnya, keluarganya... Pembicaraan yang sangat menarik bagi mereka berdua. Dan itu juga merupakan awal yang indah dari kisah cinta mereka. Mereka terus menjalin hubungan. Sang gadis menyadari bahwa ia adalah laki-laki idaman baginya. Ia begitu toleran, baik hati, hangat, penuh perhatian... pokoknya ia adalah pria baik yang hampir saja diabaikan begitu saja. Untung saja ada kopi asin !



Cerita berlanjut seperti tiap kisah cinta yang indah: sang putri menikah dengan sang pangeran, dan mereka hidup bahagia... Dan, tiap ia membuatkan suaminya secangkir kopi, ia membubuhkan sedikit garam didalamnya, karena ia tahu itulah kesukaan suaminya.



Setelah 40 tahun berlalu, si laki-laki meninggal dunia. Ia meninggalkan sepucuk surat bagi istrinya: "Sayangku, maafkanlah aku. Maafkan kebohongan yang telah aku buat sepanjang hidupku. Ini adalah satu-satunya kebohonganku padamu- tentang kopi asin. Kamu ingat kan saat kita pertama kali berkencan? Aku sangat gugup waktu itu. Sebenarnya aku menginginkan sedikit gula. Tapi aku malah mengatakan garam. Waktu itu aku ingin membatalkannya, tapi aku tak sanggup, maka aku biarkan saja semuanya. Aku tak pernah mengira kalau hal itu malah menjadi awal pembicaraan kita. Aku telah mencoba  untuk mengatakan yang sebenarnya kepadamu. Aku telah mencobanya beberapa kali dalam hidupku, tapi aku begitu takut untuk melakukannya, karena aku telah berjanji untuk tidak menyembunyikan apapun darimu... Sekarang aku sedang sekarat. Tidak ada lagi yang dapat aku khawatirkan, maka aku akan mengatakan ini padamu: Aku tidak menyukai kopi yang asin. Tapi sejak aku mengenalmu, aku selalu minum kopi yang rasanya asin sepanjang hidupku. Aku tidak pernah menyesal atas semua yang telah aku lakukan padamu. Aku tidak pernah menyesali semuanya. Dapat berada disampingmu adalah kebahagiaan terbesar dalam hidupku. Jika aku punya kesempatan untuk menjalani hidup sekali lagi, aku tetap akan berusaha mengenalmu dan menjadikanmu istriku walaupun aku harus minum kopi asin lagi."

Sambil membaca, air matanya membasahi surat itu.

Suatu hari seseorang menanyainya, "Bagaimana rasa kopi asin?", ia menjawab, "Rasanya begitu manis."

~*♥




*Mengenai foto: Foto-foto diatas adalah scene sebuah film favorit saya, film yang sangat-sangat romantis dan feelnya mengena banget. Film drama romantis yang berkisah tentang seorang pemuda Amerika yang sinis tapi sebenarnya adalah sosok yang romantis, dan seorang wanita muda Perancis yang adalah tampaknya romantis, meskipun dengan beberapa keraguan. Mereka bertemu di kereta api dan turun di Wina, di mana mereka menghabiskan malam dengan berjalan-jalan di sekitar kota dan mulai mengenal satu sama lain. Kehidupan dan cinta yang terperinci dari dua sosok karakter. Tahukah kalian apa judul film yang saya maksud.......?? Kalau ga tahu, ya sudah hehe...  ;)
.

Gadis Penggoda



Sulaiman bin Yazir adalah seorang laki-laki gagah. Pada suatu hari ia bersama kawan berniat pergi ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Di suatu tempat singgah mereka beristirahat dengan mendirikan sebuah tenda. Dia tinggal di tenda sementara kawannya pergi berbelanja untuk kebutuhan.

Dalam kedaan sendirian di tenda itulah tiba-tiba muncul dihadapan Sulaiman seorang wanita cantik sambil berkata, "Tuan beri saya...".

Tanpa menunggu kelanjutan kalimat wanita itu Sulaiman segera beranjak mengambil makanan lalu diberikannya kepada wanita itu, tetapi alangkah terkejutnya Sulaiman atas jawaban wanita itu, "Tuan saya tidak menginginkan makanan itu yang saya ingin adalah bagian dari laki-laki yang biasa berikan kepada istrinya."

Mendengar jawaban itu Sulaiman tersentak lalu ia pun berkata, "Engkau telah dipersiapkan iblis untuk menggodaku, aku tahu itu betapa gelisah hatimu."

Sulaiman menunduk dan meletakkan kepala diantara dua lututnya. Sulaiman menangis. Melihat keadaan demikian gadis penggoda itu segera pergi, dan tidak lama kemudian terdengarlah langkah temannya datang. Mata sembab Sulaiman belum sempat terhapus.

"Apakah gerangan yang terjadi wahai temanku?" tanya temannya tadi.  

"Tidak ada apa-apa, aku hanya teringat kepada putriku." kata Sulaiman mencoba berbohong.

"Tidak mungkin demi Allah engkau pasti menyembunyikan sesuatu dariku." kata temannya.

Karena didesak terus akhirnya Sulaiman menceritakan kejadian yang barusan terjadi, dan aneh temannya malah menangis terisak-isak.

Sulaiman heran dan bertanya-tanya, "Mengapa sekarang justru engkau yang menangis temanku?",  

"Wahai Sulaiman saya akan lebih banyak menangis dari pada engkau, karena saya berpikir bagaimana seandainya jika sayalah yang mendapat cobaan itu, dan juga seandainya sayalah yang berada ditenda ini ketika itu entahlah apa yang akan terjadi", ucap sang teman.

Kemudian sampailah Sulaiman di kota Mekkah bertawaf dan bersa'i di Ka’bah. Ketika telah letih dan lelah ia berbaring disudut ruangan berselimutkan pakaiannya sendiri.

Dalam tidurnya ia bermimpi bertemu laki-laki yang harum bau tubuhnya, dan iapun berkata kepada laki-laki itu, "Siapakah engkau tuan semoga tuan mendapatkan curahan rahmad dari Allah". 

"Aku Nabi Yusuf assiddik" jawab laki-laki tersebut.  

"Sungguh engkau mengagumkan wahai nabi, engkau menang melawan godaan istri tuanmu" kata Sulaiman.  

"Sesungguhnya keteguhan engkau melawan terhadap rayuan gadis itu juga mengagumkan wahai Sulaiman", tegas Nabi Yusuf menjawab.

Ketika berada dalam mimpi Sulaiman tersebut, suatu hal yang perlu kita ingat adalah bahwa wanita itu adalah sebuah godaan terbesar bagi kaum pria, hanya iman yang kuatlah yang akan mampu mengatasi dan melawan godaan ini. Dan kekuatan iman ini pulalah yang akhirnya membuat Sulaiman dikumpulkan bersama-sama dengan Nabi Yusuf termasuk golongan yang berjaya menolak godaan wanita cantik semasa hidupnya. 

Sebuah tulisan mutiara hikmah yang bagus dan semoga bisa menjadi renungan.

*http://hospital-pmc.com/
.
.

10 Kisah Unik yang Penuh Motivasi

1. Setelah makan malam, seorang ibu dan putrinya bersama-sama mencuci mangkuk dan piring, sedangkan ayah dan putranya menonton TV di ruang tamu.

Mendadak, dari arah dapur terdengar suara piring yang pecah, kemudian sunyi senyap. Si putra memandang kearah ayahnya dan berkata, “Pasti ibu yang memecahkan piring itu.” “Bagaimana kamu tahu?” kata si Ayah. “Karena tak terdengar suara dia memarahi orang lain,” sahut anaknya.
*Kita semua sudah terbiasa menggunakan standar yang berbeda melihat orang lain dan memandang diri sendiri, sehingga acapkali kita menuntut orang lain dengan serius, tetapi memperlakukan diri sendiri dengan penuh toleran.
2. Ada dua grup pariwisata yang pergi bertamasya ke pulau Yi Do di Jepang. Kondisi jalannya sangat buruk, sepanjang jalan terdapat banyak lubang. Salah satu pemandu berulang-ulang mengatakan keadaan jalannya rusak parah dan tak terawat.

Sedangkan pemandu yang satunya lagi berbicara kepada para turisnya dengan nada puitis, “Yang kita lalui sekarang ini adalah jalan protokol ternama di Yi Do yang bernama jalan berdekik yang mempesona.”
*Walaupun keadaannya sama, namun pikiran yang berbeda akan menimbulkan sikap yang berbeda pula. Pikiran adalah suatu hal yang sangat menakjubkan, bagaimana berpikir, keputusan berada di tangan Anda.
3. Murid kelas 3 SD yang sama, mereka memiliki cita-cita yang sama pula yaitu menjadi badut. Guru dari Tiongkok pasti mencela, “Tidak mempunyai cita-cita yang luhur, anak yang tidak bisa dibina!”

Sedangkan guru dari Barat akan bilang, “Semoga kamu membawakan kecerian bagi seluruh dunia!”
*Terkadang orang yang lebih tua, bukan hanya lebih banyak menuntut daripada memberi semangat, malahan sering membatasi definisi keberhasilan dengan arti yang sempit.
4. Istri sedang memasak di dapur. Suami yang berada di sampingnya mengoceh tak berkesudahan, “Pelan sedikit, hati-hati! Apinya terlalu besar. Ikannya cepat dibalik, minyaknya terlalu banyak!”

Istrinya secara spontan menjawab, “Saya mengerti bagaimana cara memasak sayur.” Suaminya dengan tenang menjawab, “Saya hanya ingin dirimu mengerti bagaimana perasaan saya … saat saya sedang mengemudikan mobil, engkau yang berada disamping mengoceh tak ada hentinya.”
*Belajar memberi kelonggaran kepada orang lain itu tidak sulit, asalkan Anda mau dengan serius berdiri di sudut dan pandangan orang lain melihat suatu masalah.
5. Sebuah bus yang penuh dengan muatan penumpang sedang melaju dengan cepat menelusuri jalanan yang menurun, ada seseorang yang mengejar bus ini dari belakang.

Seorang penumpang mengeluarkan kepala keluar jendala bus dan berkata kepada orang yang mengejar bus, “Hai kawan! Sudahlah Anda tak mungkin bisa mengejar!”

Orang tersebut menjawab, “Saya harus mengejarnya . . .” Dengan nafas tersenggal-senggal dia berkata, “Saya adalah pengemudi dari bus ini!”
*Ada sebagian orang harus berusaha keras dengan sangat serius, jika tidak demikian, maka akibatnya akan sangat tragis!


Dan juga dikarenakan harus menghadapi dengan sekuat tenaga, maka kemampuan yang masih terpendam dan sifat-sifat khusus yang tidak diketahui oleh orang lain selama ini akan sepenuhnya muncul keluar.
6. Si A : “Tetangga yang yang baru pindah itu sungguh jahat, kemarin tengah malam dia datang ke rumah saya dan terus-menerus menekan bel di rumah saya.”

Si B : “Memang sungguh jahat! Adakah Anda segera melapor polisi?”

Si A : “Tidak. Saya menganggap mereka orang gila, yang terus-menerus meniup terompet kecil saya.”
*Semua kejadian pasti ada sebabnya, jika sebelumnya kita bisa melihat kekurangan kita sendiri, maka jawabannya pasti berbeda.
7. Zhang San sedang mengemudikan mobil berjalan di jalan pegunungan, ketika dengan santai menikmati pemandangan yang indah, mendadak dari arah depan datang sebuah truk barang.

Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, “Babi!” Mendengar suara ini Zhang San menjadi emosi, dia juga membuka jendela memaki, “Kamu sendiri yang babi!”

Baru saja selesai memaki, dia telah bertabrakan dengan gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan.
*Jangan salah tafsir maksud kebaikan dari orang lain, hal tersebut akan menyebabkan kerugian Anda, juga membuat orang lain terhina.


8.Seorang bocah kecil bertanya kepada ayahnya, “Apakah menjadi seorang ayah akan selalu mengetahui lebih banyak dari pada anaknya?”

Ayahnya menjawab, “Sudah tentu!”

“Siapa yang menemukan listrik?”

“Edison.”

“Kalau begitu mengapa bukan ayah Edison yang menemukan listrik?”

 
*Pakar acapkali adalah kerangka kosong yang tidak teruji, lebih-lebih pada zaman pluralis terbuka sekarang ini.
9. Ketika mandi Toto kurang hati-hati telah menelan sebongkah kecil sabun, ibunya dengan gugup menelepon dokter rumah tangga minta pertolongan.

Dokter berkata, “Sekarang ini saya masih ada beberapa pasien, mungkin setengah jam kemudian saya baru bisa datang ke sana.”

Ibu Toto bertanya, “Sebelum Anda datang, apa yang harus saya lakukan?". Dokter itu menjawab, “Berikan Toto secangkir air putih untuk diminum, kemudian melompat-lompat sekuat tenaga, maka Anda bisa menyuruh Toto meniupkan gelembung busa dari mulut untuk menghabiskan waktu.”
*Jika peristiwa sudah terjadi, mengapa tidak dihadapi dengan tenang dan yakin. Daripada khawatir lebih baik berlega, dari pada gelisah lebih baik tenang.
10. Sebuah gembok yang sangat kokoh tergantung di atas pintu, sebatang tongkat besi walaupun telah menghabiskan tenaga besar, masih juga tidak bisa membukanya.

Kuncinya datang, badan kunci yang kurus itu memasuki lubang kunci, hanya diputar dengan ringan, ‘plak’ gembok besar itu sudah terbuka.
*Hati dari setiap insan, persis seperti pintu besar yang telah terkunci, walaupun Anda menggunakan batang besi yang besar pun tak akan bisa membukanya. Hanya dengan mencurahkan perhatian, Anda baru bisa merubah diri menjadi sebuah anak kunci yang halus, masuk ke dalam sanubari orang lain.
.
.

Percakapan Tentang Tuhan dan Keyakinan



Sebuah cerita yang sangat bagus mengenai perhubungan dan keyakinan terhadap Tuhan...

Seorang profesor filosofi yang atheis berbicara dalam kelasnya mengenai masalah antara ilmu pengetahuan dan Tuhan. Dia bertanya pada salah seorang mahasiswa baru.

Profesor (prof): Jadi, kamu percaya pada Tuhan?

Mahasiswa (ms): Tentu, prof.

Prof: Apakah Tuhan itu baik?

Ms: Tentu

Prof: Apakah Tuhan Maha Bisa?

Ms: Ya

Prof: Saudaraku meninggal karena kanker meskipun dia telah berdoa kepada Tuhan untuk menyembuhkannya. Sebagian besar manusia, teman-teman sekitar kita akan menolong orang yang sakit. Tapi Tuhan tidak. Bagaimana Tuhan seperti ini bisa bisa dikatakan baik? Hmm..??

Ms: (Mahasiswa diam)

Prof: Kamu tidak dapat menjawab bukan? Mari kita mulai lagi. Apakah Tuhan itu baik?

Ms: Ya, tentu.

Prof: Apakah iblis itu baik?

Ms: Tidak

Prof: Dari mana datangnya iblis?

Ms: Dari....Tuhan.

Prof: Tepat. Sekarang katakan padaku, apakah di dalam dunia ini terdapat iblis?

Ms: Ya.

Prof: Iblis berada dimana-mana bukan? Dan Tuhan tidak berbuat apapun bukan?

Ms: Ya.

Prof: Jadi, siapa yang menciptakan iblis?

Ms: (Mahasiswa tersebut tidak menjawab)

Prof: Di dunia ini terdapat kesakitan? Kematian? Ketakutan? Kejelekan? Semua ini merupakan hal-hal yang mengerikan yang ada di dunia ini bukan?

Ms: Ya, prof.

Prof: Jadi, siapa yang menciptakan hal-hal tersebut?

Ms: (Mahasiswa tersebut tidak menjawab)

Prof: Ilmu pengetahuan menyebutkan bahwa kamu mempunyai 5 indera yang dipakai untuk mengetahui dan mengamati lingkungan sekitarmu. Katakan padaku nak, pernahkah kamu melihat Tuhan?

Ms: Tidak pernah prof.

Prof: Katakan padaku, apakah kamu pernah mendengar suara Tuhan-mu?

Ms: Tidak pernah prof.

Prof: Pernahkah kamu menyentuh Tuhan-mu, merasakan Tuhan-mu, mencium keberadaan Tuhan-mu? Pernahkah kamu mempunyai pengalaman dengan inderamu mengenai kehadiran Tuhan?

Ms: Tidak pernah, prof.

Prof: Lalu kamu masih percaya kepada Nya?

Ms: Ya.

Prof: Secara empiris, terukur, percobaan perlakuan, ilmu pengetahuan mengatakan Tuhan-mu tidak eksis. Apa yang dapat kamu katakan mengenai itu, nak ?

Ms: Tidak suatu apapun. Saya hanya mempunyai keyakinan saya.

Prof: Ya, keyakinan. Itulah masalah yang dihadapi ilmu pengetahuan.

Ms: Prof, apakah panas itu ada?

Prof: Tentu.

Ms: Dan tentu juga ada yang namanya dingin?

Prof: Ya.

Ms: Tidak prof. Itu tidak benar.

(Ruang perkuliahan itu menjadi sangat hening)

Ms: Prof, kau dapat merasakan panas. Lebih panas, super panas, mega panas, sedikit panas, atau tidak panas. Tapi kita tidak mempunyai 'dingin'. Kita dapat mencapai 458 derajat di bawah nol dimana tidak terdapat panas. Tapi kita tidak dapat lebih dari itu. Tidak ada yang namanya dingin. Dingin hanyalah suatu kata yang digunakan untuk mengambarkan ketidakadaan panas. Kita tidak dapat mengukur dingin. Panas adalah energi. Dingin bukanlah lawan dari panas prof, tetapi hanya ketidakadaan dari panas. (Keheningan terasa saat mahasiswa tersebut berhenti bicara)

Ms: Bagaimana dengan kegelapan prof? Apakah ada yang namanya kegelapan?

Prof: Tentu. Apakah malam itu jika tidak ada kegelapan?

Ms: Kau salah lagi prof. Kegelapan adalah ketidakadaan dari sesuatu. Kau bisa mendapatkan cahaya redup, cahaya normal, cahaya terang, cahaya yang berkedip-kedip. Tapi jika kau tidak mempunyai cahaya, kau tidak memiliki apapun dan itu disebut kegelapan, bukan? Dalam realitas kegelapan itu tidak ada. Jika ada, kau akan mampu membuat kegelapan semakin gelap bukan?

Prof: Jadi, apa maksudmu anak muda?

Ms: Prof, maksudku adalah premis filosofismu terbantahkan.

Prof: Terbantah? Dapat kau jelaskan bagaimana?

Ms: Prof, kau mencoba menjelaskan dalam premis dualitas. Kau berpendapat bahwa ada kehidupan dan kemudian ada kematian, Tuhan yang baik dan Tuhan yang jahat. Kau melihat konsep keTuhanan sebagai sesuatu yang terbatas, sesuatu yang dapat kita ukur. Prof, ilmu pengetahuan bahkan tidak dapat menjelaskan suatu pikiran. Pikiran menggunakan listrik dan magnetik, tapi tidak pernah terlihat, tidak pernah dipahami sepenuhnya oleh siapapun. Untuk melihat kematian sebagai lawan dari kehidupan adalah tidak peduli terhadap kenyataan bahwa kematian tidak dapat eksis sebagai hal yang substansial. Kematian bukanlah lawan dari kehidupan, hanya ketidakadaan kehidupan. Sekarang, katakan padaku prof, apakah kau mengajarkan mahasiswamu bahwa mereka merupakan hasil evaluasi dari monyet ?

Prof: Jika kau menarik referensi dari proses evaluasi alam, tentu, saya mengajarkan hal tersebut.

Ms : Pernahkah kau mengamati proses evaluasi dengan mata kepalamu sendiri prof ?

Prof: (Profesor tersebut menggelengkan kepalanya dengan sedikit tersenyum, mulai memahami kemana pembicaraan tersebut mengarah).

Ms : Karena tidak ada seorangpun yang pernah mengamati bagaimana proses evaluasi dan bahkan tidak dapat menjelaskan bahwa proses ini masih terus berjalan, apakah kau tidak mengajarkan sesuatu yang hanya pendapatmu, prof?

(Kelas menjadi riuh dengan bisik-bisik pelan para mahasiswa)

Ms: Apakah ada seseorang di kelas ini yang pernah melihat otak professor?

(Seketika terdengar tawa riuh dalam kelas)

Ms: Apakah ada seseorang di sini yang pernah mendengar otak professor, menyentuhnya, merasakannya, atau menciumnya?... Tidak seorangpun bukan. Jadi, menurut ketetapan empiris, percobaan perlakuan, ilmu pengetahuan mengatakan bahwa professor tidak mempunyai otak. Dengan segala hormat prof, jadi bagaimana kami dapat mempercayai kuliahmu, prof?

(Ruangan menjadi hening. Profesor memandang kepada mahasiswa tersebut, mukanya tidak dapat di tebak)

Prof: Aku rasa, kau dan teman-temanmu harus melihatnya dengan keyakinan, nak.

Ms: Tepat prof… penghubung antara manusia dan Tuhan adalah KEYAKINAN. Itulah yang menjaga semua hal bergerak sebagaimana mestinya dan kehidupan tetap berjalan. (Tuti Haryati / ttharyati@yahoo.com)

⊕⊕⊕

Demikian percakapan mereka berakhir dengan terbantahkannya teori sang profesor oleh sang mahasiswanya. Selanjutnya, apakah dengan demikian sang profesor menjadi benar-benar percaya kepada keberadaan Tuhan? Entahlah... Tetapi setidaknya dengan jelas sudah sang profesor mengakui bahwasannya teorinya tentang keTuhanan sudah keliru, dan mengakui sanggahan sang mahasiswanyalah yang tersebut benar.

Tentu saja penjabaran pada tiap-tiap hal bisa saja berbeda, karena kita harus mengikuti kontek suatu hal tersebut. Begitu juga antara filsafat, sains, dan ilmu agama ada perbedaan mencolok. Filsafat dan sains kita sudah tahu, keduanya jelas-jelas tidak mampu menjabarkan sepenuhnya apa itu agama dan ilmu-ilmunya yang didalamnya mengandung sebuah keyakinan. Bahwasannya Tuhan tidak bisa di kaitkan dengan akal pikiran manusia sebab akal pikiran manusia terbatas dan tak dapat sampai kepada akal pikiran kita, dan kita wajib untuk meyakininya.

Keyakinan, semangat, iman, ketaqwaan, dan hal-hal berkaitan dengan keTuhannan tidak dapat dijabarkan oleh akal manusia, sebab akal pikiran manusia terbatas dan tak dapat sampai kepada akal pikiran kita, semua kembali kepada zat yang Maha Agung.

Bukankah dalam hidup ini sejatinya telah terjalin satu sama lain, seperti juga halnya dengan agama, filsafat, dan sains?
Bukankah ilmu tanpa agama akan buta, dan agama tanpa ilmu akan lumpuh?
Bukankah agama tanpa filsafat akan tersesat dan filsafat tanpa agama akan mendapat laknat?
Bukankah agama adalah jalan menuju kebenaran, dan filsafat adalah jalan mencari kebenaran?
Dan pada akhirnya, ilmulah yang akan mengantarkan kita kepada kebenaran...

Benarkah?! Kalau menurut saya semuanya itu tentu saja benar dan sudah jelas sekali...

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah apa agama mahasiswa tersebut? Siapakah sebenarnya mahasiswa jenius tersebut..??

Menurut informasi percakapan itu adalah sebuah kisah nyata, dan sang MAHAsiswa itu sendiri adalah seorang Albert Einstein muda, yang kelak kemudian kita mengenalnya sebagai salah seorang prototipe manusia paling jenius dan berpengaruh baik sebagai seorang ilmuwan terhebat abad ke-20 yang terkenal dengan "teori relativitas"nya, dan juga sebagai cendekiawan tak ada tandingannya sepanjang jaman, peraih Nobel, dan sekarang menjadi maskot ilmuwan modern dalam setiap segi.

Lalu, bagaimana dengan kalian sendiri...??  ;)

⊕⊕⊕

*Thanks to: Buku Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah, Michael H. Hart, 1978


.
.

Barangkali Cinta



Barangkali cinta…
jika darahku mendesirkan gelombang
yang tertangkap oleh darahmu
dan engkau beriak karenanya.
Darahku dan darahmu,
terkunci dalam nadi yang berbeda,
namun berpadu dalam badai yang sama.

Barangkali cinta…
jika napasmu merambatkan api
yang menjalar ke paru-paruku
dan aku terbakar karenanya.
Napasmu dan napasku,
bangkit dari rongga dada yang berbeda,
namun lebur dalam bara yang satu.

Barangkali cinta…
jika ujung jemariku mengantar pesan
yang menyebar ke seluruh sel kulitmu
dan engkau memahamiku seketika.
Kulitmu dan kulitku,
membalut dua tubuh yang berbeda,
namun berbagi bahasa yang serupa.

Barangkali cinta…
jika tatap matamu membuka pintu menuju jiwa
dan aku dapati rumah yang kucari.
Matamu dan mataku,
tersimpan dalam kelopak yang terpisah,
namun bertemu dalam setapak yang searah.

Barangkali cinta…
karena darahku, napasku, kulitku,
dan tatap mataku,
kehilangan semua makna dan gunanya
jika tak ada engkau di seberang sana.

Barangkali cinta…
karena darahmu, napasmu, kulitmu,
dan tatap matamu,
kehilangan semua perjalanan dan tujuan
jika tak ada aku di seberang sini.

Pastilah cinta…
yang punya cukup daya, hasrat, kelihaian,
kecerdasan, dan kebijaksanaan
untuk menghadirkan engkau, aku,
ruang, waktu,
dan menjembatani semuanya
demi memahami dirinya sendiri.

Oleh: Dewi Dee
* Inspired by one Dyad session in one spasmic morning in Ubud

~*

Siapakah Dewi Dee??

Dewi Lestari Simangunsong yang akrab dipanggil Dee (lahir di Bandung, Jawa Barat, 20 Januari 1976) adalah seorang penulis dan penyanyi asal Indonesia. Lulusan jurusan Hubungan Internasional Universitas Parahyangan ini awalnya dikenal sebagai anggota trio vokal Rida Sita Dewi. Sejak menerbitkan novel Supernova yang populer pada tahun 2001, ia juga dikenal luas sebagai novelis. (wikipedia)

Dee juga adalah seorang vegetarian. 
Dee pernah meluncurkan sebuah album solo berbahasa Inggris pada 2006, berjudul Out Of Shell. Album ini menjadikan dirinya sebagai MTV Exclusive Artist.
Pada tanggal 29 Agustus 2009, "Perahu Kertas resmi beredar di toko-toko buku, diterbitkan atas kerjasama antara Truedee Books dan Bentang Pustaka. (Kalau tidak salah ini buku terakhirnya setelah 11 tahun vakum).

Saya pernah membaca sebuah ulasan sebuah topik atau apalah (saya lupa) tentang penulis-penulis  handal. Kalau tidak salah begini kalimatnya, "Lebih hebat mana antara penulis sebuah buku dengan para pembacanya?". Ada quote Dee yang bagus, yang menggambarkan bahwa Dee adalah sosok yang memang pantas disebut penulis handal tapi sekaligus juga low profile, mengenai karyanya yang banyak dicap fenomenal, terutama era 'Supernova'. Berikut quote-nya:
“Tujuan saya tidak pernah membuat ‘karya fenomenal’, karena menurut saya hal tersebut adalah sesuatu yang diberikan oleh orang lain,” ~Dee



.
.


Efek Negatif Kecanduan Pornografi bagi Otak dan Komputer Kita



Kecanduan pornografi merupakan tren baru masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang berdampak luas dan dalam waktu singkat dapat merusak tatanan psikososial masyarakat.

Kecanduan pornografi adalah perilaku berulang untuk melihat hal-hal yang merangsang nafsu seksual, dapat merusak kesehatan otak dan kehidupan seseorang, serta pecandu pornografi tidak sanggup menghentikannya.

“Banyak orang yang mengabaikan dampak pornografi, padahal efek negatifnya lebih besar daripada narkoba dalam hal merusak otak. Tak hanya itu, pecandu pornografi juga lebih sulit dideteksi ketimbang pecandu narkoba,” ujar Dr Mark B. Kastlemaan, pakar adiksi pornografi dari USA, dalam acara ‘Seminar Eksekutif Penanggulangan Adiksi Pornografi’ di Hotel Grand Kemang, Jakarta.
“Banyak orang yang mengabaikan dampak pornografi, padahal efek negatifnya lebih besar daripada narkoba dalam hal merusak otak. Tak hanya itu, pecandu pornografi juga lebih sulit dideteksi ketimbang pecandu narkoba,”
Menurut Dr Mark, pornografi dapat menyebabkan kerusakan pada lima bagian otak, terutama pada Pre Frontal Corteks (bagian otak yang tepat berada di belakang dahi). Sedangkan kecanduan narkoba menyebabkan kerusakan pada tiga bagian otak.

Kerusakan bagian otak ini akan membuat prestasi akademik menurun, orang tidak bisa membuat perencanaan, mengendalikan hawa nafsu dan emosi, mengambil keputusan dan berbagai peran eksekutif otak sebagai pengendali impuls-impuls. Bagian inilah yang membedakan manusia dengan binatang.

Pada pecandu pornografi, Dr Mark menjelaskan, otak akan merangsang produksi dopamin dan endorfin, yaitu suatu bahan kimia otak yang membuat rasa senang dan merasa lebih baik.

Dalam kondisi normal, zat-zat ini akan sangat bermanfaat untuk membuat orang sehat dan menjalankan hidup dengan lebih baik. Tapi dengan pornografi, otak akan mengalami hyper stimulating (rangsangan yang berlebihan), sehingga otak akan bekerja dengan sangat ekstrem dan kemudian mengecil dan rusak.

“Pada dasarnya orang yang kecanduan pornografi merasakan hal yang sama dengan pecandu narkoba, yaitu ingin terus memproduksi dopamin dalam otak. Tapi pecandu pornografi bisa memenuhi ‘kebutuhan’ barunya itu dengan lebih mudah, kapan pun dimanapun, bahkan melalui handphone. Akhirnya, ini akan lebih sulit dideteksi dan diobati ketimbang adiksi narkoba,” jelas Dr Mark yang juga Kepala Edukasi & Training Officer for Candeo, perusahaan riset, teknologi dan pelatihan untuk penyembuhan adiksi secara online yang berpusat di Amerika Serikat.

Dr Mark mengatakan pornografi merupakan adiksi baru yang tidak tampak pada mata, tidak terdengar oleh telinga, namun menimbulkan kerusakan otak yang permanen bahkan melebihi kecanduan narkoba.

Photo: Dominic O Brien
Oleh karena itu, diperlukan suatu pembinaan dan pengawasan dari semua kalangan, khususnya untuk anak-anak, remaja dan dewasa muda, agar bisa terhindar dari bahaya kecanduan baru, yaitu pornografi.

Dalam seminar mengenai dampak pornografi terhadap kerusakan otak di Jakarta, ahli bedah syaraf dari Rumah Sakit San Antonio, Amerika Serikat, Donald L. Hilton Jr, MD mengatakan bahwa adiksi (kecanduan) mengakibatkan otak bagian tengah depan yang disebut Ventral Tegmental Area (VTA) secara fisik mengecil.

“Pornografi menimbulkan perubahan konstan pada neorotransmiter dan melemahkan fungsi kontrol. Ini yang membuat orang-orang yang sudah kecanduan tidak bisa lagi mengontrol perilakunya,” kata Hilton serta menambahkan adiksi pornografi juga menimbulkan gangguan memori. Kondisi itu, tidak terjadi secara cepat dalam waktu singkat namun melalui beberapa tahap yakni kecanduan yang ditandai dengan tindakan impulsif, ekskalasi kecanduan, desensitisasi dan akhirnya penurunan perilaku.

“Dan kerusakan otak akibat kecanduan pornografi adalah yang paling berat, lebih berat dari kecanduan kokain,”

12 Fatamorgana tentang pornografi yang terlanjur tercipta secara tidak sengaja oleh otak kita:

1. Pornografi memberi makan pada “keinginan mata” dan “keinginan daging” yang tidak akan pernah terpuaskan. Pornografi hanya akan membuat ‘penontonnya’ minta tambah, tambah, dan tambah lagi. Dengan mudah, pornografi memperbudak orang akan nafsunya dan membuka pintu terhadap segala jenis kejahatan seperti kemarahan, penyiksaaan, kekerasan, kepahitan, kebohongan, iri hati, pemaksaan, dan keegoisan. Kekuatan tersembunyi dibalik pornografi akan menunjukkan dirinya pada saat orang yang sudah terlibat berusaha menghentikan kebiasaannya. Tanpa bantuan, biasanya orang itu tidak berdaya untuk lepas.

Memanjakan mata dan 'daging'
2. Pornografi membuat cara berpikir seseorang menjadi penuh dengan seks semata. Pikiran seks akan menguasai alam bawah sadar mereka. Gambar berbau seks akan melekat pada otak mereka, sehingga pada saat seseorang memutuskan untuk berhenti melihat pornografi-pun, gambar-gambar yang pernah ia lihat dimasa lalu akan bertahan sampai beberapa tahun bahkan selama-lamanya.

3. Pornografi menjadi ajang promosi terhadap praktik seksual yang menyimpang. Contohnya, situs porno internet biasnya terhubung dengan situs porno yang lebih progresif seperti homoseks, pornografi anak, seks dengan hewan, perkosaan, seks dengan kekerasan dan lainnya. Ini akan membuat orang-orang tertentu terganggu secara mental dan tertantang untuk mencoba. Dengan demikian, makin banyaklah perilaku seks menyimpang di masyarakat.

4. Pornografi membuat seseorang terpicu untuk lebih suka melayani diri sendiri dibanding orang lain. Masturbasi/onani adalah contohnya. Ini adalah tindakan pemenuhan nafsu pribadi yang bisa membuat seseorang sulit menerima dan membari cinta yang sebenarnya pada orang lain. Pornografi biasanya membuat orang kecanduan masturbasi/onani.

5. Pornografi akan membawa seseorang terhadap penggunaan waktu dan uang dengan sangat buruk. Sedikit ada waktu luang atau uang lebih, akan dihabiskan untuk memuaskan hawa nafsunya.

6. Dengan sering melihat situs porno atau membeli film/majalah porno, orang-orang tersebut mendukung perkembangan industri pornografi yang biasanya dikelola oleh “kejahatan terorganisir” yang mencari dana dengan cara haram.



7. Terbiasa melihat pornografi akan merusak hubungan orang tersebut dengan lingkungannya, dalam hal ini keluarga atau orang-orang terdekatnya. Pada hubungan pacaran, hubungan yang berkembang menjadi tidak sehat. Orang yang terlibat pornografi akan menyalahkan kekasihnya pada tindakan-tindakan seksual yang mereka lakukan. Padahal masalah itu terdapat pada pribadinya sendiri, dan pasangannya adalah si ‘korban’. Pada pasangan yang telah menikah, ini akan memicu ketidakpuasan seksual dan praktik seksual yang menyimpang sehingga mengarah ke arah ketidakharmonisan keluarga, bahkan perceraian.

8. Dalam banyak kasus, pornografi membuat seseorang kehilangan daya kerjanya. Yang tadinya aktif dan kreatif bisa menjadi tidak fokus dalam pekerjaan.

9. Pornografi dapat merusak hubungan seksual dengan pasangan karena terbiasa membayangkan orang lain dalam hubungan seksual. Imajinasi adalah salah satu efek pornografi yang sangat kuat. Nilai dan kemurnian seksual sesungguhnya menjadi rusak.

Miyabi

10. Melihat pornografi akan membuat seseorang menjadi sering berbohong. Orang yang terikat pornografi akan menyimpan kebiasaannya ini sebagai rahasia, sehingga dengan berbohong ia dapat menyembunyikan rasa malunya dan menghindari kritik dari lingkungannya. Kemanapun ia pergi, ia akan cenderung memakai ‘topeng’.

11. Pornografi akan membawa seseorang pada konsekuensi spiritual yang serius. Tekanan dan kebingungan akan memenuhi hidupnya. Pornografi membawa kekuatan jahat yang akan mengontrol dan mendominasi pemirsanya. Sekali saja seseorang melihat pornografi, itu akan membawanya semakin dalam. Nilai moral yang benar makin lama makin pudar, sehingga timbul standar ganda yang membingungkan.

12. Pornografi akan membuat seseorang mempercayai semua kebohongan yang ditawarkan oleh pornografi sendiri.

Contoh kebohongan yang ditawarkan ialah :
a. Kebebasan seksual = kebahagiaan
b. Penyimpangan seksual = normal
c. Kapan saja melampiaskan kebutuhan seksual = hal yang benar dan wajar
d. Setiap hari masturbasi = sehat
e. Pornografi = tidak menyakiti siapapun
f. Bintang porno = orang paling bahagia didunia
g. dll. (*sourche: detik.com / 27/9/2010)

Efek Buruk Mengunjungi Situs Porno terhadap Komputer


Sebuah bisnis yang menggiurkan

Semua orang mengetahui bahwa mengunjungi situs porno, tidak akan membuat si pengunjung tertular penyakit kelamin, tetapi tahukah anda bahwa akibat mengunjungi situs porno dapat memperbesar kemungkinan komputer anda terinfeksi virus jahat. Menurut BBC, tingkat infeksi dari situs porno lebih tinggi daripada kebanyakan yang orang pikirkan.

Dr Gilber Wondracek, seorang ahli keamanan dari International System Secure Lab, yang telah memimpin sebuah studi baru pada topik tersebut mengatakan bahwa dalam studinya dia mengambil 90 persen dari 35.000 hosting domain porno dan menemukan 3.23 persen dari 269.000 situs porno tersebut adalah jebakan yang mengandung adware, spyware dan virus.

Menurut penelitian 70 persen laki-laki dibawah usia 24 tahun mengunjungi situs porno, ini sebuah angka yang cukup besar untuk para hacker mengeksploitasi mereka. Hal ini diperkuat setelah para peneliti membuat situs porno mereka (untuk tujuan penelitian) dan mengarahkan traffic ke situs mereka.

Mereka menganalisa 49.000 pengunjung (dan dari pengunjung ini mereka mendapatkan sekitar $160, yang membuat orang berpikir untuk terjun ke bisnis ini) dan menemukan bahwa 20.000 orang yang menelusuri situs porno rawan akan eksploitasi dari hacker. Dan untuk yang suka berkunjung ke situs porno, Dr Gilber Wondracek menyarankan agar software keamanan baik itu anti virus, anti spyware dan anti malware selalu up to date dan menggunakan mode "safe browsing" pada browser anda.

Pada jaman sekarang ini, pornografi beredar secara cepat di internet, hal ini merupakan penyalahgunaan internet sebagai media untuk menyalurkan informasi. Diketahui bahwa Indonesia menempati peringkat kedua di dunia dalam penyalahgunaan internet, contohnya untuk mengakses situs porno.  Hal ini harusnya di atur oleh RUU Pornografi.


Paling banyak dicari dan dilihat


Melakukan Filter Terhadap Pornografi di Internet

Negara-negara yang tercatat melakukan larangan terhadap pornografi adalah Saudi Arabia, Iran, Syria, Bahrain, Egypt, UAE, Kuwait, Malaysia, Indonesia, Singapore, Kenya, India, Cuba, China. Indonesia, walaupun tercatat sebagai negara yang melakukan larangan terhadap pornografi tapi konten pornografi jauh lebih mudah ditemukan dibanding konten dari discovery channel dan salah satu penyalur konten pornografi adalah: warnet.

Ada tiga metoda yang bisa digunakan dalam melakukan filter di internet yaitu:

  1. Filter via Workstation, cara ini dengan memasang software filtering di PC   Client Warnet. Sayangnya metoda ini untuk sementara hanya bisa digunakan oleh mereka yang menggunakan OS Windows, sebab dari 10 software yang disebutkan oleh Internet Filter Report 2008, semuanya berbasis Windows.
  2. Filter via Proxy. Metoda ini dilakukan dengan memasang proxy. Jenis proxy yang digunakan bisa berbasis GNU-Linux maupun OS Windows. Software yang digunakan umumnya adalah Squid Proxy ditambah dengan squidguard.
  3.  Filter via DNS. DNS juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan filtering. Caranya dengan mengisikan record “palsu” dari sebuah situs yang difilter ke situs lainnya. Cara ini menuntut campur tangan dari pengguna untuk secara sadar mengubah IP DNS yang mereka gunakan ke IP DNS filter tersebut. (*irwinday.web.id)

Tampilan via DNS

Menurut kami, metode di atas memang dapat meminimaliskan penyalahgunaan pornografi, tetapi kurang efektif. Pornografi adalah pilihan jadi yang harusnya di edukasikan dan diperhatikan adalah kualitas dari masyarakat pengguna internet itu sendiri. Sebaiknya pengaksesan pornografi hanya dapat dilakukan oleh masyarakat di atas batas usia dan membayar jika mau mengakses ke situs pornografi agar tidak semua public bisa mengakses dan anak-anak di bawah umur pun tidak dapat mengakses dan yang pada ujungnya mencemari pikiran mereka.
.
.

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
23